Cinta Datang Karena Terbiasa

Cinta Datang Karena Terbiasa
Episode 1


__ADS_3

Malam sudah begitu larut. Derap langkah kaki anak manusia sudah tak lagi terdengar. Hanya embusan angin malam seakan bersaut-sautan dengan bunyi binatang malam. Malam kian merambat sinar bulan purnama yang begitu indah menambah pesona malam. Desiran angin malam yang membawa udara dingin masuk kedalam kamarku melalui jendela yang sengaja ku biarkan terbuka membuat aku sedikit kedinginan.Memang demikian udara di musim kemarau kalau siang udara begitu panas namun ketika malam tiba udara seakan berubah 180 derajat. Jam disebelah kamarku menunjukan pukul 11.45 sudah begitu larut pikirku.Namun sekejap pun aku belum memejamkan mata dan anehnya tanda-tanda mengantukpun tak ada sama sekali. Kepenatan yang aku rasakan karena aktifitas keseharianku tidak mempengaruhinya. Pikiran dan otakku belum bisa di ajak untuk beristirahat. Pikiran ini masih terus melayang dan memikirkan peristiwa yang telah aku alami baru-baru ini.


Tepatnya siang tadi, aku mengalami peristiwa penting dalam hidupku, aku telah bertunangan dengan seseorang yang belum aku kenal sebelumnya. Dia lah yang bakal menjadi calon pendamping hidupku.

__ADS_1


Namanya Arka seorang dokter anak. Dia adalah anak dari teman oom dan tante ku. Pertunangan ini terjadi karena hasil perjodohan. Ya, aku di jodohkan oleh oom dan tanteku. memang sekerang merekalah wali-ku sekaligus pengganti orang tuaku. Semenjak ayah-ibu ku meninggal karena kecelakaan 15 tahun yang lalu aku diurus dan di rawat oleh oom ku karena beliaulah satu-satunya adik kandung dari ayahku. Sebelum oom aku menikah dengan perempuan yg kini menjadi istrinya. Aku sungguh beruntung memiliki oom dan tante yang begitu amat sayang padaku.kasih sayangnya padaku seperti kasih sayang seorang ibu kandung.


Sebuah peristiwa yang tidak aku duga sebelumnya aku bakal dijodohkan dengan sosok lelaki yang tidak aku cintai dan tidak aku kenal. Meskipun hubungan oom dan tanteku dengan orang tua hamdan begitu dekat. Sebelumnya mereka tidak pernah membicarakan hal ini padaku hingga di suatu sore satu minggu yang lalu selepas aku melaksanakan sholat Maghrib mereka memanggilku.

__ADS_1


"Namun Nayya belum ada calon Oom dan Nayy masih ingin mangamalkan ilmu Nayya dengan mengabdi di Madrasah Tsanawiyyah. Nayya masih ingin bekerja Oom."


"Oom tahu itu, menikah bukan berarti Nisa tak bisa bekerja, Nayya masih bisa bekerja setelah menikah. Dan Oom minta maaf sebelumnya. Sebetulnya kami telah memilihkan calon pendamping hidup untuk Nayya dan kami yakin dia adalah lelaki yang cocok untuk Nayya, dia pasti bisa memimpin Nayya karena selain dia dokter dia adalah alumnus pondok pesantren yang kami yakin dia seorang yang baik akhlak dan budi pekertinya."

__ADS_1


Saat itu ingin rasanya aku memprotes dan menolak perjodohan itu namun aku tak sanggup menyakiti hati dan perasaan mereka aku tak akan sanggup jika melihat mereka kecewa dan aku tidak punya alasan sama sekali untuk menolaknya apalagi dari karakter yang disebutkan Oom dan tanteku merupakan karakter yang aku terapkan dalam mencari pendamping hidup. Namun bagaimana dengan Naufal sosok yang aku cintai yang kini bersemayam di dalam hatiku? Meskipun aku sadar dia bukan siapa-siapaku namun aku tak yakin kalau aku bisa menggantikan namanya dengan nama lelaki selainnya.


__ADS_2