
“ Mommy janji nggak akan marah kalau Ratu cerita sama mommy ? “ tanya Ratu sambil menjauhkan tubuhnya dari sang mommy dan menatap lekat ke arah sang mommy.
“ Insyaallah… Insyaallah mommy nggak marah. Sekarang Ratu cerita ke mommy apa yang buat kamu bersedih gini. “
“ Mommy, sebenarnya Ratu… Ratu nggak cinta sama Rendra. Bukan Rendra yang ratu pengenin jadi jodohnya Ratu. “ ratu mulai bercerita dengan takut.
“ Kamu udah punya pacar ? Kenapa nggak bilang sama mommy dari kemarin? “ tanya Armell pura-pura tidak tahu. Ia hanya ingin mendengar kejujuran dari sang putri langsung.
“ Kalau di bilang punya pacar, ratu juga nggak tahu, mom. Tapi yang pasti, kemarin kami saling mencintai. “
“ Kemarin? Berarti sekarang nggak? “
“ Nggak tahu, mom. Dianya jadi menghindar waktu Ratu mau di jodohin. “ jawab ratu sambil menunduk.
Tangan Armell terulur untuk mengangkat dagu Ratu. “ Katakan sama mommy, siapa laki-laki yang sudah berhasil mencuri hati putri mommy tersayang ? “ pinta Armell.
“ A….. “ Sebuah kata yang sangat sulit untuk Ratu ucapkan. Ratu menarik nafas dalam-dalam, lalu melanjutkan kata-katanya, “ Abang mom. “
“ Abang ? “ Armell masih pura-pura tidak mengerti.
“ Bang Arvin, mom. Ratu cinta sama abang. Tapi mommy jangan marah ya… “ pinta Ratu.
Armell langsung merengkuh tubuh sang putri dan memeluknya sesaat sambil tersenyum.
“ Abang bagaimana? Apa bang Arvin juga cinta sama kamu, sayang ? “ tanya Armell kala ia telah melepas pelukannya.
__ADS_1
“ Kemarin bilangnya gitu, mom. “ jawab Ratu lirih tapi penuh keraguan.
Armell mengernyit mendengar jawaban sang putri yang nampak ragu. Ia memandang wajah sendu sang putri. “ Kok kamu sepertinya nggak yakin gitu? “
“ Soalnya abang sekarang malah jauhin Ratu, mom. Abang menghindar gitu dari Ratu. Ratu jadinya nggak yakin sama ucapan abang yang dulu itu. “ jawab ratu sambil dengan air mata yang telah menggenang.
“ Sssttt… Sstt… “ Armell kembali merengkuh tubuh Ratu dan di peluknya. “ Abang hari ini pasti datang nemuin Ratu. “ ujar Armell berusaha menenangkan dan meyakinkan putrinya.
“ Kita keluar yuk. Kita harus menyaksikan ijab kabulnya si Paris sama Agam. “ ajak Armell. Ratu mengangguk dan berjalan dengan menggandeng lengan mommynya.
Kembali ke momen setelah akad nikah Agam dan Paris. Wajah Agam nampak begitu berbinar setelah ia lancar mengucap ijab kabulnya dalam satu kali tarikan nafas. Hatinya terasa cenat cenut. Ia sama sekali masih belum menyangka jika semua ini nyata. Ia merasa seperti sedang bermimpi indah.
“ Jangan senyum mulu, Gam. Entar giginya kering. “ ledek sang opa yaitu Boby Permana.
“ Ih, opa apaan sih. “ elak Agam malu.
“ Opa emang paling the best. “ jawab Agam sambil mengacungkan jempolnya ke sang kakek dari bawah meja.
“ Gue masih nggak percaya si Paris udah jadi bini orang. “ ujar Agus sahabat Paris. Ternyata teman-teman Paris di undang oleh sang Daddy.
“ Iya nih. Gue juga nggak percaya. Gimana nasib si Agam ya? Gue nggak bisa ngebayangin nasib suaminya si Paris itu. Apa dia bisa jadi imam buat si Paris? Secara tuh anak susah bener di kendalikan. “ sahut Jojo sambil mengusap dagunya.
“ Bisa-bisa si Agam di sunatin entar malam pas malam pertama. Potek deh tuh bu*rung. “ sahut Kevin sambil terkekeh.
“ Si Azka kenapa nggak kelihatan ya? Apa dia nggak di undang ? Coba Jo, lo teleponin dia. “ ujar Agus sambil celingak-celinguk mencarai sosok Azkara.
__ADS_1
“ Lo tuh amnesia ya? Kalau si Azkara ada di sini, bisa nangis kejer dia. Nggak mungkin lah dia datang di nikahan gadis yang dia suka dari smenjak kapan tahun. Entar dia di sini malah nyanyi tenda birunya mbak Desi Ratnasari dong. “ canda Jojo.
“ Oh, iya. Gue lupa. “ sahut Agus. “ Tapi gue kasihan deh sama si Azka. Cintanya layu bahkan saat belum berkembang sama sekali. “ lanjutnya.
Mereka saling bercanda sambil berbisik-bisik sampai saat mereka melihat penampakan seorang bidadari mengenakan gaun panjang putih mengembang dan rambut pirang yang di gulung ke atas, dan sedkiti terurai di samping kedua pipinya.
“ Buju buneng. Beneran, itu si Paris? Bisa cakep gitu dia. “ ucap kevin menatap Paris tanpa kedip.
“ Eh, kedip woy. Mata lo haram liatin si Paris kayak gitu. Dia tuh bini orang sekarang. “ ujar Jojo.
“ Tapi beneran guys, gue baru kali ini lihat ternyata si tomboy kalau dandan pakai gaun gitu kelihatan seksoy dan feminim. “ jawab Kevin.
“ Kalau si Azkara ada di sini, bisa langsung di tarik di bawa kabur tuh si Paris. Yakin gue, Azkara nggak bakalan rela Paris jadi istri laki-laki lain. “ sahut Agus sambil geleng-geleng kepala melihat penampilan Paris.
Sedangkan di depan meja dan di depan penghulu, Agam menoleh dan menatap Paris tanpa berkedip. Bahkan sepertinya mulutnya melongo melihat kecantikan dari gadis yang baru saja menyandang status sebagai istrinya.
“ Awas, ilernya netes. Mmmpt… “ ledek sang papa sambil menahan tawanya. Attar menyenggol lengan Agam yang sedari tadi tidak berkedip. Membuat Agam menajdi salah tingkah.
“ Sabar mas. Sudah sah ini. Nanti malam bisa langsung di kerjai. Tidak usah di pandang sampai segitunya. “ canda pak penghulu yang memang usianya masih belum tua ke Agam. Membuat Agam semakin malu karena serentak orang di sekitarnya tertawa.
Pipit menggandeng sang putri mendekat ke meja dimana pak penghulu berada. Melihat sang putri sulung tiba di ruangan, Bryanpun segera berdiri menghampiri sang putri dan istrinya. Sebelum mengambil alih tangan Paris dari genggaman Pipit, Bryan merengkuh tubuh sang putri dan di peluknya erat sambil mencium dalam puncak kepala Paris.
“ Berbahagialah, nak. Doa Daddy selalu buat kamu. Percayalah, Agam adalah pria terbaik untukmu. “ ucap Bryan di sela-sela pelukannya sambil dengan mata berkaca-kaca. Paris membalas pelukan sang Daddy tak kalah erat, lalu mengangguk pelan. Pipitpun segera ikut memeluk keduanya. Dan tak lama, Duo Z juga berlari menghampiri mereka dan ikut memeluk sang kakak.
“ Kami sayang sama kakak. “ ucap Duo Z bersamaan.
__ADS_1
Bersambung