Cinta Tuan Alex

Cinta Tuan Alex
Bab 117


__ADS_3

Kini awan kesedihan sedang menggelayuti Anora.kehancuran dan kekecewaannya terhadap masalah yang sedang menimpanya, menyangkut perasaan hatinya. kini dia sedang berada didalam kamarnya dengan ditemani Thalia. Tak ada yang bersuara diantara mereka. karena mereka begitu sangat terkejut dengan apa yang tadi dikatakan oleh Serra.


Ternyata semua masalah ini terjadi di saat Anora jauh dari Nora dan Arthur sehingga dia hanya bisa menyimpannya didalam hati. sudah tidak ada lagi air mata yang keluar dari kedua matanya. yang ada hanya dia sedang melamun atau merenungi apa yang akan terjadi pada hidup selanjutnya.


Sementara Thalia sedang mencari cara bagaiman untuk menghibur Kakak kesayangannya? dan bagaimana mengabari Daddy dan Mamanya? karena menurut Thalia hanya mereka yang bisa membantu Kak Ano nya. pernah terpikir untuk menghubungi Om Arthur tapi dia tidak ingin melibatkannya karena bukan Om Arthur penyebab Mommy nya berbuat nekad sepert ini


Sedangkan Paman Yoda sedang berdiri berada tepat didepan pintu kamar yang dihuni Anora.Paman Yoda menunggu waktu yang tepat untuk bisa berbicara lagi dengan Anora dan mengakui semua kesalahannya serta meminta kesempatan untuk hubungan mereka. karena Paman Yoda yakin dengan rasa cinta yang dimiliki dirinya dan Anora sangatlah besar.


Di dalam kamar yang berbeda. Serra begitu puas setelah berhasil membuat hati Anora patah, sakit, kecewa dan dikhianati seperti dirinya dulu. sekarang langkah selanjutnya untuk meyakinkan Yoda supaya mau menikahinya.


Mama Ina dan Opa tidak habis pikir dengan apa yang sudah dilakukan Serra pada Anora. sungguh diluar dugaan mereka jika Serra akan melakukan cara apaun untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.


" Apa kamu akan membiarkan Anora disini seperti ini dalam luka hati yang mungkin baru dirasakannya. aku melihat dari sorot matanya Anora begitu hancur dan terluka karena Yoda dan Serra?" Tanya Mama Ina pada Opa.


" Aku akan meminta Alex dan Nora untuk datang kesini dan sekalian membawa anak kecil mereka.biarkanlah mereka untuk sementara waktu tinggal satu atap dirumah ini"Lanjutnya lagi.


" Lakukanlah yang terbaik untuk semuanya, aku pun tidak akan menolak kedatangan mereka kesini. mungkin sudah waktunya aku memperbaiki ini dengan mereka" Jawab Opa.


" Apa Yoda dulu pernah menjalin hubungan dengan Serra? kenapa aku tidak tau atau menyadarinya? ini semua membuat ku tidak bisa berpikir apa-apa karena ini semua datang disaat bersamaan. kebahagiaan Yoda dan Anora harus hancur begitu saja karena akibat kesalahan yang sudah dilakukan Alex dan Nora. Kasihan Anora yang menjadi imbas dari keegoisan orang-orang dewasa tapi tidak bisa berpikir dewasa dan logis"Mama Ina memijat pelipisnya berulang kali merasakan begitu berat beban pikirannya.


" Selama aku di Jakarta pun aku tidak tau apa-apa tentang Yoda dan Serra.yang sekarang tiba-tiba saja sudah meledak seperti bom waktu. apa mereka menjalin hubungan dari dulu atau baru-baru ini?"Jawab Opa.


" Hidup memang tidak bisa ditebak. semuanya sudah berjalan sesuai dengan tempatnya. tapi mereka sekarang sedang dalam persimpangan. Serra, Yoda dan Anora seperti lingkaran manusia yang tidak akan lepas dari kesalahan Alex dan Nora. Aku cuma berharap semua akan menemukan jalannya kembali"Opa memejamkan kedua matanya dengan menarik nafas yang dalam.


Diusia mereka yang sudah tua pun harus menyaksikan hidup anak, menantu dan cucunya saling menyakiti. tidak ada yang benar-benar bisa berdamai dengan kesalahan Alex dan Nora.semuanya hanya sedang belajar untuk berusaha terus memperbaiki keadaannya masing-masing.

__ADS_1


Waktu sudah menujukan pukul 21.45,Arthur dan Anya sedang menghadiri pesta pernikahan putri salah satu kolega Mr. Smith.


Mereka sangat serasi, terlihat seperti pasangan suami istri pada umumnya. wajah tampan Arthur yang berkharisma dan wajah cantik Anya yang bisa memberikan keteduhan dan kehangatan serta keibuan. mereka duduk dikursi sedang menikmati hidangannya yang tidak jauh dari kedua pengantinnya.


" Mau aku ambil kan lagi makanannya?"Tanya Anya yang benar-benar memanjakan Arthur dengan semua perhatiannya.


" Tidak, Terima kasih. ini sudah cukup"Tolak Arthur sembari mengelap sudut bibirnya dengan tissue.


" Hem Baiklah, aku makan sendiri saja"Ucap Anya berlalu pergi menuju tempat makanan dan membawa beberapa jenis makanan dikedua tangannya.


" Kamu tidak takut gemuk dengan makanan sebanyak ini?belum lagi tadi kamu sudah mengambilnya dalam porsi banyak" Ucap Arthur sambil tertawa dengan lepas.


Anya menatap Arthur dengan senyum manisnya. Hati Anya begitu hangat dan bahagia bisa membuat Arthur tertawa.


" Akh tidak, kamu mau makan lagi nggak ini aku bawa banyak?"Tanya Anya lagi dengan mulai melahap makanannya.


" Tidak, buat mu saja "Tolak Arthur lagi.


Setelah beberapa menit berlalu, Anya sudah selesai dengan makanannya. kini mereka sudah berpamitan pada tuan rumah dan kedua mempelai.


Kini mereka sudah berada didalam mobil yang dikendarai oleh Arthur. dan menuju kediaman Mr.Smith untuk mengantarkan Anya terlebih dahulu.


Disepanjang perjalanan Anya selalu menatap ke arah Arthur dengan sorot mana yang berbinar.


" Kenapa selalu melihat kearahku?"Tanya Arthur sambil menyetir.

__ADS_1


" Ingin saja, karena kamu mengandung magnet yang selalu menarikku"Jawab Anya menggoda Arthur.


Dan Anya berhasil lagi membuat Arthur tertawa dengan lepas untuk yang kedua kalinya.


" Sering-seringlah tertawa seperti ini,karena kamu selalu terlihat lebih tampan berkali lipat"Anya masih menggoda Arthur dengan pujian yang bisa membuat Arthur terbang.


" Kamu Miss gombal banget, Iya Miss gombal"Jawab Arthur datar.


Anya hanya tertawa mendapat sebutan baru Miss gombal.


Tidak terasa mobil yang dikendarai Arthur sudah berada didepan rumah Mr. Smith dan sangat terpaksa Anya harus turun dari dalam mobil Arthur.


" Sudah sampai Miss Gombal"Ucap Arthur mematikan mesin mobilnya.


" Baiklah terima kasih sudah menemaniku dan sudah tertawa lepas beberapa kali saat bersamaku.dan itu sangat membuatku bahagia sekali"Anya menyampirkan tasnya dan turun dari dalam mobil Arthur. kemudian Anya berjalan mengitari mobilnya menuju kearah pintu kemudi.


Kemudian Anya mengetuk kaca pintu kemudi sambil membungkukkan sebagian tubuhnya dan Arthur menurunkan kacanya sampai bawah sehingga Anya dengan jelas bisa melihat wajah tampan Arthur yang sudah menghipnotisnya.


" Ada apa lagi Miss Gombal?"Tanya Arthur santai dengan tubuh yang bersandar pada badan kursi.


" Ada yang tertinggal"Jawab Anya dengan memasukkan kepalanya yang melewati kaca.


Cup


Tanpa pikir panjang lagi Anya mengecup bibir tebal Arthur yang sedari tadi sangat menggodanya. Anya belum menggerakkan bibirnya hanya menempelkannya saja. Mata keduanya saling beradu pandang dengan nafas yang berhembus menerpa wajahnya masing-masing. dan debaran jantung yang sangat menggila detaknya. sehingga tidak tau siapa yang terlebih dahulu menggerakkan bibirnya yang sekarang menjadi pagutan dan ******* dari keduanya.

__ADS_1


__ADS_2