Cinta Tuan Alex

Cinta Tuan Alex
Bab 85


__ADS_3

Surabaya, Hotel X.


Di dalam kantornya, Alex sedang menerima tamu dari team pengacara yang menangani kasus Nora. Mereka membawa kabar yang sangat dinanti oleh Alex khususnya. Kabar yang sangat menggembirakan karena Mungkin dalam waktu dekat Nora sudah bisa dibebaskan setelah putusan pengadilan Dan untuk Thomas sendiri tidak akan ditahan karena pihak keluarga Korba akan berdamai dan tidak akan melaporkan Thomas.


Setelah selesai Alex dan Bima merayakannya dengan suka cita. bagaiman tidak Nora yang akan segera melahirkan bisa dengan tenang dalam proses persalinan nanti.


" Bim, jangan lupa jemput Thalia " Ucap Alex mengingatkan Bima.


" Siap Bos, masih ada waktu lima belas menit lagi " Tutur Bima.


Mereka kembali mengerjakan pekerjaannya masing - masing. sampai Bima meninggalkan meja kerjanya untuk menjemput Thalia ke bandara.


Sementara Alex mengirimkan pesan pada Anora kalau nanti dia akan membawa Thalia ke rumahnya.


Kediaman Alex.


" Sayang, Alex akan membawa Thalia kesini. tapi Alex tidak bilang kapan?" Ucap Paman Yoda setalah membuka ponsel Ano dan membaca pesan yang dikirimkannya.


Ano menghampiri Paman Yoda setelah selesai membereskan kamarnya.


" Thalia mau di bawa kesini? Paman harus pulang!,aku nggak mau kalau Om Alex dan Thalia tau ada Paman disini"Tanya Ano panik.


" Biarkan mereka tau, memangnya kenapa? Apa salahnya dengan kedekatan kita? Alex sepertinya sudah paham yang terjadi antara kita" Ucap Paman Yoda agak kecewa karena Ano menyuruhnya pulang. sedangkan dia sudah rela meninggalkan pekerjaannya untuk bisa datang kesini menemuinya.


" Paman, Hubungan ku dan Thalia kurang baik semanjak kejadian Mama dan Om Alex. masa sekarang Thalia harus tau kedekatan kita?" Ano masih enggan untuk di ketahui orang lain tentang hubungannya dengan Paman Yoda apalagi Thalia dan Om Alex.


Paman Yoda menatap Anora dengan intens dangan senyum yang sangat lebar.


Hotel X.


Thalia sudah berada di dalam kamar hotel milik Daddy nya. karena masih harus menunggu Alex menyelesaikan dulu pekerjaannya.


Dia membuka ponselnya dan langsung mengabari Serra dan Thomas kalau dirinya sudah sampai di Surabaya dan sekarang berada di dalam kamar hotel Daddy nya.


Thalia merebahkan tubuhnya di kasur yang sangat empuk. menggoyangkan kedua kakinya yang menggantung sambil bersenandung lagu kesukaannya sampai tak terasa kedua matanya begitu saja terpejam.


Cklek


Suara pintu kamar yang terbuka tidak sedikit pun menggangu tidurnya Thalia.


Alex baru sampai dan langsung disuguhkan pemandangan Putri cantiknya sudah tertidur pulas masih dengan posisi kaki yang menggantung.


Kemudian Alex membetulkan posisi tidurnya Thalia supaya lebih terasa nyaman dan tidak merasakan sakit di tubuhnya saat nanti sudah terbangun dari tidurnya.


Keesokan paginya Alex sudah terlebih dahulu bangun dan sudah dalam penampilan yang sangat rapi seperti biasanya.


Dia meminta pada pegawai hotel untuk dibawakan ke kamarnya beberapa menu makanan untuk sarapan mereka.


Drrrttt


Drrrttt


Alex melihat layar ponselnya dan tertera nama yang memanggilnya Paman Yoda.

__ADS_1


" Iya Paman " Jawab Alex.


" Aku sekarang lagi menemani Ano di rumah mu dan untuk beberapa hari akan tinggal disini. bawa lah secepatnya Thalia aku sudah merindukan anak itu " Ucap Paman Yoda panjang lebar.


" Baiklah aku akan bawa Thalia nanti siang kesana dan meninggalkan bersama Paman dan Anora. Aku akan kerutan lagi menemui Nora " Ucap Alex dan langsung memutus sambungan telponnya setalah tidak ada jawaban apalagi dari lawan bicaranya disana.


Thalia merasa terganggu dalam tidurnya saat mendengar ponsel Alex berbunyi. dan dia dapat mendengar apa yang di katakan oleh Alex. kemudian dia bangun dan menyandarkan kepalanya pada kepala tempat tidur.


" Paman Yoda disini Dadd? Tante Nora di Rutan, Maksudnya apa? terus Anora apalagi Dadd? " Thalia memberondong Alex dengan banyak pertanyaan yang sama sekali tidak dia ketahui dan mengerti.


" Udah bangun sayang " Ucap Alex ikut duduk bersama Thalia.


Kemudian Alex menceritakan semuanya tentang apa yang sudah terjadi pada Nora selama ini. dengan sangat detail tidak ada yang terlewati satu pun. termasuk Thomas dan Serra didalamnya.


Begitu pun dengan Paman Yoda dan Anora yang baru diketahuinya. tapi Alex tidak ingin mencampuri apa yang mereka lakukan selama punya tanggung jawab tidak masalah.


Setelah mengetahui semua ceritanya, ada rasa haru ketika Alex menyebut Nora dengan begitu memujanya. Dia ingin belajar mengenal Nora setelah menjadi istri Daddy nya dan memperbaiki hubungannya dengan Anora yang sempat rusak karena kejadian orang tua mereka.


" Baiklah Dadd, aku bersiap" Thalia langsung menghilang ke kamar mandi dengan langkah seribunya.


Alex hanya menggelengkan kepalanya saja.


Kemudian tidak lama salah satu pegawainya datang mengantarkan makanan untuk sarapan mereka.


Beberapa menit berlalu, Thalia sudah keluar dari dalam kamar mandi sudah dengan penampilannya yang rapi.


" Ayo kita sarapan, setelah ini kita jalan ke rumah Daddy " Alex mengajak Thalia untuk sarapan bersama.


" Dadd " Thalia duduk di depannya.


" Bukan Dadd, boleh aku ikut Daddy bertemu Tante Nora?" Tanya Thalia berharap Daddy tidak menolaknya.


" Kamu serius mau ikut Daddy? " Tanya Alex memastikan apa yang menjadi keinginan dari Thalia.


" Iya aku mau menemui Tante Nora"Jawabnya dengan yakin.


" Baiklah jika kamu yakin, Daddy akan mengajakmu bersama Daddy. pasti Tante Nora akan senang dikunjungi sama Thalia"Ucap Alex terharu karena Thalia sudah mau untuk bertemu dengan Nora.


Thalia hanya mengangguk dan melanjutkan lagi sarapannya sampai selesai.


Setelah selesai dengan sarapannya, Alex seperti biasa membawa makanan untuk Nora, buah - buahan dan minuman sehat.


" Dadd, biarkan Tha yang bawa. apa ini cukup Dadd buat Tante Nora makan?. bukannya perempuan hamil itu suka makan banyak Dadd? Nanti kita beli lagi Dadd buat nambah semuanya supaya jadi banyak " Ucap Thalia semangat. seolah dia melupakan sakit hatinya selama ini karena perbuatan mereka.


" Ini sudah cukup sayang, besok Daddy bisa bawakan lagi" Ucap Alex senang melihat pehatian yang di tunjukkan Thalia.


" Ikut lagi ya Dadd " Pinta Thalia berharap bisa bertemu dengan Nora padahal ini saja mereka belum berangkat.


Mereka meninggalkan Hotel menuju rumah Alex yang sudah di tinggali Anora dan Paman Yoda.


" Serius Dadd, Paman Yoda dan Kak Ano?"Tanya Thalia saat sudah berada didalam mobil yang dikendarai Alex.


" Kelihatannya seperti itu sayang" Jawab Alex.

__ADS_1


" Kak Ano kan masih sangat muda Dadd, sedangkan Paman udah sangat tua Dadd" Ucap Thalia tertawa saat bilang jika Pamannya sudah tua.


Alex pun ikut tertawa menertawakan Pamannya yang suka sama daun muda.


" Mungin Kak Ano bisa memberikan rasa nyaman pada Paman " Alex hanya berbicara kemungkinannya saja.


" Iya Dadd, nanti aku tanya langsung Paman dan Kak Ano nya " Ucap Thalia cekikikan.


Sementara Alex ikut tertawa sambil fokus dengan mobil yang dikendarainya.


Setelah melewati pos penjagaan, mobil yang dikendarai Alex sudah berada di halaman rumahnya. kemudian Alex mematikan mesinnya.


Mereka berdua keluar dari dalam mobil dan langsung menuju pintu utama.


Tok


Tok


Alex mengetuk pintu setalah memegang handle pintunya dan ternyata di kunci.


Paman Yoda yang mendengar ketukan dari arah pintu utama segera melangkahkan kaki panjangnya.


Cklek


Terdengar suara kunci pintu yang dibuka dari dalam kemudian menarik kedalam handle nya.


" Paman " Thalia langsung menghambur kedalam pelukan Paman Yoda.


" Tha sayang " Paman Yoda pun memeluk erat tubuh Thalia.


" Kangen " Ucapnya.


" Alex " Paman Yoda melepas pelukannya pada Thalia. dan berakhir menjabat tangan Alex.


Alex hanya tersenyum sembari berjabatan dengan Paman Yoda.


Mereka kemudian duduk di kursi ruang tamu.dan Paman Yoda sudah menyiapkan beberapa minuman dan makanan di atas meja untuk mempermudah kerjanya.


Sementara Anora yang masih berada didalam kamar dipenuhi dengan kegelisahan sejak mendengar suara berisik dari luar.


" Pasti Thalia dan Om Alex sudah datang, bagaimana ini? Paman Yoda pake segala nggak mau pulang " Rutuknya sendiri.


Sepuluh menit sudah dengan menarik nafas dan membuangnya untuk menghilangkan rasa gugup didalam hatinya.


Perlahan Anora keluar dan tepat sekali matanya beradu pandang langsung dengan Thalia dan Om Alex.


" Kak Ano " Thalia berlari kearahnya dan langsung memeluknya.


Untung saja sikap Thalia seperti ini setidaknya bisa untuk menutupi perasaannya saat ini.


Ano membalas pelukan Thalia sembari mengusap punggungnya.


Thalia membawa tangan Ano untuk ikut duduk bergabung dengan mereka. Tapi sebelum bokongnya menyentuh kursi pergerakan Ano di tahan oleh Thalia masih harus berdiri. kemudian dia meminta Pamannya untuk berdiri dan menghampiri Ano. jadilah mereka berdua berdiri berdampingan.

__ADS_1


" Emm serasi sih. Paman nih yang beruntung dapetin Kak Ano " Goda Thalia dengan kedua tangannya berada pinggangnya.


" Iya kan Dadd?" Minta pendapat sama Daddy nya dengan memegang lengan Daddy nya.


__ADS_2