
Setelah hari itu, Arvin sama sekali tidak pernah menginjakkan kakinya di rumah Seno. Ia hanya berkomunikasi dengan Armell maupun Seno melalui ponsel. Sudah dua minggu berlalu semenjak hari itu. Entah bagaimana perasaan dua orang anak manusia beda gender itu selama dua minggu ini.
“ Sayang, kenapa ya kok abang kamu sudah dua minggu ini tidak datang kesini? “ tanya Armell ketika sedang berada di meja makan. Mereka sedang makan malam bersama.
Tidak ada yang menjawab. “ Ratu…” panggil Armell.
Yang di panggil sedikit gelagapan. “ I-iya mom. “
“ Abang kamu kenapa lama nggak kesini? Bukankah siang itu waktu abang kamu mau balik pamit sama kamu? Mommy kok ngerasa agak aneh ya? Waktu itu abang nggak bilang kalau mau pulang. Tapi kok tiba-tiba dia langsung pulang gitu aja tanpa pamit sama mommy malahan. “
“ Ra-Ratu juga nggak tahu mom. “ jawab Ratu gelagapan. Ia bahkan tidak berani memandang ke Armell kala berbicara.
Armell mengernyit, “ Tapi kan kamu ketemu abang siang itu kan? Emang abang nggak bilang apa-apa gitu sama kamu? “
Ratu langsung menggeleng dengan cepat sebelum mommy yang ratunya interogasi meneruskan interogasinya. Seno melirik ke arah Ratu sambil mengernyit. Seno merasa ada sesuatu yang di sembunyikan oleh putrinya ini. Melihat Ratu yang selalu menunduk dan berbicara dengan sedikit belepotan. Tapi Seno tidak tahu apa itu.
“ Abang kemarin terburu-buru terus Cuma nitip pesan sama Ratu supaya Ratu mamitin ke mommy. “
Armell nampak manggut-manggut. Tapi tak lama ia ganti bertanya ke Danique. “ Kakak, kakak kan satu kampus sama abang. Emang nggak pernah ketemu sama abang gitu? “
“ Kampus sepi mom. Kita lagi liburan panjang kalau mommy lupa. “ jawab Danique. “ Jadi, Dan ya nggak pernah ketemu sama abang. "
“ Oh, iya ya. Mommy lupa. “ jawab Armell singkat.
“ Kenapa mommy nggak telpon abang aja, tanyain kenapa abang nggak pernah kesini lagi? “ usul Danique.
“ Mom udah tanya. Tapi dia bilang lagi sibuk. “
“ Udah, mommy nggak usah khawatir. Abang pasti baik-baik saja. Nanti kalau dia udah nggak sibuk, pasti dia akan kesini jengukin kita. Atau kalau kamu kangen sama dia, kamu kan bisa ke tempat bang Dion. “
“ Besok anter mom kesana ya Dad. “ pinta Armell dan di jawab anggukan oleh Seno. Lalu mereka melanjutkan acara makan malam mereka dengan tenang tanpa bersuara. Apalagi si Ratu. Ia segera menghabiskan makanannya dan secepatnya kembali ke kamar.
🌹
__ADS_1
🌹
🌹
“ Bagaimana acara family gathering kita? Jadi nggak nih? “ tanya Edo ke Azkara.
“ Jadi. Tadi gue habis rapat sama perwakilan kelas-kelas yang lain sama pihak sekolah juga. “ jawab Azkara.
“ Kemana jadinya? “ tanya Paris.
“ Ke puncak. Kita akan mendirikan camp di puncak. “ jawab Azkara.
“ Acaranya apa aja? “
“ Biasa lah. Bersenang-senang, gaming, dan yang pasti ada acara yang jadi favorit lo. “ ucap Azkara sambil memandang Paris.
“ Emang apa kesukaan kamu? “ kini Agam yang bersuara. Semenjak acara tanding persahabatan basket kemarin waktu itu, Agam menggabungkan diri ke kelompok Azkara. Bahkan tidak ada yang mengajaknya. Tapi ia hanya membaurkan dan menggabungkan diri sendiri saja. Tanpa ada yang mengajak.
“ Dia paling suka rafting, mendaki, balapan, panjat tebing, balapan juga. Pokoknya dia tuh paling suka yang ekstrim-ekstrim. “ kali ini, Jojo yang menjawab. Dan jawaban Jojo membuat Agam melotot tak percaya. Kalau balapan, ia sudah tahu. Olahraga basket, ia juga sudah tahu. Tapi yang lainnya, Agam benar-benar baru mengetahuinya.
“ Ada acara mendaki sambil mencari jejak berkelompok. “ jawab Azkara. Paris terlihat tersenyum sumringah. Dia sudah lama tidak melakukan pendakian dan penulusuran. Tetntu saja dirinya sangat merindukan hal-hal itu.
“ Kita satu kelompok kan pastinya. “ tanya Agus.
“ Tadi udah di bagi sama panitia. Kita nggak bisa satu kelompok. Karena kita harus berbagi dengan kelas yang lain. Satu kelompok 9 orang. “ jelas Azkara.
“ Lah, terus kita pisah dong ya? “
“ Belum tahu juga. Pembagian kelompok ada di tangan panitia bagian umum. Kita bakalan tahu besok pas di lokasi. “
“ Ris, kita besok di sana camping. Lo mau satu tenda sama siapa? Masak iya lo mau ikut kita-kita? Entar yang ada kita di grebek pak RT. “ canda Jojo.
Paris nampak berpikir sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Lalu dia melihat ke sekeliling. Dia melihat ke arah teman-teman sekelasnya yang perempuan. Lalu Paris menggeleng pelan. Nggak bisa nih kalau dia harus tidur barengan sama cewek-cewek rumpi yang ada di kelasnya. Yang ada mereka tidak tidur semalaman, tapi malah bergosip ria serta bersolek.
__ADS_1
“ Gue mau bawa tenda sendiri. “ jawab Paris pada akhirnya dengan nada suara yang terkesan santai.
“ Kenapa kamu nggak satu camp sama mereka? “ tanya Agam sambil menunjuk ke sekerumunan gadis-gadis yang sedang asyik bercanda.
“ Paris mana bisa tidur sama mereka. Dia takut khilaf. “ canda Jojo dan di hadiahi sebuah geplakan dari Paris dan tawa teman-teman yang lain.
“ Iya. Gue takut khilaf merkosa mereka malam-malam. “ sahut Paris sengit. Dan semua temannya kembali tertawa terbahak-bahak.
Hanya Agam saja yang tidak tertawa. Ia masih sibuk mencerna perkataan teman-temannya. Ia juga masih meresapi sifat Paris yang sebenarnya. Tapi ia bertekad kalau ia harus tetap mendekati gadis incarannya itu. Gadis yang selalu membuat ia penasaran dengan segala sifat dan kelakuannya. Gadis yang selalu membuat hati kaum Adam cenat cenut.
“ Besok pagi kita harus kumpul di halaman parkir sekolah jam 6 tepat. Karena jangan sampai kita sampai di puncak kesiangan. Lo lo pada yang suka bangun siang, jangan lupa minta emak lo pasang TOA di kamar. “ ujar Azkara ke Jojo juga Agus.
“ Kita naik bus? “ tanya Paris. Dan di jawab anggukan oleh Azkara. “ Ah, kenapa nggak pakai motor aja sih? Ngindarin macet juga. Cepet lagi nyampenya. “
“ Woy…Kita nih mau school Family gathering kalau lo lupa. Bukan mau balapan. “ sahut Jojo.
“ Lo mau berangkat bareng gue? Apa mau di antar bokap lo? “ tanya Azkara ke Paris. “ Kalau lo mau barengan gue, besok gue jemput. “
“ Kayaknya nggak deh. Si nyokap pasti ribut minta nganterin. Jadi besok gue di antar bokap sama nyokap aja. Sama si Upin sama Ipin. “ jawab Paris.
Tawaran yang membuat Agam mengernyitkan dahinya. Sebenarnya seberapa dekatkah hubungan Paris dengan Azkara? Jika mereka bukan sepasang kekasih, kenapa mereka bisa begitu dekat. Bahkan sepertinya Azkara cukup dekat dengan keluarga Paris. Ada rasa kesal di hati Agam jika memikirkan hal ini.
“ Eh, lo tuh punya adik cakep-cakep lo katain Upin Ipin. Tega lo Ris. “ ujar Agus.
“ Eh, jangan salah lo ya. Upin sama Ipin cakep kali. Mereka aktor favorit gue. “ sahut Paris.
“ Elo emang super aneh. Di saat gadis-gadis yang lain memfavoritkan BTS, terus siapa lagi tuh aktor Korea si oppa-oppa katanya si Meri. Lo malah tergila-gila sama Upin Ipin sama mister crap. “ ujar Jojo.
“ Serah gue udang. Buat gue, si Upin, Ipin, mister crap jauh lebih keren ketimbang artis korea yang sukanya pakai gincu. “
Bersambung
Assalamualaikum wr.wb
__ADS_1
Halo epribadeh..... othor mau ngucapin ' Minal Aidin Wal Faidzin ' ...Mohon maaf lahir dan batin....🙏🙏🙏
Wassalamualaikum wr.wb