Cinta Tuan Alex

Cinta Tuan Alex
Bab 24


__ADS_3

Alex tersenyum menatap Nora, perempuan yang sedang di rindukannya saat ini sudah berada dekat dalam jangkauannya. sedetik kemudian Alex sudah membuka sedikit lebih lebar pintunya agar dirinya bisa masuk ke dalam.


Tak ada penolakan dari Nora, Alex sudah berada di dalam rumah dan menutup pintu dengan sebelah tangannya kemudian berdiri di belakang Nora. ingin rasa memeluknya tapi Alex tahan sebisa mungkin agar Nora tidak menyuruhnya pergi dan mau bicara pada nya.


Nora perlahan membalikkan tubuhnya dan sekarang posisi ke duanya saling berhadapan.


" Aku Merindukan mu, sungguh " Alex mengucapkan kata yang bisa membuatnya seperti sekarang ini yang dengan tiba - tiba sudah berada di sini.


Tanpa berpikir dua kali, Alex langsung berangkat ke Surabaya karena tak mendapatkan respon dari rasa yang ada di hatinya.


" Cukup di simpan saja, jangan seperti ini " Nora mencoba tenang dalam situasi di mana hati dan pikirannya tidak berbicara yang sama.


" Aku tak bisa mengabaikannya " Alex mendorong pelan tubuh Nora supaya bersandar di pintu. Alex menggunakan kedua tangannya untuk mengunci pergerakan Nora.


" Apa kau tak bisa melihat itu di mata ku ? " Alek memegang penuh wajah Nora dengan ke dua tangannya. Namun mata Nora masih enggan untuk menatapnya.


" Bukan kah detak jantung kita sama seperti ini ?" Alex menurunkan tangan sebelah kanannya untuk memegang tepat di bagian jantung Nora.


Suara detak jantung keduanya begitu keras bahkan Alex bisa mendengarnya dengan jelas karena posisinya yang sangat intim.


" Apa ini tak cukup untuk mengakui bahwa rasa kita sama " Alex masih berusaha untuk berbicara dan meyakinkan Nora.

__ADS_1


" Apa yang sudah terjadi, tidak ada apa - apa nya untuk Mu ?"


" Apa sentuhan ini tak membuat mu nyaman dan menginginkannya kembali ?"


Ke dua tangan Alex mengusap perlahan setiap inci wajahnya. Nora memejamkan ke dua matanya begitu ingin menikmati tapi harus menolaknya.


Ibu jari Alex memegang bibir bawah Nora dan perlahan mendekatkan wajahnya untuk menyentuh bibir yang berwarna pink itu. tapi tak berhasil karena Nora menolaknya.


" Aku mohon jangan seperti ini " Akhirnya keluar juga kata dari mulut emas Nora karena irit sekali berbicara untuk sekarang ini. sementara Alex dari tadi sudah memberondongnya dengan banyak pertanyaan.


Nora memegang erat ke dua tangan Alex yang masih berada di wajahnya.


" Lupakan semuanya, tolong lupakan ". pinta Nora berdiri dan menjauh dari Alex.


Alex hanya diam berdiri mendengarkan apa yang Nora ucapkan.


" Ayo kita perbaiki semuanya "


" Lupakan semuanya... semuanya " tegas Nora dengan tubuh yang agak gemetar.


Berusaha menahan sesuatu yang ingin meledak dari tubuhnya.

__ADS_1


" Pergi lah...!!! disini bukan tempat mu ".


Nora membuka pintu untuk mempersilahkan Alex keluar dari rumah nya dan menatap jauh ke depan.


Alex perlahan berjalan mendekati pintu dan menatap Nora dengan sorot mata yang kecewa. karena apa yang terjadi disini tak sesuai dengan harapan dan angannya.


" Aku akan kembali lagi " Alex memegang pintu dan tangan Nora bersamaan.


Nora menutup pintu dengan kasar.


Jakarta, Kantor Paman Yoda.


Arthur sedang menandatangani berkas kerjasamanya. Setalah mereka bertukar ide dan pendapat mengenai proyek yang akan di tangani Arthur. Maka Arthur sudah membuat keputusan.


" Baik lah, kami akan menerima dan menempati Apartemennya " ucap Alex tegas.


Setelah pertemuannya dengan Paman Yoda dan rekan bisnis barunya. Arthur dan Riza pamit untuk kembali melanjutkan pekerjaan yang belum selesai.


Mereka pun berjabat tangan dan meninggalkan ruangan Paman Yoda.


Lahan yang sangat luas untuk di jadikan tempat tinggal dan pembuatan Furnitur pun sudah di siapkan.

__ADS_1


Kali ini Arthur tidak berbicara dan meminta pendapat pada Nora tentang mereka yang akan pindah. Karena proyek sekarang yang diambilnya lebih banyak berada di sini.


" Nora pasti akan setuju " batin nya yang menunggu lift untuk membawanya ke lantai paling bawah, karena sudah di tunggu supir Paman Yoda yang akan mengantarkannya ke restoran.


__ADS_2