
" Iya "
" Apa bisa minta waktunya sebentar ada yang mau Paman bicarakan "
" Hei Paman Yoda, kenapa berdiri di situ ? masuk lah !! " ajak Thalia.
" Tidak Tha, Paman hanya perlu bicara berdua saja dengan Anora ".
" Baik lah Paman . tapi hanya sebentar "
" Iya ... Iya, hanya sebentar janji "
Paman Yoda menautkan jari kelingkingnya dengan jari kelingking Thalia.
Anora hanya tersenyum.
Paman Yoda dan Anora memasuki ruangan yang cukup luas.
Anora begitu terpukau dengan designnya.ada beberapa lukisan yang terlihat seperti nyata. serta beberapa patung yang sangat berkarakter.
" Kita bicara sambil berdiri saja. kau bisa melihat - lihat yang lainnya yang ada di ruangan ini " ucap Paman Yoda manis.
" Iya Paman, Maaf bila saya tak sopan. tak apa kita bisa bicara sambil duduk Paman " Anora merasa tak enak hati.
" Tidak apa - apa Anora, santai saja "
" Baik lah Paman " Nora berdiri di dekat patung harimau dengan taring yang sangat tajam.
" Apa boleh saya menyentuhnya ??" tanya Anora menatap Paman Yoda.
" Sentuh lah !" Paman Yoda mendekat ke arah Nora sedikit mengikis jarak diantara mereka.
Deg
Deg
__ADS_1
Melihat Paman Yoda dari dekat membuat jantungnya bekerja lebih cepat.
" Hei jantung jangan seperti ini " batin Anora masih menatap Paman Yoda.
" Aww "
Lamunan indah Anora seketika berganti dengan rasa sakit karena pipinya di cubit gemas Paman Yoda.
" Pa - man " ucap Anora gugup.
" Kenapa melamun "
" Akh tidak "
" Oh ya, Tadi Paman mau bicara apa ?? "
" Begini, Kamu lagi cari perusahaan buat magang?? Masuk Perusahaan Paman ajah ??Kalau merasa tak enak dengan teman - teman mu. bawa dua - tiga temen mu magang juga tapi yang bertanggung jawab ya " ucap Paman Yoda menawarkan bantuannya.
" Paman dengar dari Thomas nilai - nilai mu bagus "
"Kamu bisa menempati posisi sekertaris"
" Biar bisa lebih dekat "
Otak Anora langsung merespon ucapan terakhir Paman Yoda. " apa maksud nya coba?" batin Anora.
" Bagaiman Anora ???"
Begitu panjang lebar apa yang katakan Paman Yoda padanya. sampai - sampai Anora harus mencerna dengan baik setiap kalimat - kalimatnya.
" Terima kasih Paman sebelumnya "
" Tapi mohon maaf beri waktu untuk saya berpikir. bagaimana pun saya ingin mendapatkan tempat magang yang sesuai dengan ilmu - ilmu yang saya dapat kan ".
" Baik lah terserah pada mu "
__ADS_1
" Tapi Paman akan bangga sekali bila ada mahasiswi cantik dan pintar magang di perusahaan.
" What cantik ? apalagi ini ?" batin Anora dan pikirannya selalu cepat merespon kalau membicarakan ketertarikan.
" Iya Paman terima kasih "
" Kalau sudah tak ada yang dibicarakan lagi. saya permisi "
" Baik lah, Paman antar ke kamar mu. Ayo!! " sebelum Anora menolaknya, Paman Yoda langsung memegang kedua bahu Anora dari belakang dan agak sedikit mendorong tubuhnya berjalan keluar dari ruangan menuju kamarnya.
" Paman Saya ke kamar Thalia "
" Baiklah kita belok "
" Sudah sampai "
Paman Yoda belum melepaskan kedua tangannya.
" Baik lah Paman, Terima kasih "
Anora akan berjalan melepaskan diri dari tangan Paman Yoda.
" Tunggu "
Sebelum Anora membalikkan tubuhnya,
Cup
Paman Yoda sudah mencium kepalanya dari belakang.
Hah
Mulut Anora terbuka dengan sempurna mendapatkan ciuman dari paman Yoda walaupun hanya di kepala bagian belakangnya.
" Selamat malam Anora, mimpi indah " ucap Paman Yoda setengah berbisik di dekat telinganya.
__ADS_1
Anora hanya menganggukkan kepalanya saja tanpa menoleh ataupun melihat Paman Yoda.