Cinta Tuan Alex

Cinta Tuan Alex
Bab 119


__ADS_3

" Kalau bisa diusahan ambil penerbangan pagi. Nanti Mama Ina jelaskan jika kalian sudah sampai dibandara. karena Mama Ina yang akan menjemput langsung "Tambahnya lagi.


Alex pun tidak banyak bertanya ini itu.dan mungkin benar memang ada yang penting sampai Mama Ina sendiri yang mau turun tangan tanpa melihat kesalahannya.


" Iya Mama Ina, akan kami usahankan"Jawab Alex.


" Ya sudah, Terima kasih Alex. Mama Ina matikan ya telponnya" Ucap Mama Ina tanpa menunggu jawaban dari Alex lagi langsung mematikan sambungan telponnya.


Alex langsung menghubungi Bima untuk memesankan tiket untuk dirinya dan Serra ke Malaysia dengan penerbangan pertama.Tidak butuh waktu lama Bima sudah mengirimkan pesan lewat ponsel canggihnya.dan Alex juga meminta Bima untuk mengantarnya ke Bandara besok pagi.


" Bima memang selalu bisa diandalkan"Ucap Alex seraya meletakkan kembali ponselnya diatas nakas. kemudian dia menghampiri Nora yang sudah terduduk di pinggran tempat tidur yang masih dengan balutan selimutnya. "Kita akan pergi kemana?"Tanyanya.


" Kita akan ke Malaysia kerumah Mama Ina dan Opa. tapi Mama Ina tidak bilang kenapa meminta kita datang kesana? nanti katany setelah sampai dibandara kita akan dijemput Mama Ina sekalian menjelaskannya"Jawab Alex.


" Jam berapan kita berangkat?"Tanya Nora sambil berdiri untuk menyiapkan keperluannya.


" Kita penerbangan pertama sayang, jam 08.45,Aku yang akan menyiapkan keperluan kita dan Ale Cinta. sekarang kita lanjutkan lagi yang tadi"Jawab Alex dengan langsung menggendong tubuh Nora dan membawanya berbaring di tempat tidur dan mengulangi adegan yang enak-enak sampai sudah tiga ronde baru mereka menyudahinya dan mereka pun melanjutkannya dengan tidur walau hanya tersisa waktu sebentar tapi mereka bisa memanfaatkannya dengan baik.


Keesokan paginya.Alex disibukkan dengan berkemas mulai dari keperluan Ale,dirinya dan Nora.Khusus untuk Nora,Alex tidak lupa juga memasukkan beberapa model wig yang biasa dipakainya saat bepergian.sementara Nora hanya memandikan Ale saja dan tentunya dirinya juga.


Alex dan Nora serta Ale yag berada dalam gendongan Alex kini berada dalam mobil yang dikendarai Bima. mereka bertiga duduk dikursi bagian belakang.


" Bim, aku tidak tau berapa lama di rumah Opa.jadi aku serahkan semua urusan pekerjaan lapangan padamu. semua meeting kalau memang bisa zoom tolong lah kamu atur ya. kalaupun tidak aku harap kamu bisa mengatasinya. kalau sekiranya bisa aku handle jangan sungkan untuk memberitahu aku. dan minta tolong sesekali datang ke rumah ya atau kamu meminta OB Hotel untuk membersihkan dan merapikan rumah. tapi langsung kamu bayar ya nanti saya transfer uangnya"Alex berpesan panjang lebar pada Bima seakan tidak bisa berkomunikasi lewat ponsel saja. seperti mereka mau pergi kepedalaman atau hutan sekalian yang tidak ada sinyal atau apalah yang bisa dijadikan alat komunikasi. sampai Bima dibuat menggelengkan kepala karena keanehan Bosnya yang sekarang seperti emak-emak komplek.


" Iya Baik Pak Bos,siap laksanakan. Apa Ibu Nora juga mau menyampaikan sesuatu pada saya?" Tanya Bima menatap Alex dari kaca spionnya seolah sedang mengejek.


Nora hanya tertawa menanggapi pertanyaan Bima sedangkan Alex fokus menatap Ale yang tertidur pulas dalam gendongannya.

__ADS_1


Tidak terasa mereka sudah sampai dibandara. Alex menyerahkan Ale pada Nora. karena Alex membantu Bima membawa barang bawaan mereka sampai masuk kedalam bandaranya dan tidak lupa mengirimkan pesan pada Mama Ina jika diperkirakan mereka akan sampai dibandara Malaysia jika tidak ada halangan sekitar pukul 12.30.


Setelah menempuh waktu penerbangan hampir tiga jam lamanya kini mereka sudah sampai di bandara Malaysia. untungnya selama didalam pesawat Ale tidak rewel sama sekali malah terlihat menikmati perjalanan pertamanya.


Alex membawa semua barang bawaannya dan keluar dari bandara. mereka berniat akan duduk santai terlebih dahulu sambil menunggu Mama Ina. tapi ternyata Mama Ina yang sudah sampai duluan disana menunggu kedatangan mereka.


" Alex, Nora " Panggil Mama Ina seraya melambaikan tangannya pada mereka.


Alex dan Nora saling memandang karena bukan hanya sosok Mama Ina yang ada disana melainkan ada juga satu sosok laki-laki yang sudah paruh baya juga tidak berbeda jauh dari Mama Ina sedang duduk disebelah Mama Ina yang berdiri.


" Papa " Gumam Alex lirih yang masih bisa didengar Nora.


" Ayo Cinta " Alex mengajak Nora untuk menghampiri dua orang paruh baya yang berada tidak jauh dari hadapannya.


" Mama Ina "


Baik Mama Ina maupun Alex saling memeluk melepaskan rindu yang mereka rasakan. karena sudah lama mereka tidak bertemu karena ada masalah yang Alex ciptakan sehingga membuat semuanya menjauh.


Sedangkan Nora membungkukkan sedikit badannya sebagai penghormatan pada laki-laki paruh baya yang dipanggil Papa oleh suaminya.dan sungguh sangat tidak disangka Papa nya Alex yang biasa orang terdekatnya memanggil dengan sebutan Opa tersenyum dan mendekatinya.


" Apa ini cucu ku?" Tanya Opa sambil menunjuk pada gendongan Nora.


" I-iya... "


" Papa, Cinta "Sambar Alex dengan membawa Mama Ina mendekat ke arah Nora dan Papanya.


Nora menatap Opa tanpa berani mengucapkan yang baru saja dia dengar karena dia tidak mau lancang sebelum mendapatkan izin dari orangnya langsung.

__ADS_1


Mama Ina dan Alex pun ikut menatap laki-laki paruh baya tersebut.


" Papa untuk mu dan Alex. Opa untuk cucu kecil ku"Ucap Opa haru seraya mengangakat kedua tangannya meminta Nora untuk meletakkan Ale yang sedang tidur kedalam gendongannya.


" Dan itu kamu bisa memanggilnya Mama Ina"Tunjuk Opa kearah Mama Ina yang sedang dirangkul oleh Alex.


Mama Ina dan Nora pun saling memeluk erat untuk pertama kalinya. Mereka begitu terharu dengan situasi sekarang ini,sampai Mama Ina sudah meneteskan air mata bahagianya. dengan senang Nora memberikan Ale dalam gendongan Opanya dengan mata yang berkaca-kaca.


" Siapa nama cucu kecilku ini?" Tanya Opa seraya mengelus pipi embulnya.


Nora melirik kearah Alex, membiarkan Alex yang memberitahukannya.


" Aleysa Damian Diaz " Jawab Alex dengan rona bahagianya.


" Nama yang cantik seperti orangnya ya"Balas Opa dengan terus menatap cucu yang untuk pertama kali dilihatnya.


Mama Ina mengajak Alex dan Nora serta Opa yang masih kuat menggendong Ale yang untuk masuk ke salah satu restoran yang sudah dipesannya beberapa jam yang lalu.


Setelah mereka masuk keruang VIP restoran itu.Mereka memesan beberapa menu makanan dan minuman pada pelayan yang sudah berada dalam ruangan mereka.


" Berikan Aleysa pada ku jika tanganmu sudah merasa pegal!!" Ucap Mama Ina sambil mengintip Aleysa yang tidak terganggu tidurnya dengan suara mereka.


" Bilang saja jika kamu juga mau menggendongnya!!"Balas Opa menggoda Mama Ina.


" Iya karena aku juga ingin merasakan menjadi seorang nenek yang baik dan seutuhnya dengan ikut menggendong cucuku!! Timpal Mama Ina sambil menaik turun kan kedua alisnya.


Alex dan Nora pun ikut tertawa bahagia melihat pemandangan yang ada dihadapannya. ternyata mereka terlihat menyayangi dan mau menerima Aleysa.

__ADS_1


__ADS_2