Cinta Datang Karena Terbiasa

Cinta Datang Karena Terbiasa
Pengecut


__ADS_3

Arvin yang tahunya kalau Ratu memang telah bertunangan dengan Rendra, kini bertekad akan berbicara baik-baik dengan sang adik untuk melepas Queennya. Arvin juga akan segera menemui Ratu untuk meminta maaf meskipun Arvin sangat yakin jika hal itu pasti akan sangat sulit.


“ Ayah, bagaimana pertunangan Rendra dan Queen? “ Tanya Arvin to the point kepada sang ayah.


“ Maksud kamu? “ Tanya Dion pura-pura tidak mengerti dengan pertanyaan putranya.


“ Maksud Arvin, apakah setelah mereka bertunangan, mereka bahagia, ayah ? “


“ Ayah tidak tahu. Apakah mereka bahagia atau tidak. Setahu ayah, Ratu terpaksa menerima pertunangannya dengan Rendra. “ jawab Dion santai.


“ Kenapa dulu kamu pergi tanpa minta ijin dulu? Kami sengaja membuat kejutan untuk kamu. Seno dan Armell sudah menyetujui untuk menjodohkan kalian. Tapi justru kamu malah pergi tanpa pamit. “ ujar Dion setelah ia menghela nafas terlebih dahulu. “ Kamu tahu betapa kecewanya mereka semua waktu itu? “


Arvin Nampak menunduk. Sedikit banyak ia sudah tahu ceritanya dari sang mama. Meskipun mereka sepakat merahasiakan beberapa bagian.


“ Kami semua menyusulmu ke bandara setelah kami membaca pesanmu ke Rendra. Kami berharap masih menemukan kamu di sana. Tapi ternyata kami terlambat. Pesawat yang kamu tumpangi sudah lepas landas. Seno dan Armell sangat kecewa. Apalagi Ratu. Ia sangat sedih dan kecewa. Mungkin karena kekecewaan yang sangat itulah, ia menerima keputusan kami untuk menunangkan dirinya dengan Rendra. “ lanjut Dion.


“ Jujur, kami semua kecewa sama kamu. Terutama ayah. Ayah sudah mengatakan kepadamu untuk berjuang. Tapi kamu malah pergi tanpa pamit. “ ucap Dion dengan segala kekecewaannya.


“ Maaf, ayah. Arvin memang terlalu pengecut untuk menghadapi semuanya. “ jawab Arvin. “ Tapi Arvin sekarang kembali untuk meperbaiki semuanya ayah. Sekarang, Arvin ingin memohon ijin kepada ayah, juga mama, untuk memperjuangkan Queen. Arvin memohon ijin untuk mengambil Queen dari Rendra. “ ucap Arvin lantang di hadapan ayah juga mamanya.


“ Mama akan mendukung apapun yang terbaik untuk anak-anak mama. “ jawab Leora yang sedari tadi hanya diam saja.


“ Bicaralah dengan Rendra. Dia yang lebih berhak memutuskan semuanya. Dia yang sudah mengambil tanggung jawab yang kamu tinggalkan waktu itu. “ tambah sang ayah. Dan Arvin hanya bisa menganggukkan kepalanya.


🌹

__ADS_1


🌹


🌹


Perjuangan Arvin untuk mendapatkan Queennya kembali, akan ia mulai dengan mencoba berbicara dengan sang adik dan meminta sang adik untuk melepaskan Queennya.


Malam ini, Arvin bertekad untuk bicara dengan Rendra. Lebih cepat lebih bagus. Arvin tidak ingin menghabiskan waktu sia-sia. Apalagi liburan musim dinginnya akan segera berakhir. Ia hanya punya waktu satu bulan untuk menyeleaikan masalahnya. Paling tidak, segitulah waktu yang di berikan oleh sang Daddy karena ia juga harus segera kembali ke perusahaan.


“ Ren, ada waktu sebentar? Abang mau bicara. “ tanya Arvin di depan pintu kamar Rendra yang terbuka.


“ Eh, abang. Masuk bang. “ jawab Rendra.


Arvin masuk kedalam kamar Rendra dan duduk di tepi ranjang. Sedangkan Rendra masih tetap duduk di depan meja belajarnya. Ia hanya memutar posisinya menjadi berhadapan dengan sang abang.


“ Cari apa bang? “ tanya Rendra yang sepertinya sudah tahu apa yang berusaha Arvin cari.


“ Nggak. Abang Cuma mau lihat apa ada perubahan di kamar kamu. Sudah satu tahun abang tidak masuk ke kamarmu. “


“ Iya, karena abang pergi dari rumah. “


Arvin tersenyum tipis. “ Ren… Abang minta maaf. “


“ Minta maaf untuk apa bang ? “ tanya Rendra sambil mengernyitkan kedua alisnya.


“ Abang minta maaf, karena kamu harus bertanggung jawab atas sikap pengecut abang. Kamu jadi harus mengambil tanggung jawab untuk nama baik keluarga kita juga keluarga Adiguna. “ ujar Arvin sambil menunduk.

__ADS_1


Lalu sekejab kemudian, Arvin mendongakkan kepalanya. “ Sekarang abang sudah kembali. Abang akan mengambil tanggung jawab itu. “ jawab Arvin. Ia lalu menarik nafas dalam-dalam. “ Abang tahu, sikap abang ini mungkin sangat mengesalkan. Tapi abang akan berusaha memperbaiki semuanya. Sekarang, abang ingin meminta kamu untuk melepaskan Queen. “ lanjutnya sambil menatap sang adik.


“ Kenapa abang meminta Rendra untuk melepas Quiny? Jika abang hanya berbicara tentang tanggung jawab nama baik keluarga, Rendra baik-baik saja abang. REndra tidak masalah berjodoh dengan Quiny. Dan semuanya juga sudah berjalan dengan baik selama ini. Jadi kenapa tidak di biarkan saja seperti ini. “ ujar Rendra. Rendra berusaha memancing Arvin agar Arvin mengatakan kepadanya tentang perasaannya terhadap Ratu.


“ Kalau abang meminta Rendra untuk melepas Quiny hanya untuk tanggung jawab, sebaiknya tidak perlu. Rendra akan tetap bertunangan dengan Quiny. Saat ini, Rendra juga sedang dalam tahap berusaha menumbuhnkan cinta di hati Rendra buat Quiny. Begitu juga dengan Quiny. “ lanjut Rendra.


“ Tidak. Jangan. “ seru Arvin tanpa brpikir panjang setelah mendengar kata-kata itu. Ketika sadar, Arvin langsung menutup mulutnya.


“ Kenapa bang? Kenapa Rendra tidak boleh belajar untuk mencintai Quiny? Kami sudah bertunangan. Jadi kami juga harus belajar saling mencintai karena pada akhirnya kami akan menikah. “


Arvin memejamkan matanya sebentar. “ Karena abang mencintai Queen. “ jawab Arvin mantap sambil menatap tegas ke arah Rendra. Ingin rasanya Rendra saat ini tertawa terbahak-bahak melihat wajah serius sang abang. Tapi berusaha ia tahan. Ia tidak ingin rencana semua orang menjadi gagal.


“ Abang jangan bercanda. Kalau abang mencintai Quiny, kenapa abang malah pergi waktu itu? Padahal semua keluarga sudah menyiapkan kejutan membahagiakan buat abang sama Queen. Asal bang tahu, Queen begitu sedih saat tahu abang pergi eninggalkannya di hari pertunangannya. Dean sekarang, abang datang di saat Quiny sudah mulai menata hatinya kembali. “ ujar Rendra dengan nada suara datar.


“ Abang tahu abang salah. Sungguh waktu itu abang mengira jika memang kalian yang akan bertunangan. Abang tidak akan pernah bisa melihat gadis yang abang cintai sejak lama bertunangan dengan laki-laki lain meskipun itu adik abang sendiri. “ jawan Arrvin.


“ Kenapa tidak sedari awal abang berkata jujur kepada kita semua? Kenapa harus abang pendam sendiri semuanya? “


“ Abang tidak mau mengecewakan mommy sama daddy El. Juga mama. Mereka semua menginginkan Queen bertunangan denganmu. “


“ Hah. “ Rendra menghela nafas kasar. “ Saat ini, salah jika abang meminta Rendra untuk melepas Quiny. Abang seharusnya temui Quiny terlebih dahulu. Bicara sama dia. Masihkan dia juga mencibtai abang seperti dulu setelah satu tahun berlalu dan setelah apa yang abang lakukan kepadanya. Jika memang Quiny masih mencibtai abang, memaafkan abang, dan bersedia menerima abang, maka Rendra pasti akan melepas Quiny dengan iklhas. Meskipun saat ini Rendra sudah mulai menyayangi Quiny. “ ucap Rendra tegas.


‘ Maaf, bang. Rendra hanya bercanda. Mana mungkin Rendra mencintai gadis yang abang cintai. Lagian, Rendra juga udah punya pacar sekarang.’ Batin Rendra.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2