Cinta Tuan Alex

Cinta Tuan Alex
Bab 41


__ADS_3

Villa Paman Yoda.


Sejak kejadian Thalia dan Windy. Alex selalu memperhatikan sikap Thalia, menatap wajah cantiknya, tanpa tau apa yang ada di pikirannya.


" Dadd , bantuin Aku. masukin ini semua " tunjuk Thalia pada barang bawaannya.


" Banyak sekali sayang "


" Kan kita banyak Dadd. kita berempat, Ada Om Arthur,.Tante Nora dan Kak Ano. Paman Yoda, Om Bima dan On Riza " Celotehnya sambil merapikan ikatan rambutnya.


" Baik lah Tuan Putri "


Setelah semuanya selesai packing mereka masuk ke dalam mobil. Alex menyalakan mesin dan mulai mengendari mobilnya meninggalkan rumah.


Bima dan Riza berangkat masing - masing mengendarai motor besarnya sungguh sangat terlihat macho dan sexy.


Paman Yoda sudah berada di villa dari kemarin malam.


Arthur dan Nora serta Ano sudah berangkat dari semalam. Karena Paman Yoda memintanya datang lebih awal.


" Sudah Nora, kau jangan terlalu repot ? Ucap Paman Yoda yang melihat Nora membawa dan meletakkan makanannya di meja prasmanan.


" Tidak Paman, Aku senang melakukannya ".


" Ini pekerjaan mudah "


" Ano Mana ? " tanya Nora pada Arthur yang sedang duduk santai depan TV bersama Paman Yoda.


" Tadi bilangnya mau ke kamar "


" Coba kau cek ".


" Baik lah, aku ke atas " Nora meninggalkan mereka.


Villa Paman Yoda sangat mewah. memiliki tiga lantai dengan fasilitas yang lengkap. Kolang renang, jacuzzi, mini bar dan mini teater.


Tin


Tin


Tin


Bunyi suara klakson yang bersahutan membuat Paman Yoda dan Arthur bangkit dari duduknya.


Berjalan ke luar untuk menyambut tamu yang baru datang.


Mereka datang bersamaan menjelang Sore.


Bima memikirkan motor besarnya disebelah motor moge Riza dan Paman Yoda. sedangkan mobil Alex terparkir bersebelahan dengan mobil Arthur.


" Hei Brother " Sapa Paman Yoda yang melihat penampilan Riza dan Bima.


" Pak " Ucap keduanya sungkan.


" Hei Paman , Arthur " Alex menyapa dan berjabat tangan.

__ADS_1


" Anak - anak " Sapa Paman


" Paman " Thomas mendekati Paman Yoda dan saling menempelkan kepalan tangannya.


" Serra "


" Iya Paman "


" Hei Arthur "


" Mana Nora dan Ano "


" Di kamar. mungkin sebentar lagi keluar "


Paman Yoda mengajak mereka masuk dan mempersilahkan menempati kamar - kamar yang sudah disediakan. dan untuk menikmati makanan dan minuman yang ada di meja prasmanan.


" Baiklah kami ke atas dulu Paman " Ucap Serra mengajak ke dua anaknya.


Bima dan Riza langsung menuju meja prasmanan mengambil minuman kaleng dan makan lalu bergabung dangan Arthur yang duduk di halaman depan menikmati semilirnya angin.


Alex duduk di depan kursi yang menghadap ke arah kamar dekat tangga. berharap Nora memang menempati kamar itu.


" Lex "


" Hem "


Paman Yoda duduk di sebelah Alex dan memberikan air mineral.


" Kau cari siapa "


" Hah " ucap Alex kaget


" Sayang " Panggil Serra memotong pertanyaan Paman Yoda.


Paman Yoda melihat interaksi keduanya.


" Kenapa "


" Mana Yang lain ??"


Alex menggelengkan kepalanya " bertanya di balas pertanyaan lagi ".


" Di luar " ucap Paman Yoda.


" Nora belum keluar juga??"


" Be - "


Semua mata tertuju pada pintu yang baru di buka dari dalam.


Nora dan Ano keluar bersamaan.


" Itu Orangnya " ucap Paman Yoda melihat reaksi Alex yang di luar dugaannya.


" Serra "

__ADS_1


" Nora "


Keduanya saling menyapa dan memeluk.


" Tante " sapa Ano


" Iya Sayang " ucap Serra


Serra dan Ano ikut bergabung dengan Alex dan Paman Yoda.


" Nora " sapa Alex memperhatikan penampilan Nora yang selalu menarik dimatanya.


" Alex " ucap Nora singkat dan tersenyum tipis.


Paman Yoda tersenyum tipis melihat ke arah Alex dan Nora bergantian. " Oh ini yang kau tunggu " batin Paman Yoda.


" Kak Ano " teriak Thalia dari atas tangga"


" Hei Tha "


Thalia turun dari tangga yang di ikuti Thomas dari belakang. " Pengap Tha " ucap Ano yang di peluk erat.


" Aku kangen banget "


Ano hanya tersenyum menanggapi ucapan Thalia.


" Thom "


" Anora "


keduanya saling pandang dan melempar senyum.


" Kita kan Anka muda, Ayo kita ke gazebo ajah !! " Thalia menarik tangan Ano dan Thomas.


Mereka bertiga memisahkan diri dari para orang - orang dewasa yang suka ngobrol dengan topik berat. yang belum tercerna sempurna oleh pikiran Thalia.


" Kau sudah dapat tempat buat magangnya " tanya Alex pada Nora sembari meluruskan kedua kakinya.


" Kok Abang yang duluan nanya sih " timpal Thalia manja.


" Belum Thom. aku masih nyari - nyari. belum ada yang pas " Jawab Ano.


" Kenapa Nggak di perusahaan Daddy, Paman Yoda atau mungkin di tempat Papa mu sendiri " Ucap Thomas memberi ide.


" Iya tapi belum aku pikirkan untuk perusahaan mereka yang kamu sebutkan "


" Nanti KKN katanya" ucap Ano tertawa.


Thomas menatap Intens ke arah Ano yang sedang tertawa.


" Aww " Thomas meringis menerima sikutan dari Thalia.


" Kalau suka bilang, nnati keduluan yang lain Bang " Ucap Thalia berbisik di telinga Thomas takut Ano mendengarnya.


" Bisikin dong Tha ?" pinta Ano yang melihat tapi tak mendengar apa yang di bisikkan Thalia pada Thomas.

__ADS_1


Ha ... Ha ... Ha ... Ha ...


Mereka tertawa terbahak - bahak.


__ADS_2