Cinta Datang Karena Terbiasa

Cinta Datang Karena Terbiasa
Kalau misalnya di jodohin gimana?


__ADS_3

Hari kian berganti. Perjodohan antara Agam dan Paris sudah terlaksana. Meskipun Paris masih menolak mentah-mentah perjodohan itu, Tapi para orang tua tetap bersepakat akan menjodohkan mereka. Beda Paris beda lagi dengan Agam. Kalau Paris selalu uring-uringan, tapi kalau Agam, wajahnya selalu berseri dan ia selalu tersenyum. Ia begitu senang, ia sama sekali tidak menyangka jika akhirnya dirinya bisa memiliki Paris. Gadis pertama yang membuatnya tertarik.


“ Jangan senyam senyum mulu. Kering nanti tuh gigi. “ ledek sang kakak.


“ Apaan sih kak. Jangan syirik jadi orang tuh. “ bela Agam.


“ Gam, kamu yakin mau di jodohin? “ tanya Kyra dengan nada bicara yang serius. “ Kamu masih muda loh. Jalan hidup kamu masih panjang. Emang kamu nggak pengen gitu, kuliah ke luar negeri? “ lanjutnya.


“ Agam kan cowok kak. Biarpun Agam menikah muda, Agam masih tetap bisa melanjutkan kuliah. Bahkan S3 juga Agam masih tetap bisa. Dan kalau kuliah di luar negeri, Agam tidak terlalu berminat. Cukup kakak aja. Agam nggak pengen ninggalin mama sama papa. Kan kasihan kalau mama sama papa Cuma berdua. “ jawab Agam sambil memainkan ponselnya.


“ Ck. Dasar anak manja. “ ledek Kyra.


“ Agam nggak ya. Agam bukan anak manja. Agam itu sayang sama mama. “ bela Agam sambil menoleh sebentar ke arah sang kakak.


“ Gam. Kamu kan tahu. Paris itu nggak suka sama kamu. Yah, meskipun kamu suka sama dia. Tapi bukankah hidup berumah tangga dengan orang yang tidak menyukai kita itu tidak enak? Kalau kelak aku menikah, aku hanya mau menikah dengan orang yang menyukaiku, dan akupun menyukainya. “ ujar Kyra.


“ Kalau Agam punya keyakinan. Agam pasti bisa membuat Paris menyukaiku. Apalagi jika kami sudah menikah nanti. Agam yakin, bisa menaklukkan hatinya. Tidak masalah jika rumah tanggaku nanti tidak di bangun dengan cinta. Tapi Agam akan memperbaiki bangunan rumah tangga Agam dengan kebahagiaan kelak. “ sahut Agam.


“ Ya… Ya… Ya… Yang udah jadi bucin. Yang penting bisa memiliki. “ ucap Kyra.


“ Lagi ngomongin apa sih kok asyik banget? “ tanya Novia yang baru bergabung dengan kakak adik itu.


“ Eh, oma. “ sapa Kyra sambil tersenyum. Agampun melakukan hal yang sama. Ia menggeser duduknya sedikit agar sang oma bisa duduk di sebelahnya.


“ Lagi ngobrolin Agam nih oma. Dia seneng banget mau di jodohin. Padahal setahu Kyra, orang kalau mau di jodohin itu pasti nggak seneng. “ ucap Kyra.


“ Beda dong sayang. Adikmu ini kan cinta sama Paris. Ya jelas dia bahagia lah di jodohkan. “ ucap Novia sambil tersenyum dan mengelus kepala Agam.


“ Tuh, oma ngerti sama Agam. “ sahut Agam sambil menoleh ke arah kakaknya.


“ Sayang, kamu yakin dengan perjodohan ini? Kamu nggak akan menyesal? “ tanya Novia ke Agam.


“ Insyaallah nggak oma. Agam udah bertekad. “ jawab Agam pasti.


“ Lalu bagaimana jika Paris masih tetap ngotot untuk kuliah di jurusan pilot? Bukankah jika ia ingin menjadi pilot yang handal, harus bersekolah di luar negeri? Dan setelah dia menjadi pilot, maka ia akan sangat jarang pulang ke rumah. “ tanya sang oma.

__ADS_1


Agam terdiam sebentar sebelum menjawab ucapan sang oma.


“ Sebelum ia jadi pilot dan bersekolah di luar negeri. Agam akan melakukan segala macam cara supaya Paris jadi buncin sama Agam dan enggan untuk pergi jauh dari Agam. Bahkan Agam akan membuat Paris mengandung anak Agam sebelum dirinya menggapai cita-citanya itu. Maka mau tidak mau, Paris harus merelakan cita-citanya dan mengganti dengan pekerjaan yang lebih wajar bagi perempuan. “ jawab Agam pasti.


Bug


Kyra menimpuk muka Agam dengan bantal sofa. “ Emang si Paris bakalan mau kamu sentuh? Ingat Gam, Paris itu tidak syka sama kamu. Bagaimana caranya Paris bisa hamil? “ ucap Kyra dengan senyuman menyeringai.


“ Agam ini laki-laki kak. Perempuan saja bisa membuat seorang laki-laki mau tidur dengannya kok. Apalagi seorang laki-laki. Dan Agam juga suaminya kan? “


“ Kamu mau memper*ko*a Paris? “ tanya Kyra dengan mata melotot.


“ Kakak salah menggunakan istilah. Bukan memperk*sa. Mana ada suami yang meminta seorang istri melayaninya kok di bilang memperk*sa? “ sahut Agam tidak terima.


‘ Oh, Ya Tuhan…Jangan biarkan sejarah terulang. ‘ batin Novia.


🌹


🌹


🌹


Ratu mengangguk. “ Kata mommy seperti itu. “


“ Lalu, bagaimana dengan Paris? “


Ratu mengendikkan bahunya. “ Queen nggak tahu bang. Paris agak sensi akhir-akhir ini. Ia jadi agak tertutup. Queen udah berusaha tanya, tapi Paris enggan untuk menjawab. “


Arvin nampak manggut-manggut. “ Kasihan Paris. Ia pasti sangat sedih. Tapi apa benar cowok yang di jodohkan sama Paris itu cowok yang pernah kita temui di rumah sakit dulu? “


Ratu mengangguk, “ hem. “ jawabnya.


“ Sepertinya anak itu anak baik. Dan dia juga sepertinya menyukai Paris. Jadi nggak pa-pa sepertinya jika mereka di jodohkan. “ ujar Arvin.


“ Abang gimana sih. Tadi katanya kasihan sama Paris. “ Protes Ratu. Kini ia menoleh ke arah Arvin.

__ADS_1


“ Kok malah jadi setuju dengan perjodohan itu? “


Arvin juga menoleh sebentar ke arah Ratu sambil tersenyum. Lalu ia mengulurkan tangannya dan mengacak rambut Ratu. “ Ya… Siapa tahu Paris bisa jadi feminim kalau punya suami. “ ujarnya.


“ Ck. Abang paling suka acak-acak rambut Quenn. “ protes Ratu sambil cemberut dan membenarkan rambutnya dengan menyisirnya menggunakan jari-jarinya.


“ Eh, tapi bang. Sebenarnya pada awalnya, Paris tuh juga suka loh sama kak Agam. “ lanjut Ratu.


“ Oh, ya? “ seru Arvin sambil kembali menoleh ke arah Ratu.


Ratu mengangguk. “ Paris pernah curhat sama Queen waktu itu. Tapi saat kak Agam mengungkapkan perasaannya, terus minta Paris jadi ceweknya. Eh, si Paris malah jadi illfeel katanya. “


“ Ada-ada aja tuh anak. “ komen Arvin sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


“ Queen, jika seandainya kamu juga mengalami seperti yang di alami Paris gimana? Kamu bersikap seperti apa? “ tanya Arvin kemudian.


“ Maksudnya, bang? “ tanya ratu sambil memiringkan tubuhnya menghadap ke arvin yang sedang menyetir di sebelahnya.


“ Kalau misalnya tiba-tiba kamu juga di jodohkan sama Daddy sama mom gimana? “ jelas Arvin.


“ Ya tergantung. “


“ Kok? “ Arvin menoleh sebentar.


“ Ya tergantung abang. Kalau ternyata Daddy sama moms menjodohkan Queen sama abang, ya jelas Queen seneng. “ jawab Ratu sambil tersenyum lebar.


Arvin tersenyum sambil mengelus kepala Ratu.


“ Kalau ternyata di jodohkan dengan orang lain? “ tanya Arvin.


Ratu mengerucutkan mulutnya. “ Makanya bang cepetan kita bilang Daddy sama mommy kalau kita saling mencintai. Biar nggak keduluan orang lain. Kalau ternyata keduluan orang lain ya Queen mana tahu apa yang akan terjadi bang. “ ujarnya kemudian.


Arvin menoleh ke arah jendela sesbentar sambil menhela nafas kasar dan berat. Ia sungguh dilema dengan apa yang dirinya sedang hadapi. Iapun tidak ingin Queennya di jodohkan dengan laki-laki lain. Karena ia tidak akan pernah rela. Tapi untuk berterus terang ke Daddy dan mommynya, dua orang yang sangat berjasa dalam hidupnya, Arvin merasa sangat berat. Ia masih takut jika ia akan mengecewakan dua orang itu.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2