Cinta Si Pria Arrogant

Cinta Si Pria Arrogant
Penghianat!!


__ADS_3

Setelah melakukan transfusi, pria yang mendonorkan darahnya untuk Zahla menunggu di depan ruangan lagi bersama Vanya di sana.


Beberapa saat kemudian seorang dokter pun keluar dari ruangan untuk memberitahukan kalau Zahla sudah siuman dan harus segera di Oprasi.


Dengan menerobos pria itu pun masuk dengan di susul Vanya di belakangnya.


'' Zahla, maafkan aku,'' lirih pria itu.


Ada tatapan mata kemarahan pada mata Zahla, Zahla membuang pandangannya ke arah samping karena merasa muak saat melihat pria itu.


'' Ya aku salah, tapi di balik ini, ada alasan nya,'' lirih pria itu lagi berusaha membuat Zahla mengerti namun Zahla tetap tidak ingin bicara dengannya.


'' Maaf Tuan, nona, tolong kerja samanya, jaga emosi pasien dan bantulah ia agar tetap terjaga karena kita harus melakukan operasi segera mungkin,'' ujar perawat yang baru saja masuk ke dalam ruangan.


'' Baik, sus.'' Sahut Vanya.


Perawat itupun pergi dari sana setelah memeriksa kembali keadaan Zahla, selang oksigen yang terpasang pada Zahla masih bekerja dengan baik namun tiba-tiba dada Zahla terasa sesak dan membuat nya hampir kehilangan kesadaran lagi.


Vanya yang melihatnya pun merasa kepanikan dan berusaha membuat Zahla terjaga. '' Zahla, kamu harus tetap terjaga,'' ucap Vanya dengan cemas.


'' Va-vanya, aku mengantuk, aku mau tidur,'' ucap Zahla dengan sangat lirih.


'' Tidak, tidak. Kau tidak boleh tidur,'' sambar pria itu, namun tetap mata Zahla terpejam secara perlahan dan Vanya yang panik pun segera memanggil seorang dokter untuk memeriksa nya.


Vanya dan pria itu di minta untuk menunggu di depan ruangan,dan Vanya pun meminta izin untuk pergi ke kantin rumah sakit untuk membeli minum.


Berselang beberapa saat, David datang dengan rasa yang bingungnya karena melihat orang yang tidak asing dari belakang.


'' Kevin!'' panggil David.


Ya pria itu ternyata Kevin, sahabat sekaligus asisten pribadinya David di perusahaan. Kevin yang namanya terpanggil pun oleh seseorang yang tidak asing suaranya itu melebarkan matanya, karena ia juga baru menyadari kalau rumah sakit ini milik keluarga Carroll. Karena rasa paniknya Kevin pun tidak dapat berpikir konsekuensi nya kalau sampai David tau.


'' Da-David?'' lirih Kevin yang perlahan berbalik badan.

__ADS_1


'' Ada apa ini?'' tanya David yang penasaran karena ada Kevin di sana, dan sang ayah pun tidak memberitahukan nya lebih lanjut kenapa ia menyuruh nya untuk kesana.


'' Emmm, itu-''


'' Tuan, ini saya bawakan minuman. Bagaimana Zahla? apa sudah ada kabar,'' potong Vanya yang baru datang membawa minuman untuk Kevin.


Kedua pria tampan nan gagah itu menoleh secara bersamaan ke arah Vanya yang tidak tahu menahu siapa mereka sebenarnya.


David menatap Kevin dengan tajam dan menusuk, terlebih ia mendengar ada nama Zahla di sana yang di sebutkan gadis yang dia tau adalah teman kampus Zahla.


'' Zahla? ada apa dengan Zahla?'' tanya David namun keduanya tidak ada yang mau menjawab nya.


'' Jawab! ada apa dengan Zahla!!'' bentak David dengan rasa emosinya karena pertanyaan tidak terjawab.


'' Zahla terluka karena tembakan tuan, dia saat ini masih berada di dalam, tapi untungnya ada tuan ini yang mau mendonorkan darahnya,'' jelas Vanya.


Kepala Kevin tertunduk karena merasa bersalah, dan David yang mendengar penjelasan Vanya terkejut bukan main.


'' Da-David, aku bisa jelaskan tapi tidak disini,'' sahut Kevin dengan gemetar karena ia tau apa yang akan terjadi jika David tau semuanya tapi bagaimanapun ia harus mengatakan nya.


Kevin membawa David ke lorong yang sepi, tepatnya di bagian sudut rumah sakit yang jarang terjangkau oleh siapapun.


'' Jelaskan,'' tegas David.


'' Maafkan aku, ini semua karena aku,'' ucapnya dengan suara yang sangat pelan.


'' Apa maksudmu? cepat jelaskan!'' tuntut David dengan tidak sabar nya.


'' Paman Deri, meminta ku untuk menuruti perintah nya dengan imbalan aku akan tau dimana adikku, tapi-''


''Tapi apa?'' mata David memicing.


'' Maafkan aku David, aku telah mengambil alih aset perusahaan mu di infratruktur pembangunan hotel CCA, tapi entah darimana datangnya Zahla yang tiba-tiba ada di sana hari ini, dan membuat Paman Deri terpaksa melepaskan tembakannya pada Zahla yang mengancamnya untuk memberitahukan nya padamu.''

__ADS_1


Mata David memerah dan melebar sempurna, urat-urat lehernya menegang dengan tangan yang juga terkepal kuat, dan tiba-tiba-


Buugghhhh👊💥


David menghajar Kevin tanpa ampun, yang membuat nya sangat lah tidak bisa menahan amarahnya bukan hanya soal penghiatan Kevin tapi juga mendengar bagaimana Zahla bisa terluka.


'' Brengsek!'' Buugghhhh 👊💥


'' Bedebah!'' Buugghhhh 👊💥


'' Ya David kau memang pantas untuk marah,'' lirih Kevin yang menahan rasa sakit karena menerima pukulan yang tiada hentinya dari David.


'' Kurang ajar! kau sahabat ku, tapi kau ternyata penghianat juga, aku akan, melenyapkan mu, brengsek!!'' Emosi David tidak bisa terbendung lagi dan pada saat ia akan menghajar Kevin lagi, seseorang datang dan menghentikan nya.


'' Daddy?''


'' Dokter memanggil wali gadis itu, biar dia Daddy yang urus,'' ucap Daniel yang tiba-tiba datang.


'' Tapi Dad?''


'' Sudahlah, cepat sana. Gadis mu sudah siuman,'' ucap Daniel dan membuat David segera pergi dari sana meninggalkan Kevin dan Daniel.


'' Paman Daniel, hukumlah aku, tapi sebelum itu bantulah aku untuk menemukan adik ku,'' ucap Kevin dengan rintihannya.


'' Kau adalah sahabat anak ku, dan akupun sudah menganggap mu sebagai anak ku sendiri, tapi apa yang kau lakukan adalah penghiatan yang sudah tidak bisa di toleran.''


'' Ya aku tau Paman, tapi ini semua aku lakukan karena terpaksa,''


'' Pergilah, tapi sebelum itu obati luka mu, kalau kau masih disini juga, entah apa yang akan di lakukan David anakku kepadamu. Aku tidak bisa menjamin itu.'' Ucap David dengan tatapan yang datar juga suara yang sangat dingin.


'' Baiklah Paman, terima kasih, tapi-'' ada rasa berat untuk pergi dari sana karena dia yang sangat ingin tau kelanjutan kabar kondisi Zahla.


'' Biar David yang mengurusnya,'' potong Daniel yang mengerti apa yang di cemaskan Kevin.

__ADS_1


__ADS_2