Cinta Tuan Alex

Cinta Tuan Alex
Bab 129


__ADS_3

" Bagaiman mungkin aku membuatmu hina dengan melakukannya lagi. banyak yang kamu pertaruhkan disini Serra. kamu wanita cantik, elegan, pintar dan berkelas serta kamu punya kelebihan yang jarang dimiliki orang pada umumnya. bisnis-bisnismu, cara kepimpinanmu.dengan itu semua kamu masih bisa mendapatkan pria yang jauh lebih sempurna daripada Alex dan aku.apa kamu tidak sayang dengan itu semua?"


" Bagaimana kalau kita menikah saja daripada berbuat seperti ini. bukannya lebih baik jadi kamu tidak perlu repot-repot lagi memintanya padaku"


Serra hanya menggelengkan kepalanya. dia sudah siap dengan apa yang akan hilang dan didapatkan untuk hidupnya kali ini.


" Jika Paman tidak bisa berhubungan intim denganku dalam keadaan sadar karena alasannya perasaan. Paman masih bisa mabuk atau meminum obat perang-sang. kalau tidak biarkan saja aku yang bekerja diatas tubuh Paman, itu tidak masalah bagiku yang terpenting aku sudah mencobanya".


Paman Yoda menelan salivanya dengan kasar saat mendengar saran Serra yang menurutnya sangat berani.


" Baiklah jika itu sudah menjadi keputusanmu. kita sama-sama lakukan supaya kamu bisa lebih yakin lagi dengan apa yang kamu inginkan.


Paman Yoda beranjak dari tempat duduknya dan berdiri meluruskan lutut dan kakinya yang terasa pegal."Ini sudah larut malam, besok kita bicarakan lagi".


" Tunggu Paman"Serra mengikis jarak antara dirinya dan Paman Yoda.


" Boleh aku melakukan sekarang?"Tanya Serra sambil memegang tangan Paman Yoda.


" Atau mau aku tuangkan wine, apa aku harus menghubungi Monica dan Adam untuk meminta obat itu atau bagaimana?"Tanyanya lagi.


Paman Yoda menggelengkan kepalanya, tidak menyetujui dengan apa yang dikatakan Serra."Aku ingin dia hadir karena kita yang menginginkannya"Tangan Paman Yoda mengelus perut rata Serra.


" Kata orang seorang pria bisa meniduri wanitanya tanpa adanya cinta karena yang dibutuhkan sembilan puluh persen hanya menggunakan nafsunya. tapi aku tidak sejahat itu, aku akan belajar untuk memcintaimu"Ucapnya lagi.


Serra berjinjit untuk meraih bibir Paman Yoda dan hanya mengecupnya dengan mata keduanya yang saling pandang dan mengunci.Paman Yoda mengangkat tubuh Serra membawanya keatas tempat tidur dan membaringkannya.Tangan Serra mulai membuka pakaian Paman Yoda begitu juga dengan Paman Yoda yang sudah terlebih dahulu membuat tubuh Serra sudah tanpa penutup bagian atasnya.

__ADS_1


Masih dengan tatapan mata yang saling mengunci. tangan Paman Yoda sudah meremas salah satu gundukan daging yang kenyal. dengan pelan dan perlahan. meremasnya secara bergantian dan sesekali memainkan tonjolan yang sudah mengeras. perlahan mata Serra berkedip dan berusaha untuk tetap membuka matanya supaya bisa menatap dengan jelas dan menikmati pemandangan indah yang berada diatas tubuhnya.


Tangan Serra pun tidak tinggal diam, dia mengalungkan kedua tangannya pada leher Paman Yoda. Sesekali dengan memberikan remasan kuat pada rambut Paman Yoda yang berada dalam genggaman tangannya akibat efek dari yang dirasakan tubuhnya akibat sentuhan yang diberikan Paman Yoda pada tubuhnya. kemudian Serra menyusuri batang leher Paman Yoda dengan ujung jamarinya. sengatan yang sangat mampu membuat Paman Yoda merinding geli dan nikmat bersamaan sambil menarik kedua sudut bibirnya keatas.


Sementara itu didalam kamar tidurnya Thalia sedang bercerita pada Thomas sambil duduk di balkon tentang perubahan sikap Mommynya dan apa saja yang sudah dilakukannya. Thomas menyimak semuanya tanpa memotong sedikit pun.


" Terus sekarang bagaimana hubungan Mommy dan Paman Yoda?"Tanya Thomas setelah Thalia menyelesaikan ceritanya.


" Ya Abang tanya Mommy atau Paman Yoda?.aku nggak tau lagi setelah kejadian itu"Jawab Thalia.


" Tadi seh waktu dimobil Mommy dan Paman Yoda bersikap biasa saja seperti biasanya tanpa aku merasakan ada perubahan pada keduanya. tapi apa mungkin aku tidak menyadarinya"Thomas berusaha mengingat lagi kejadian selama dalam perjalanannya. tapi memang tidak ada yang terlewat dan biasa saja.


" Bagaimana?"Tanya Thalia begitu fokus menatap wajah Thomas siapa tau dia menemukan sesuatu petunjuk tentang Mommy dan Pamannya.


" Aku kira " Balas Thalia.


" Sudahlah tidur, besok kita berdua berbicara pada Mommy ya"Thomas meninggalkan kamar Thalia menuju kekamarnya.


" Akh Paman "


" Akh Serra "


Teriak kenikmatan Serra dan Paman Yoda saat keduanya mencapai puncak kenikmatan bersama. dan dengan sadar mereka melakukannya.


Paman Yoda segera beranjak dari tubuh polos Serra dan langsung masuk kedalam kamar mandi.Serra kemudian segera bangun dan langsung mengambil pakaiannya yang berserakan dilantai. dengan cepat Serra memakai pakaianya hanya saja dia tidak menemukan dalaman bawahnya.

__ADS_1


" Akh bodo amat nanti saja aku mencarinya"Gumam Serra sambari membuka pintu dan keluar dari kamar Paman Yoda disaat waktu sudah menunjukkan pukul 03.45 menjelang fajar menuju kekamarnya.


Paman Yoda keluar dari kamar mandi,namun sudah tidak menemukan Serra diatas tempat tidurnya.hanya saja yang tersisa kondisi tempat tidur yang sudah sangat berantakan akibat keganasan keduanya. Paman Yoda langsung merebahkan kembali tubuh polosnya yang hanya ditutupi selimut tebalnya. Tepat sekali berada didadanya dalaman bawahannya yang tadi sempat dicari Serra kini berada dalam genggangam Paman Yoda sambil menghirup aroma yang tertinggal pada kain renda hitam dengan bentuk segitiga.


" Tetap sama seperti pertama kali kami melakukannya. aku berharap bisa mencintaimu lagi suatu saat nanti "Gumamnya lirih sambil memejamkan kedua matanya.


Keesokan paginya, Hal pertama yang mereka lakukan adalah mengajak Ale berjemur sambil bercanda, tertawa dan mengajaknya berbicara walau Ale belum mengerti dengan apa yang mereka katakan pada dirinya.


Tentu saja Mama Ina dan Opa menjadi orang pertama yang mengambil Ale dari dalam kamar Alex dan Nora. langsung membawanya kehalaman belakang karena tempat dirumahnya yang langsung mendapatkan sinar matahari pagi. dengan beberapa kursi yang sudah disiapkan untuk berjemur mereka setiap pagi.


" Ale sayang, apa tidurmu nyenyak sayang?"


" Pasti sangat nyenyak ya karena tidur dirumah Mama Ina dan Opa"


" Ataw memang kamu selalu nyenyak jika tertidur karena sudah kenyang dengan minum susu Mamamu"


Mama Ina selalu bersemangat mengajak Ale berbicara. begitu juga dengan Opa yang tidak mau kalah dengan Mama Ina.


" Nanti kalau sudah besar harus pintar seperti Daddymu. bisa membangun beberapa perusahaan hanya dalam waktu satu tahun. itu suatu pencapaian yang luar biasa. tapi jangan mengambil sifat Daddymu yang jelek dia sudah membuat kekacauan pada dua keluarga yang tadinya hidup dengan sangat harmonis berubah menjadi neraka dunia karena sudah membakar orang-orang yang ada disekelilingnya"


" Ssssstttt " Mama Ina menempelkan telunjuk pada bibirnya.


" Sudah lupakan Opa mari kita berdoa semoga tidak terjadi lagi pada kehidupan cucu-cucu kita kelak"Pinta Mama Ina.


" Iya perbuatan Alex yang pertama dan terakhir bagi keluarga kita. Alex benar-benar sudah mengikat Nora karena rasa cinta yang dimilikinya".

__ADS_1


__ADS_2