Cinta Devan Untuk Naya

Cinta Devan Untuk Naya
17.Pergi


__ADS_3

Happy reading yessss


*******®


Setelah mengutarakan niatnya, kini keluarga Angkasa harus merelakan gadis manja itu pergi untuk sementara waktu, namun tidak sendiri karena sang ayah dan bunda turut serta, mereka tidak mungkin membiarkan Naya pergi sendiri, sesuai dengan keinginan nya.


"Hati hati, dan cepat kembali, pasti semua baik baik saja, kamu harus kuat, jangan berfikir yang tidak tidak ya nak.... " sang nenek memberi nasehat dengan kucuran air mata.


"Iya nek, Naya janji akan selalu kuat dan tegar, Naya akan segera pulih, do'akan Naya ya nek" Naya memeluk sang nenek tak kalah sedih .


"Tia maafin bunda ya gak bisa ikutan jagain si kembar sementara waktu, kamu jika kerepotan minta mommy kesini saja, atau jika kamu mau sementara di sana tidak apa apa" kini bunda beralih kepada sang menantu dan sang cucu kembar.


"Tia akan di sini bun, kasihan nenek dan kakek kalo Tia tinggal pasti kesepian apalagi si manja dan cerewet gak ada di rumah" Tia menjawab dengan bergurau agar suasana tidak terlalu bersedih.


"Enak saja kamu" sela Naya tidak terima.


"Hahahaha ada yang marah, cie marah " Tia semakin menggoda Naya.


"Gak, aku gak marah, " Naya pura pura berpaling dan Tia langsung memeluk nya.


"Bercanda sayang, jangan ngambek ya, sehat sehat di sana, nanti kalo abang sudah gak sibuk kita tengok kesana.. " Tia memeluk dengan sayang .


"Sudah sudah jangan bersedih kita hanya pisah sementara, dan sudah waktunya kita berangkat, semua sudah siap, pilot sudah mengabari ayah" sela ayah yang tidak tahan dengan adegan mengharu biru.

__ADS_1


"Ayah emang, bisanya ngerusak suasana" kelakar Zian namun akhirnya mereka melepaskan kepergian orang orang yang mereka sayang.


Ayah, bunda dan Naya di antar oleh supir dan tetap ada pengawal an. Sedangkan yang lain tetap tinggal di rumah karena memang tidak di ijinkan untuk ikut mengantar.


"Sudah ayo masuk, do'akan saja semua lekas baik baik saja" ajak kakek kepada semua orang.


*Semangat lah, dan semoga setelah ini kebahagiaan menjadi milik mu*doa Tia setelah kepergian adik sekaligus sahabat nya.


******®


Devan yang sudah beres semua akhirnya bisa bernafas dengan lega, dia sudah tidak sabar menunggu hari esok tiba, dimana dia akan pulang dan bertemu dengan kekasih hati yang sudah sangat dia rindukan.


Bahkan Devan sudah menyiapkan hadiah khas kota K itu, hadiah yang Devan tau Naya pasti menyukai nya.


"Assalamu'alaikum ibu... " sapa Devan yang memilih memberi kabar kepada ibunya.


"Waalaikumsalam nak.., apa kabarmu? sehatkan disana? " tanya sang ibu.


"Alhamdulillah Devan sehat bu, dan kabar baik nya besok Devan akan pulang, pekerjaan di sini sudah selesai bu... " Devan memberi kabar dengan perasaan riang.


"Alhamdulillah, syukurlah kamu pulang nak, ibu dan bapak sudah rindu," ibu menjawab dengan sendu.


"Ibu kenapa kelihatan lesu? apa ada sesuatu? oh iya Naya bagaimana kabar nya bu?, Devan akhir akhir ini terus merasa cemas" tutur Devan.

__ADS_1


Deg


Deg


Deg


*Bagaimana ini*bimbang ibu nya Devan.


"Bu... ibu... kenapa malah diam? Naya baik baik saja kan? tidak ada masalah di sana kan bu?, ibu jawab bu" Devan makin gusar saat ibunya diam saja.


"Ah maaf nak, Naya baik baik saja, dia sehat kok, tadi ibu ada tamu jadi ponsel ibu ibu tinggal sebentar" ibu mengelak.


"Oh syukurlah kalo begitu, ya sudah bu Devan tutup dulu ya bu telfon nya mau lanjut beres beres baju, assalamu'alaikum" pamit Devan.


"Iya nak, hati hati ya, waalaikumsalam" jawab ibu nya.


*Maafkan ibu nak, ibu tidak bisa memberi tahu mu yang sebenarnya, jika Naya mu tidak baik baik saja, dan bahkan hari ini dia pergi jauh untuk berobat, semoga esok ketika kamu pulang kamu bisa bersabar nak"batin ibu menelangsa jauh memikirkan akan seperti apa kalutnya Devan besok.


*******®


Oke jangan lupa dukung selalu... selamat siang.


Salam sayang dan love love sekebun kunyit 😅😅😃🤗

__ADS_1


__ADS_2