Cinta Tuan Alex

Cinta Tuan Alex
Bab 47


__ADS_3

" Jadi Thomas sudah tau "


" Bagaimana dengan Serra, Thalia ??? "


Tapi Nora tidak bertanya, Bagiamana Arthur dan Ano bila sudah mengetahui ini??. Nora lupa, dia punya keluarga yang juga akan merasakan hal yang sama seperti Mereka yang sudah dia sakiti bahkan mungkin bisa merasa lebih sakit dari mereka.


Nora begitu panik dengan keadaan tidak aman dan nyaman seperti ini. rasanya ingin cepat besok pagi supaya bisa bertemu Alex dan membicarakannya. tentunya setelah Arthur berangkat ke kantor dan Ano berangkat ke kampus.


Kediaman Alex.


Sudah sangat malam Serra pulang ke rumah. mungkin penghuni yang lain sudah tertidur.


Setelah sampai depan kamarnya, Serra melihat ke arah ruang kerja Alex dengan lampu yang agak redup. Dia yakin Alex akan tidur disana.


Perlahan Serra membuka pintunya. Masuk ke dalam kamarnya dengan langkah gontai. mendekati tempat tidurnya. langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur. menatap ke atas langit - langit sambil meneteskan air matanya.


Thomas yang melihat keadaan ini sungguh sangat mengiris hatinya. dengan penuh emosi Thomas menonjok tembok disampingnya.


Rasa sakit yang di rasakannya tak akan sebanding dengan apa yang di rasakan Mommy nya.


" Aku janji akan selalu membuat Mommy bahagia dan kembali tersenyum " gumam Thomas.


Apartemen Alex.


Cklek


Alex membuka pintu apartemennya. Mereka langsung saling memeluk.


" Aku mencintai Mu " ucap Alex sambil mengecup setiap inci wajahnya dan meletakkan tasnya di sembarang tempat.


Nora masih diam tak membalasnya.


" Sangat - sangat mencintai Mu " ucap Alex sungguh - sungguh.


" Cinta apa yang kita bicarakan ???"


" Cinta macam apa yang dengan tega membuat semua orang menderita "


Nora menangis sejadi - jadinya, memukul dada Alex dan memegang erat jas yang di pakainya.


" Lihat Aku ??? " pinta Alex dengan mata yang berkaca - kaca dan memegang kedua bahu Nora.


" Aku sungguh mencintai, sangat mencintai Mu " ucap Alex mengusap air mata yang masih menetes di pipi Nora.

__ADS_1


" Tak ada yang salah dengan cinta yang kita rasakan "


" Tapi aku akui kalau kita sudah berbuat salah kepada mereka "


" Tapi aku juga ingin egois, ingin memiliki Mu"


" Aku akan segera berpisah dengan Serra"


Praaangg


Dengan sekuat tenaga Nora mendorong tubuh Alex sehingga dia terjatuh menyenggol meja kaca yang ada di depannya.


" Aku tidak pernah mencintai Mu " Teriak Nora mendekat ke arah Alex dan memegang kuat kerah kemeja yang di pakainya.


" Aku hanya mencari kepuasan, Hanya kepuasan "


" Dengan kan itu baik - baik, Tuan Alex " Nora melepaskan pegangannya dengan mendorong lagi tubuh Alex.


Nora dengan cepat mengambil tasnya yang di tergeletak di sudut ruangan dan berjalan kearah pintu hendak pergi.


Melihat hal itu sontak saja membuat Alex bangun dan berlari menangkap lengan Nora dan memeluknya.


" Tak akan ku biarkan kamu meninggalkan ku".


" Biarkan aku pergi. karena aku tak mencintai mu Lex "


" Asalkan kamu tetap berada di sisiku "


Plak


Plak


Plak


Plak


Nora menampar wajah tampan Alex terus - terusan. walau untuk tamparan pertama Alex merasa panas dan perih di pipinya Tapi makin kesini tamparannya tak bertenaga.


" Kamu gila "


" Iya aku gila karena mu "


" Aku menggilai mu "

__ADS_1


Dengan brutal Alex mendorong tubuh Nora ke atas meja makan. sambil terus mengecup semua yang bisa di gapai nya.


" Lepas Lex "


" Jangan lakukan lagi !!!"


" kalau tidak aku akan membenci - "


" Emmmpphh " masih dengan kasar Alex melakukannya.


Terus memberikan remasan - remasan kasar pada tubuh Nora.


" Tolong hentikan " Nora menggigit bibir Alex yang sedang berada di atas bibirnya.


" Awww " Alex meringis menahan sakit di bibirnya yang sudah mengeluarkan darah.


Tanpa pemanasan lagi Alex langsung melakukan pekerjaan intinya.


" Akh " rasa sakit dan nikmat yang datang hampir bersamaan. membuatnya mengeluarkan suara yang membaut Alex bekerja lebih giat lagi.


Alex mengusap air mata yang masih membasahi pipi Nora, mencium kedua matanya dengan cukup lama.


" Eugh " perlahan tapi pasti Nora begitu menikmati dan menggilai permainannya, Begitu terbuai dengan sentuhan - sentuhannya dan membuat larut mengikuti irama gerakkannya.


Sudah beberapa jam berlalu tapi suara - suara erotis belum selesai juga terdengar dari dalam kamar mereka. " Eugh " pencapain yang ke empat kali bagi keduanya.


" Aku sangat mencintai Mu " ucap Alex menatap intens wajah Nora.


Mendengar kata cinta dan mendapatkan tatapan seperti itu membuat Nora memejamkan kedua matanya.


Setelah ritualnya selesai Alex mengambil makanan yang di bawanya tadi dan meletakkannya di meja dekat Nora.


" Cinta "


" Cinta "


Namun Nora tak bergerak dari tidurnya.


" Hei cinta "


" Cinta "


Alex mengguncang - guncang tubuh Nora tapi tetap Nora tak bergerak.

__ADS_1


Alex meletakkan jari telunjuknya di hidung Nora dan masih bisa merasakan nafas nya.


" Pingsan " gumamnya dan mengambil ponsel dari saku jas nya.


__ADS_2