
Happy reading yess....
******®
Hari yang sangat sibuk, semua persiapan pernikahan sudah rampung hingga 85 %,, baik Devan ataupun Naya sama sama merasa senang sekaligus deg degan, mereka seakan masih tidak percaya akan sampai pada titik ini.
"Hay calon istri... gimana kabarnya? " sapa Devan yang tiba tiba sudah ada di samping Naya saat ini.
"Eh mas sejak kapan ada di sini? " Naya sangat terkejut.
"Sejak sepuluh menit yang lalu,, kamu asik melamun jadi gak tau kan... melamun apa sih? " Devan penasaran.
"Ah bukan melamun mas hanya saja aku merasa jadi wanita paling beruntung bisa di cintai oleh laki laki sebaik dan selembut kamu, aku masih belum menyangka akan sampai di titik ini setelah sekian banyak cobaan yang menerpa kita.. " jawab Naya sambil menghadap ke arah Devan yang duduk di samping nya.
"Bukan kamu yang beruntung sayang... tapi aku yang beruntung bisa mendapatkan gadis manis, baik hati, periang, kaya, dan manja juga hahahahaha" goda Devan.
__ADS_1
"Ish dasar" Naya menggerutu dan memukul pelan tangan kekasihnya.
"Hemm ya aku beruntung bisa mendapatkan cintamu, gadis baik yang tak pernah membeda bedakan berteman dengan siapa saja meski dia terlahir dari keturunan kaya namun kamu selalu berpenampilan sederhana dan berteman dengan siapa saja, gadis manis yang sejak pertama bertemu sudah berhasil mencuri hatiku yang bahkan selama ini tidak pernah mengenal cinta, gadis manis yang tanpa susah payah menggoda kaum adam namun senyuman ketulusannya mampu menggetarkan hati setiap orang yang melihatnya,, kamu kamu indah untuk selalu di dilihat, kamu kenyamanan untuk di jadikan teman berbagi, memilikimu adalah anugrah terindah yang Allah kasih, kamu adalah wujud dari cinta murni yang akan selalu di cari oleh siapapun dan aku aku adalah orang yang beruntung yang kamu pilih untuk memasuki hati mu yang lembut selembut kapas... I love you sayang... " ungkapan tulus dari seorang Devan.
Entah harus berkata apa, Naya hanya mampu menangis haru mendengar semua ucapan demi ucapan yang di katakan oleh Devan. Baginya ini adalah kalimat terindah sepanjang waktu yang dia dengar, Devan ya dia adalah laki laki dengan sejuta kebaikan, laki laki yang sangat lembut dan laki-laki yang mencintai nya dengan sangat besar.
"Mas ih pagi pagi malah bikin aku mewek kan,, belajar gombal dari mana sih? " Naya berusaha menyembunyikan rasa haru nya.
"Bukan gombal sayang, tapi itu ungkapan yang memang dari hati, mas juga gak tau dapat kata kata itu dari mana, yang mas tau kata itu meluncur begitu saja saat mas berada di depanmu" jawab Devan masih dengan menggenggam tangan Naya.
"Yank.. dengar baik baik ya, apapun yang terjadi nanti kamu harus selalu percaya dengan apa yang aku lakukan, tetap percaya dan yakin ya, jangan panik, jangan takut Oke... " pinta Devan dengan kesungguhan.
"Ada apa ya mas? kenapa kamu bicara seperti itu? ada hal apa yang kamu sembunyikan? " Naya bertanya dengan nada khawatir.
"Tidak ada apa apa sayang, mas hanya mengingatkan, percayalah semua akan baik baik saja, kamu percaya sama mas kan? " lagi lagi Devan hanya bisa meyakinkan Naya.
__ADS_1
"Huhhh baiklah Naya janji akan selalu percaya sama mas, tapi jangan buat Naya takut ya" pinta Naya.
"Janji sayang,, mas akan selalu ada buatmu" jawab Devan dengan memeluk Naya dan mencium puncak kepala Naya.
Sungguh jauh di dalam hatinya Devan terselip rasa takut, meski dia yakin akan bisa melindungi Naya namun apa yang akan terjadi siapa yang tau, melihat orang yang dihadapi kali ini adalah orang yang bisa jadi psikopat gila.
*Ya Allah jaga Naya untuk ku, hanya dia yang ada dalam setiap untaian doaku kepada Mu* Sebait doa yang selalu Devan sebutkan untuk Naya.
******®
Up satu lagi siang ya.
Kalo makin banyak yang suka maka akan maki rajin lagi up nya.
Jika penasaran ikutin terus ya, jangan lupa dukungan nya, dengan cara like, komen, hadiah nya, vote nya, dan tapi love terus bagikan ke yang lain.
__ADS_1
Oke salam sayang.... 🤗🤗😘😍