
Paman Yoda yang semalam tidak bisa tertidur pun kini sudah berada di dapur lebih tepatnya dimeja makan sudah berpenampilan rapi. karena hari ini dia akan kembali ke Jakarta setelah berbicara dengan Anora. Apapun nanti hasilnya dia akan berusaha untuk bisa menghormati keputusan Ano. tidak mungkin juga dia memaksakan perasaannya pada Ano karena nantinya pasti tidak akan baik.
" Pagi Nora, Alex " Sapa nya sudah dengan segelas kopi di depannya saat melihat Alex dan Nora bersamaan keluar dari dalam kamar.
" Pagi Paman " Balas keduanya bersama berjalan ke arah Paman Yoda kemudian ikut bergabung dengannya.
" Paman hari ini balik ke Jakarta"ucapnya memberitahukan rencana.
" Apa ini ada hubungannya dengan Ano?"Tanya Alek dengan menatap intens wajah Paman Yoda dan Nora bergantian.
" Bohong kalau Paman bilang tidak ada.karena pada kenyatannya perkataan Ano semalam bisa sangat berpengaruh.tapi memang ada pekerjaan yang tidak di handle asisten - asisten Paman "Jawab Paman Yoda jujur dengan segala kegundahannya.
" Maaf Paman bila Anora sudah menyinggung Paman!" Nora membuka suaranya meminta maaf.
Alex mengusap punggung Nora dengan lembut memberikan dukungannya apapun nanti keputusan Ano.
" Iya Nora tidak apa. saya akan coba bicarakan lagi dengan Ano sebelum saya balik ke Jakarta.
Alex dan Ano mengangguk mengiyakan.
Anora pun sama tidak bisa tidur semalaman karena dia memikirkan kembali setiap ucapannya. dengan wajah sembabnya dia keluar dari kamarnya sudah dengan pakaian rumahannya.
" Selamat Pagi semuanya " Sapa Anora menyapa Alex, Nora dan Paman Yoda dan duduk disampingnya Nora.
Semua menoleh ke arah Anora dengan saling menautkan alisnya.
" Selamat pagi Ano "
" Selamat pagi Sayang "
Ucap ketiganya menyapa Ano kembali.
Nora sudah dapat memastikan jika keadaan Ano tidak dalam keadaan baik.
" Makan dulu sarapannya, biar kamu tidak lemas seperti ini "Goda Nora tersenyum.
__ADS_1
Ano mengangguk kemudian dia memakan sarapannya dengan perlahan tanpa menghiraukan Paman Yoda yang selalu menatapnya dengan penuh cinta.
Alex terlebih dahulu selesai dengan sarapannya kemudian pamit untuk masuk kedalam kamar mempersiapkan keperluan yang akan dibawanya ke rumah sakit.
Setelah semuanya lengkap dimasukkan kedalam tas yang cukup besar untuk berjaga-jaga saja bila diperlukan.
Nora melihat Paman Yoda yang ingin berbicara dengan Ano. lalu dia pamit juga untuk menyusul Alex kedalam kamar membiarkan mereka untuk menyelesaikan masalahnya.
" Paman ingin berbicara serius dengan Ano,apa bisa kita keruang tengah?" Tanya Paman Yoda.
Ano menatap wajah Paman Yoda dengan serius kemudian Ano pun mengangguk mengiyakan.
Mereka berjalan beriringan keruang tengah.kemudian mereka mendaratkan bokongnya masing - masing ke atas keatas kursi.
" Paman ingin menanyakan kembali tentang lamaran Paman dan hubungan kita.Apa kamu serius dengan ucapan mu semalam?"Tanya Paman Yoda.Walau pun pengalamanya sudah banyak dengan perempuan diluar sana. tetap saja bila menghadapi perempuan yang sangat dicintainya akan terasa berbeda apalagi bila perasannya tidak berbalas. rasa sakit tentunya iya sangat dirasakannya.akan tetapi dia masih untuk bisa menyimpannya dengan rapat dan rapi. karena tidak ingin merusak citra nya sendiri sebagai pengusaha yang sudah sangat sukses.
" Iya Paman aku sangat serius dengan ucapan ku semalam " Jawab Ano jujur sembari menundukkan kepalanya. karena diapun tidak ingin menyeret Paman Yoda dengan rasa takutnya akan suatu hubungan.
Biarlah dia melepaskan nya pergi supaya bisa menemukan perempuan yang bisa diajaknya untuk berkomitmen dan membina lagi rumah tangganya.
" Baiklah sudah sangat jelas semuanya.Paman hari akan balik ke Jakarta.jaga dirimu baik -baik " Ucap Paman Yoda dengan menghembuskan nafasnya dengan kasar.lalu Paman Yoda berjalan meninggalkan Ano yang tidak bersuara apapun lagi.
" Paman Balik sekarang, tapi mungkin akan mampir ke hotel mu dulu"Ucapnya dengan menjabat tangan Alex dan Nora.
" Maafkan Anora " kini Alex yang meminta maaf untuk Anora.
" Tidak masalah, itu sudah hal biasa untuk para lelaki " Ucap Paman Yoda menyembunyikan hatinya yang terluka dengan senyum tipis di bibirnya.
" Kalian mau kemana sudah rapi ?" Tanya balik Paman Yoda.
" Kami akan ke dokter untuk periksa Nora"Jawab Alex.
" Jaga kesehatan dan anak kalian " Ucap Paman Yoda seraya melangkahkan kakinya menuju pintu utama dimana sudah ada mobil yang menunggunya.
" Iya Paman hati - hati " Alex dan Nora melihat mobil yang sudah membawa Paman Yoda menjauh dari rumahnya.
__ADS_1
Sedangkan Anora masih duduk ditempatnya semula. tidak ada kata perpisahan yang terucap selain penolakannya terhadap lamarannya Paman Yoda.
Perasaan sedih, kecewa, terluka bahkan bahagia pun bercampur jadi satu sehingga dia tidak bisa mengekspresikan apa yang sedang dirasakannya saat ini.
" Sayang " Nora menghampiri Ano yang masih tidak bergeming dari tempatnya.
" Semua akan menemukan jalannya bila Paman Yoda yang terbaik untuk mu"Ucap Nora mengelus lengan Ano dan mengajak Alex untuk segera berangkat karena Bima yang sudah hampir sampai kerumahnya.
Alex dan Nora meninggalkan rumah menuju rumah sakit sedangkan Anora hanya diam tidak mampu untuk menyuarakan isi hatinya.
Untuk menangis lagi pun sudah tidak sanggup. ini hal pertama yang dirasakannya jatuh cinta dan patah hati disaat yang bersamaan karena ulahnya sendiri dengan ketakutan akan sebuah hubungan bila tidak berjalan dengan baik.
Tok
Tok
Ano menoleh kearah sumber suara dengan langkah yang gontai.
Cklek
Ano membuka pintunya, dengan air yang sudah berjatuhan dikedua pipinya.
" Papa " Ano langsung memeluk Arthur dengan meluapkan segala perasannya.
" Hei kenapa " Tanya Arthur mengelus punggung Nora dan membawanya masuk tanpa melepaskan pelukannya.
Ano bisa mencurahkan segala rasanya dengan leluasa pada Arthur ketimbang pada Nora. karena Ano sangat memposisikan dirinya seperti Arthur yang di khianati oleh Nora dan Nora yang lebih memilih hidup dengan orang yang sudah membuat rumah tangganya hancur dan menyisakan rasa takut akan sebuah hubungan dalam dirinya.
Arthur tidak bertanya lagi kenapa dan ada apa dengan Ano sehingga membuatnya terisak seperti ini. dia membiarkan Ano untuk bisa memenangkan hati dan pikirannya. Bila sudah dirasa baik dengan suasana hatinya pasti dengan sendirinya dia akan bercerita padanya.
Sementara Paman Yoda sudah berada didalam kamar hotel milik Alex. dia duduk dengan ditemani segelas wine yang sudah dipesannya.
Dia yang lebih dulu ingin mengerjai Ano malah sekarang dia sendiri yang kena batunya dengan perasaan yang sudah sangat dalam untuk Anora. yang sudah membuat rasa nyaman dalam menjalani hari - harinya. yang begitu mempengaruhi cara kerja otaknya. sudah terbiasa dengan keberadaannya.
" Anora Patricia Johnson " kamu sudah membuatku hati ku patah sangat patah.
__ADS_1
" Aku tidak mempersiapkan diri sebelumnya dengan segala kemungkinan yang ada tentang hubungan kita sehingga aku benar-benar terjatuh kedalam dasar jurang "
" Anora Patricia Johnson " Aku sengat mencintaimu.