Cinta Devan Untuk Naya

Cinta Devan Untuk Naya
92. S. Part 22


__ADS_3

Happy reading yess.


*****®


Setelah berbasa-basi sebentar, akhirnya Awan, pamit untuk segera berangkat ke bandara. Ia memang mampir ke rumah Langit, karena permintaan dari sang Bunda dari Langit. Niat hati untuk menghabiskan waktu liburan di negara tercinta pupus sudah setelah apa yang dia saksikan.


Awan, memilih untuk seminggu saja di sini, dan segera kembali ke London tempat dia menuntut ilmu. Hatinya terlalu sakit atas penghianatan yang dia saksikan.


"Hati hati ya nak, sampaikan salam dari Tante buat anak nakal itu dan juga buat si Aby." sebelum pergi lagi lagi Bunda Naya, berbicara seperti itu.


"Iya Tante, akan Awan sampaikan." jawab Awan dengan patuh.


"Sudah sayang, Awan bisa telat kalo kamu ajak ngobrol terus, lagian kan kita Minggu depan akan kesana juga kan," bujuk sang suami. Devan tau sebenarnya istrinya itu masih belum bisa membiarkan Awan pergi, meski bukan anaknya, tapi bagi Bunda Naya, Awan sudah seperti anaknya sendiri.


"Ah, baiklah. Jaga diri ku baik baik. Kalo sudah sampai segera kabari Tante ya, ingat jangan banyak bergadang, jangan suka main di tempat tidak baik, jangan salah pilih teman, jangan-" ucapan bunda di potong oleh sang suami.


"Sudah Wan, sana berangkat saja, kalo kamu masih di sini, bisa bisa tante mu ini gak akan berhenti ngomong." Sela ayah Devan dengan cepat.


"Baik, Awan pamit Om, Tante. Assalamu'alaikum," pamit Awan pada akhirnya.

__ADS_1


"Waalaikumsalam." jawab Devan dan Naya dengan berat hati.


Awan berangkat ke bandara di antar oleh supir pribadi keluarga Devan. Mau bagaimanapun, mereka sudah terlalu menyayangi Awan. Jika Naya masih ingin mengobrol banyak hal, lain dengan gadis manis yang sejak tadi hanya diam memandang sendu dari balkon kamarnya.


Senja memilih untuk melihat Awan, dari balkon saja, dia teramat sedih jika harus melepas seseorang yang selama ini dia sukai secara langsung. Hatinya masih belum rela dia pergi, tapi siapa dia yang tidak mungkin bisa mencegahnya.


Hanya doa dan harapan yang dapat dia ucapkan dalam hati, agar sang pujaan selalu di berikan keselamatan dan kebahagiaan di manapun dia berada, meski kelak bukan dengan dirinya.


"Hem, Hem. Cie ada yang galon, eh." entah sejak kapan, sang kembaran sudah berada di sebelahnya.


"CK, apaan sih Lo, rusuh aja kerjaannya," Senja menanggapi dengan malas dan berlalu masuk ke kamar.


"Ye, bukanya kebalik Bu. Elo yang sejak pagi ngerusuh gue kan," Jingga juga ikutan masuk ke kamar Senja, dan memilih tiduran di kasurnya.


"Santai aja napa sih, herman gue, sejak galon jadi marah marah terus." jawab Jingga yang kini berpindah duduk di sofa yang ada di kamar Senja, sedangkan sang pemilik kamar sedang duduk di sisi lain sofa itu.


"Lo pernah sedih gak sih, pas Bintang pindah sekolah ke luar negeri?" tanya Senja kepo.


"Gue? sedih? mana ada, gue mah B aja," sanggah Jingga dengan santai.

__ADS_1


"Lo beneran gak ada rasa sama Bintang? secara Lo lumayan dekat lho sama dia?" masih dengan ke kepoan yang tinggi.


"Gak, gue gak suka sama dia, gue cuma nyaman temenan sama dia, karena dia gak banyak tingkah, itu aja." Jingga menjelaskan apa adanya.


"Serius? lah aku kira Lo ada rasa." Senja masih belum percaya, tapi dia berusaha untuk tidak banyak tanya.


Senja, paham jika saudara kembarnya ini memang tidak seperti dirinya yang dengan gampangnya menunjukkan rasa suka terhadap lawan jenis. Jingga adalah sosok yang lebih sering mengekspresikan rasa hati dengan nada yang tersusun indah.


Bagi Jingga, menyimpan apapun lebih baik dari pada memperlihatkan secara langsung kepada orang lain.


Dia lebih memilih menuangkan nya pada barisan not not indah yang akan mengalun merdu setiap petikan gitar ataupun tekanan tuas pada piano pribadi miliknya.


"Gue tau perasaan Lo, tapi Lo terlalu gengsi untuk ngakuin nya." batin Senja.


"Gue sedih, sedih banget, tapi gue bisa apa, dia bukan siapa siapa gue, dan lagipula gue ogah ngadepin angry bird merah." batin Jingga.


*******®


Yang kangen bang Lang, bentar lagi jumpa kok, tapi belum sama mba Bulan ya hehehehe.

__ADS_1


Key, gift, vote dan like, komen nya selalu aku tunggu, biar aku semangat karena kalian penyemangat ku.


Lope lope buat kalian semua.


__ADS_2