
Karena hati yang memilih maka susah pun tak kan terasa pedih, melainkan hanya bahagia yang di rasa.
Happy reading yess
*****®
Devan yang bingung malah bengong saja, dan hal itu membuat Naya merasa tidak enak.
"Mas kenapa malah melamun? apa mas tidak mau? " tanya Naya dengan perasaan tidak nyaman.
"Ah maaf sayang, bukan begitu . Mas hanya bingung saja, ya ini mas akan cari, kamu sabar oke, " Devan yang sadar langsung kelabakan melihat raut wajah Naya yang sedih.
"Kalo mas gak bisa gak usah saja, Naya gak apa apa kok, " balas Naya dengan nada sendu.
"Bisa sayang, bisa. Mas akan usaha ya, jadi jangan sedih gitu, " pinta Devan dengan lembut dan bergegas mencari tau di mana ada sate itu.
Akhirnya Devan memilih mendatangi rumah mertuanya dan bertanya saja. Untung bunda ada di rumah bersama ayah yang katanya memang sengaja libur.
"Assalamu'alaikum..., " ucap Devan sedikit terburu buru.
"Waalaikumsalam, kamu kenapa Van kok terburu buru, Naya baik baik saja kan? " tanya bunda khawatir karena dia hanya melihat Devan saja.
"Naya baik bun, ini Devan kesini mau tanya soal sate kelinci. Bunda tau tidak di mana yang jual? " tanya Devan dengan nada gusar.
"Hah sate kelinci? yang benar saja? siapa yang minta? apa Naya? " tanya bunda sedikit kaget dan juga merasa aneh dengan makanan itu, bunda merasa ngeri kalo dengar sate kelinci.
"Iya bun, dan sekarang Devan lagi bingung nyari di mana sate itu, " keluh Devan dengan sedikit panik karena ternyata bunda juga tidak tau.
__ADS_1
"Ada apa sih ribut ribut? " tanya ayah yang baru keluar dari ruang kerjanya.
"Ini lho yah, ayah manja mu ngidam sate kelinci, kan ada ada saja," keluh bunda.
"Oalah itu to, anak tuh emang rada unik dari dulu hahahaha, " ayah malah menanggapi dengan tawa dan terkesan santai.
"Ish malah ketawa sih mas, kasihan tuh mantu mu, kamu tau gak? jangan malah ketawa saja, " omel sang istri.
Ayah yang sudah mendapatkan omelan langsung kicep, dari pada kesejahteraan samurai nya terancam.
"Sudah kamu datang saja ke restoran di jalan xx, di sana kamu temui langsung chef Rudi dan bilang kamu butuh sate kelinci. Jangan lupa bilang kamu di suruh ayah. " kata ayah Ivan santai dan melangkah untuk duduk.
"Adakah di sana yah? " tanya bunda heran pasalnya dia tidak pernah tau jika di restoran itu menyediakan menu sate kelinci.
"Ada sayang, cuma khusus pelanggan spesial saja yang kepengen dan kelinci nya juga mereka pelihara sendiri, " jelas ayah kepada sang istri, sedangkan Devan memilih menjadi pendengar saja.
"Sudah kalo memang ada kamu ke sana saja nak, nanti pas masuk kamu langsung bilang mau bertemu dengan menejer nya dan setelah itu minta ketemu sama chef Rudi , " perintah sang bunda.
Setelah kepergian Devan, bunda bergegas ke rumah Naya untuk menemani anak manjanya yang sedang ngidam aneh itu.
Setelah satu jam lebih akhirnya Devan sampai rumah dan langsung memberi kan sate itu kepada Naya.
Naya menerima sate kelinci dengan bahagia, namun belum selesai ternyata ke usilan dari Naya. Dia meminta Devan dan ayahnya yang menghabiskan sate itu, sedang dia hanya memakan satu saja.
"Aku sudah kenyang, sekarang ini harus di habisin sama mas Devan dan juga ayah, " Ucap Naya dengan santai nya, sedangkan Devan dan ayah saling lirik. mereka berdua memang tidak tega untuk memakan sate itu.
"Kalo kalian tidak mau, aku bakalan sedih, " ancam Naya dan sukses bikin kedua lelaki itu panik.
__ADS_1
Dengan segera mereka memakan nya meski harus dengan menutup mata dan menahan rasa mual.
*Sabar sabar demi cucu dan anak * batin ayah menyemangati diri sendiri.
*Hem masih awal sudah begini, untung cinta mati, harus bisa nih* batin Devan tak kalah dengan sang ayah.
Setelah acara pemaksaan ala Naya selesai, ayah langsung pamit dengan bunda. Ayah sudah tidak kuat untuk menahan mual nya yang sangat menyiksa.
Sedangkan Devan sebisa mungkin bersikap biasa saja di depan Naya. Meski perut nya minta segera di kosongkan dari makanan tadi.
Semua berjalan dengan baik meski ngidam Naya bisa di kategori kan aneh dan luar biasa, setelah sate kelinci, Naya juga ngidam pengen makan seblak yang sangat pedas, dan ternyata hanya di makan sesendok saja itupun hanya kuahnya saja, belum lagi minta Bebek bakar yang utuh tidak boleh di potong, hanya isi dalam nya saja yang di buang dan di ganti dengan nasi bryani dan bebeknya harus nungguin 😀🤭. Belum lagi minta minta minum jus mangga tapi tidak boleh ada rasa mangganya 🙄, dan yang paling ngegemesin minta es dawet hitam dengan gerobak yang model di pikul sama bapak bapak yang umurnya sudah di atas lima puluh tahun 🤭.
Dengan susah payah dan dengan bantuan semua anggota keluarga akhirnya bisa juga mereka memenuhi permintaan aneh aneh dari Naya. Mulai dari grobak yang mereka dapat dari WO untuk pernikahan tradisional Jawa, dan juga membayar jasa bapak bapak penjual dawet untuk membuat kan dawet dengan warna yang hitam khas kota Purworejo Jawa Tengah.
Sungguh pengalaman luar biasa yang Devan rasakan, lelah yang ia rasa tak pernah membuat nya mengeluh, karena semua nya Devan lakukan dengan penuh cinta. Cinta yang begitu tulus apa adanya yang semakin hari semakin besar saja.
*****®
Yang sabar ya mas Devan.
Kan cinta 😀🤭
Yuk bantu mas Devan buat selalu semangat ngadepin bumil yang ribet nya minta ampun.
Seperti biasa like, komen, Vote, gift yang buanyak dan rate 5 bintang, serta bagikan ke teman kalian ya.
🤗🤗🤗 salam Dawet Ireng.
__ADS_1
Gambar by Google.