
Jakarta, Kantor Alex.
Keadaan pagi ini sudah sangat ramai dengan para karyawan yang baru pada datang.
Begitu juga dengan Bima yang sudah datang dan langsung masuk ke ruangan Pak Bos.
Karena Alex sudah menunggu kedatangannya. Banyak pekerjaan sudah menunggu untuk di selesaikan.
Alex mulai menandatangani beberapa berkas yang sudah di siapkan Bima. kemudian Alex mengecek dokumen - dokumen penting yang perlu ada perbaikan. biarkan secepet nya di follow up.
Tut...
Tut...
Alex mengangkat telpon di sela - sela kesibukannya. " suruh langsung masuk saja, dan tolong buat kan kami kopi, tiga ya !" ucap Alex dan langsung meletakkan lagi telponnya.
Ternyata Paman Yoda yang datang berkunjung ke kantor Alex.
Setelah mendapatkan persetujuan, Sekertaris mempersilahkan Paman Yoda untuk langsung masuk ke ruangan Bos nya.
Karena Sekertaris nya pun tahu kalau Paman Yoda masih bisa di bilang kelurga inti Bos nya.
" Hai Lex, apa kedatangan Paman mengganggu kerja kau ? " tanya Paman Yoda dan mengulurkan tangannya pada Alex.
" Tentu tidak lah Paman, justru Aku seneng Paman bisa datang kesini " ucap Alex sambil menjabat uluran tangan Paman Yoda dan langsung merapikan berkas yang sudah selesai di tandatangi dan menyerahkan nya pada Bima.
" Bim..." Paman Yoda menepuk pundak Bima dan langsung duduk di sofa.
__ADS_1
" Iya Pak Yoda "
Tak selang berapa lama datang sekertaris dan meletakan kopi di atas meja yang di kelilingi sofa. Karena mereka sedang duduk santai.
" Bagaiman Lex dengan Nora's Furnitur yang kau rekomendasikan kemarin ? " ucap Paman Yoda memulai obrolan.
" Iya Paman, Aku udah mengundang mereka untuk datang ke rumah. biar lebih enak kita ngobrol nya " terang Alex.
" Oh gitu. kapan mereka datang ke sini nya ?" Tanya Paman Yoda.
Sruuuuupppp....
Alex meminum kopi yang terlihat masih mengeluarkan asap. " Nah itu Paman, waktu nya kapan mereka belum ada kabar lagi. mungkin nunggu waktu luang nya mereka " terang Alex lagi kemudian meletakan kembali gelas kopinya.
" Mungkin dalam waktu satu minggu lagi sudah jadi restorannya. Baik lah Paman tunggu kabar selanjutnya. kalau bisa dalam waktu dekat ini ya " pinta Paman Yoda.
" Iya Paman nanti coba Aku hubungi lagi mereka " ucap Alex.
Suara riuh terdengar dari dalam aula hotel.
Pembicara dan anggota seminar lagi sesi tanya jawab.
Ada yang bersorak Sorai, bertepuk tangan, melipat dan mencoret kertas. tanda mereka ada yang pro dan kontra dengan isi tanya jawabnya.
Akhirnya seminar pun selesai dengan tertib setelah tadi ada sedikit kegaduhan.
Mereka pergi keluar meninggalkan aula hotel.
__ADS_1
Begitu juga dengan Anora dan Thalia yang terlihat semakin akrab. karena sudah beberapa kali bertemu. bahkan mereka pernah mendatangi kamar masing - masing.
" Yah besok udah nggak bisa ketemu lagi dong ya ? ucap Thalia penuh sesal pada Anora dengan raut wajah yang sedikit di tekuk.
" Iya kan seminarnya juga sudah selesai. Mau apa lagi aku di sini ?. di rumah kedua orang tua ku mungin sudah merindukan ku ? jawab Anora dengan kekehan kecilnya.
" Kapan lagi aku bisa bertemu Kak Ano ? " tanya Thalia lagi dengan menatap penuh harap.
Anora hanya mengangkat bahu nya dan tersenyum. kemudian mendekati Thalia dan duduk di hadapannya.
Mereka berdua saling bertukar no hape. untuk melepas rasa kangen, mereka bisa menghubungi no tersebut dan setelah itu mereka berpelukan seperti teletubis.
Pertemuan yang singkat antara Anora dan Thalia membuat Thalia nyaman dekat dengan Anora. karena pembawaan Anora yang dewasa, keibuan, bijaksana dan enak untuk di ajak ngobrol apa saja.
Meski tak jauh jarak usia keduanya Thalia menyimpan rasa segan dan hormat pada Anora. Karena memang Anora bisa membawa dan menyesuaikan diri dengan cepat terhadap orang dan lingkungan baru.
Keesokan hari nya, Anora sudah merapikan barang bawaan nya dan bersiap untuk meninggalkan hotel Z dengan segala fasilitas lengkap dan kemewahannya.
Anora dan teman yang lainnya masih menunggu Mobil yang akan membawa mereka pulang ke Surabaya.
" See you Kak Ano...." Sapa Thalia sambil melambai - lambai kan tangannya dari dalam mobil yang kacanya sudah di turunkan setengah.
Terlihat begitu mewah mobil yang Thalia tumpangi karena memang dasarnya Thalia orang berduit banyak. Orang tuanya...😀😀.
" See you Tha...." balas Anora dengan lambaian tangannya juga.
" Cantik, Siapa Dek....? " tanya Thomas.
__ADS_1
Karena Thomas yang duduk di belakang kemudi.
Thomas melihat ke arah belakang lewat kaca spion yang melihat Anora dengan senyum manis di bibirnya.