
Happy reading yes...
*****®
Setelah sarapan Naya bersama keluarga pergi ke rumah sakit tempat biasanya dia akan cek up dan terapi kakinya. seperti biasa Naya dan keluarga tidak harus mengantri karena memang mereka selalu membuat janji terlebih dahulu.
"Selamat pagi dok.. " sapa ayah dengan ramah.
"Oh selamat pagi juga, kalian sudah datang silahkan duduk" jawab dokter dengan biasanya.
"Wah seperti nya ada anggota baru, siapa dia tuan" dokter bertanya saat menyadari ada orang baru di samping pasien nya.
"Oh dia calon suami anak saya, dia baru saja menyusul kemarin malam" jawab Ivan dengan senyum senangnya.
"Wah sudah ada yang punya ternyata,, saya kira belum, hampir saja mau saya kenal kan dengan anak saya" seloroh dokter tersebut.
"Ahh maaf sudah terlambat dok" Ivan menanggapi tak kalah bercanda.
Ya sebenarnya dokter itu sudah menyukai Naya dalam artian untuk jadi calon menantu nya, namun ternyata gadis yang dia ingin jadikan calon menantu sudah ada yang punya, dan hal itu cukup membuat dia kecewa, pasalnya dokter itu tau bagaimana keluarga Angkasa,mereka adalah orang yang teguh dengan pendirian.
Akhirnya pemeriksaan selesai dan semua merasa lega dengan hasil yang telah dokter katakan.
"Teruslah semangat karena kesembuhan kita tergantung dari bagaimana semangat yang kita miliki, dan kamu buatlah calon istri mu ini selalu merasa bahagia dan bersemangat untuk bisa kembali berjalan" nasehat sang dokter.
"Akan selalu saya lakukan dok, terimakasih karena selama ini sudah berusaha memberi pengobatan untuk Naya... " ucap Devan tulus.
"Itu sudah tugas saya" jawab dokter.
__ADS_1
Akhirnya sesi pemeriksaaan hari ini selesai sekaligus hari terakhir mereka ada di negara itu.
******®
Mereka sampai di Indonesia pada malam hari, mereka pulang menggunakan jet pribadi milik keluarga Angkasa. Mereka sengaja tidak memberi tahu semua orang untuk memberikan kejutan.
"Assalamu'alaikum.... " ucap salam Mila pertama kali.
"Waalaikumsalam... kalian pulang... " bunda dari ayah terharu melihat kehadiran mereka semua.
"Iya bun kami pulang... " jawab bunda Mila seraya memeluk sang mertua dengan sayang.
"Bagaimana kabar kalian? Naya kamu sehat cucuku? " Sang oma bertanya dengan menahan tangis dan segera memeluk cucunya.
"Sehat oma, maafkan Naya sudah bikin oma sedih" Naya menjawab dengan memeluk erat sang oma.
Akhirnya semua orang keluar dan sama kagetnya namun mereka bahagia akhirnya sang gadis manja mau kembali dan terlihat dia sudah kembali seperti Naya yang dulu.
"Iya kak, Devan juga ucapkan terimakasih karena kakak sudah percaya dengan Devan... " balas Devan.
Akhirnya semua orang bahagia di malam itu, tak ada lagi air mata kesedihan di wajah semua orang.
"Maaf semua karena sudah malam , aku mau pamit pulang dulu.. InsyaAllah lusa aku akan datang bersama dengan bapak dan ibu.. " pamit Devan dan juga mengutarakan keinginannya.
"Baiklah hati hati di jalan, kami akan tunggu kedatangan kalian di gubuk kami" ayah menjawab dengan binar bangga pada Devan.
Bagi Ivan Devan adalah cerminan dirinya di masa muda yang selalu berusaha memberikan yang terbaik baik untuk orang yang dicintai.
__ADS_1
"Siap yah, kalo gitu aku pamit, assalamualaikum" pamit Devan tak lupa menyalami semuanya secara bergantian dan berakhir memeluk Naya sebentar karena jujur dia masih sangat merindukan kekasih nya itu.
"Waalaikumsalam.. hati hati di jalan, biar pak Maman yang mengantarkan mu" jawab ayah mewakili yang lainnya dan menyuruh supir pribadi nya sekaligus orang kepercayaan Ivan untuk mengantar Devan.
Ivan mengantar Devan hingga kedepan dan meminta pak maman untuk mengantar Devan.
"Pak maman... " panggil ayah Ivan.
"Iya saya tuan besar" jawab pak maman.
"Pak tolong antar Devan pulang ya" ayah meminta dengan nada yang sopan meski pak maman adalah sopir tapi bagi Ivan dia tetap berhak untuk di hormati.
"Siap tuan, mari den" jawab pak maman dan langsung mengajar Devan untuk masuk ke mobil yang memang sudah siap.
"Devan pamit yah" lagi lagi Devan berpamitan dengan sopan.
"Iya hati hati di jalan ya, pak hati hati, seperti biasa sistem keamanan nya di aktifkan ya" ayah Ivan mengingat kan.
"Selalu tuan.. " jawab pak maman.
*******®
Dua bab lho
Jangan lupa hadiahnya ya, like komen vote love rate bintang limanya... ah pokoknya semuanya....
Salam sayang...
__ADS_1
Jika ingin lebih akrab dengan author yang receh ini bisa masuk ke grup aku atau add akun FB ku. Cari saja nama Ratna Kasiyanti di sana.
😊😊🤗🤭😘