Cinta Si Pria Arrogant

Cinta Si Pria Arrogant
Siasat!


__ADS_3

Di dua mobil yang berbeda, juga dengan penumpang yang berbeda jua, seorang pria berparas tampan duduk di bagian penumpang dengan tatapan kosongnya.


Ia tidak sama sekali menghiraukan rengekan-rengekan seorang wanita yang duduk di sampingnya, sebuah rasa dilema sedang ia rasakan saat ini, jika ia menuruti semua rengekan yang terlontar dari bibir manis wanita yang duduk di sampingnya itu ia akan menjadi seorang penghianat bagi sahabat lamanya, namun air mata yang di keluarkan oleh wanita itu sungguh-sungguh membuat ia tidak berdaya.


Kean, ya pria itu adalah Kean, sahabat dari pada David juga lainnya, ia yang bertugas membawa wanita yang telah membuat calon istri dari David mengalami ini semua, dan Kean pergi untuk membawa wanita itu ke markas mereka, dan Rey yang bertugas membawa Aslan, pria yang telah berniat akan melecehkan Zahla. Merekapun membagi tugas dengan masing-masing para bodyguard yang duduk di kursi bagian depan.


''Kean, aku mohon. Aku melakukan itu semua karena aku mencintai David, masalah apa yang di lakukan oleh Aslan, aku benar-benar tidak tahu menahu soal itu.'' Rengek Tiara tiada henti pada Kean yang masih mengunci mulutnya.


''K-kau pernah mengatakan kan, kalau kau akan bahagia jika melihat aku bahagia, dan kebahagiaan ku itu ada pada David, Kean. Aku mohon.'' Tiara terus saja menangis dengan tersedu-sedu, bahkan suaranya pun semakin menghilang karena sedari tadi ia terus saja menangis dengan rengekannya.


Kepala Kean menoleh ke arah Tiara yang duduk dengan tangan yang menutupi wajahnya, perlahan ia meraih tangan itu dengan kelembutan, menyingkirkan nya dari wajah Tiara yang sudah basah karena air matanya.

__ADS_1


''Ra,, kau sangat tahu kelemahan ku, kelemahan ku ada pada air mata mu, jadi kumohon jangan menangis lagi,'' seru Kean dengan suara yang sangat lembut.


Tatapan keduanya bertemu, mereka saling bertukar tatap, dan tiba-tiba Tiara memeluk Kean dengan erat, suara isakan tangis Tiara juga masih terdengar samar-samar di balik tubuh kekar Kean, mata Kean terpejam sesaat menikmati pelukan hangat dari wanita yang sudah lama ia cintai namun ia harus merelakannya karena Tiara tidak mencintainya melainkan mencintai sahabat nya, yaitu David Guetta Carroll.


''Kean, terima kasih sudah mengerti aku, itu berarti kau akan melepaskan ku kan, aku berjanji tidak akan melakukan hal konyol lagi, aku berjanji padamu.'' Ucap Tiara sekali lagi merayu Kean yang memang sudah sering sekali melindunginya karena alasan rasa yang ia punya untuk Tiara, dan wanita licik itu memanfaatkan nya dengan baik.


''Ton, hentikan mobilnya!'' perintah Kean dengan lantang pada salasatu bodyguard yang saat ini sedang mengemudikan mobil itu.


''Itu akan menjadi urusan ku, aku yang akan menanggung nya, cepat hentikan mobilnya!'' perintah Kean sekali lagi, dan benar saja dengan sekali pijakan kaki yang menekan pedal rem, mobil itupun terhenti di tepi jalan.


Kean melepaskan pelukan Tiara dan menatapnya dalam-dalam lalu berkata '' kau benar-benar akan berubah kan Ra? Ra, lepaskan David, dia sudah bahagia dengan wanita pilihan nya, dan kau pun juga harus bahagia, hmm? dan satu lagi, kau juga harus memikirkan bagaimana kelak jika kau tetap memaksakan kehendak mu, apa kau akan bahagia bersama David yang tidak sama sekali mencintai mu-''

__ADS_1


Kean menghela nafasnya sejenak, juga menjeda ucapannya nya sesaat lalu melanjutkan nya kembali setelah ia merasa tenang. '' Percayalah, jika memang kau mencintai seseorang satu-satunya cara untuk menunjukkan nya ialah, hanya dengan mengikhlaskan nya demi kebahagiaan nya.''


Jari-jari tangan kekar Kean bergerak mengusap air mata yang membasahi seluruh wajah Tiara yang bahkan sedari tadi hanya diam mendengarkan apa yang di katakan lelaki berusia 29 tahun itu.


Beberapa saat Tiara memang tidak berkata ataupun menanggapi ucapan Kean namun setelah beberapa detik kemudian Taira pun hanya menganggukkan kepalanya dengan expresi sendunya. Senyum Kean tersirat lembut dan membalas anggukan kepala Tiara dengan anggukan nya juga. Tiara pun keluar dari mobil dan kendaraan yang di tumpangi Kean pun melaju menjauh dari Tiara yang masih berdiri di tepi jalan.


Dengan senyum tipisnya Tiara bergumam. ''Seperti biasa, pria bodoh itu akan tertipu dengan air mata ku. Cih,, apa dia bilang? aku harus mengikhlaskan David, melepaskan pria yang akan membawa ku ke dunia yang bergelimang harta itu, jangan harap itu akan terjadi.'' Tiara mengusap air mata palsunya dengan satu jari lentiknya dan menjentikkan nya seolah-olah menyiratkan sebuah rencana lain yang akan di lakukannya kelak.


Di mobil, Kean yang sadar akan konsekuensi nya karena telah melepaskan Tiara yang ia tahu akan menjadi tahanan dari David karena kesalahannya sendiri itu, hanya duduk dengan menyiapkan dirinya dari amukan seorang David.


''Ra, semoga kali ini kau tidak hanya melepaskan David tapi juga melepaskan dirimu dari dosa-dosa yang akan membelenggu mu nanti.'' Gumam Kean dengan tatapan jauh ke depan.

__ADS_1


__ADS_2