Cinta Tuan Alex

Cinta Tuan Alex
Bab 28


__ADS_3

Usai drama yang menguras air mata. Nora mengajak Arthur dan Ano untuk makan. dan setaleh itu beristirahat.


" Selamat malam Ma, Pa "


" Hidup bahagia selalu ya " do'a Ano untuk kedua orang tuanya sambil mengecup pipi mereka bergantian.


" Selamat malam Sayang "


" Terima kasih " balas Nora dengan menggenggam tangan Ano.


" Terima kasih " ucap Arthur mengusap lembut kepala Ano.


Arthur dan Ano sudah masuk ke kamar terlebih dahulu. Nora mengisi gelas dengan air putih dan membawanya masuk ke kamar.


Sebelum Nora masuk kedalam kamarnya, Sekilas Nora melihat angka 12 di kue tart nya.


Nora menarik nafas dalam - dalam dan menutup pintu lalu menguncinya.


" Sini " ucap Arthur mengajak Nora untuk bergabung di tempat tidur.


Nora merebahkan tubuhnya di samping Arthur dan memeluknya. " Tidur lah !! ".


Beberapa hari berlalu, Kantor Alex.

__ADS_1


Pekerjaan yang menumpuk sedikit membantu Alex untuk menenangkan perasaannya. dari meeting satu ke meeting lainnya Alex kerjakan sendiri tanpa meminta Bima untuk menggantikannya.


Seperti saat ini, Meeting yang di adakan di restoran cepat saji. Alex begitu serius mendengarkan klien nya bernegosiasi.


Meeting pun selesai tapi Alex dan Bima masih berada di sana.


" Harus saya apa kan perasaan ini, Bim ?"


Alex menatap kosong pada keramaian orang yang berlalu lalang di depannya.


" Pak Bos yang lebih tau harus seperti apa ?" Bima memasrahkan lagi pada Alex.


Sedotan pun melayang ke tubuh Bima, setelah Alex mendengar perkataannya. Bima terkekeh geli melihat Bos nya yang sedang mengalami puber ke dua. Mungkin !?.


Jam pulang kantor sudah lewat satu jam yang lalu, tapi Alex belum keluar dari ruangannya. Alex akan menyelesaikan pekerjaannya hari ini karena besok saat libur ingin benar - benar santai di rumah bersama Istri dan anak - anaknya. Alex terlihat masih menandatangani beberapa berkas. Bima dengan setia menemaninya.


" Terima kasih Bim sudah mengantar saya " ucap Alex keluar dari dalam mobil.


" siap Pak !'.


Bima mengantarkannya pulang karena merasa sudah sangat lelah hari ini.


" Sayang " panggil Serra mengambil tas kerja Alex.

__ADS_1


" Mau minum teh atau kopi " tawar Serra memijat kecil pundak Alex.


" Langsung tidur saja sayang " Alex memegang tangan Serra dan berjalan menuju lift.


Alex langsung membersihkan tubuhnya. Serra yang sudah siap dari tadi mengganti baju tidurnya dengan lingerie kesukaan Alex.


Niat hati ingin menggoda suaminya, tapi sayang malah mendapatkan penolakan. Serra cukup kecewa dengan sikap Alex tapi Serra berusaha untuk memahaminya.


" Maaf sayang, Aku lelah banget hari ini !! ". Ucap Alex menarik tubuh Serra untuk tidur di pelukannya.


" Hem " ucap Serra sambil memejamkan matanya mencoba meredam rasa yang berkecamuk di hatinya.


" Kenapa Alex menolak ku " batin Serra. tanpa terasa air matanya membasahi piyama Alex. tapi sepertinya Alex sudah berada di alam mimpi.


Malam sudah berganti pagi. Thomas sudah berolah raga di lantai empat. sedangkan Thalia masih berdiam diri di dalam kamarnya.


Sama dengan Alex dan Serra juga masih berada di dalam kamar.


Serra masih tertidur pulas dalam pelukan Alex. Perlahan Alex membuka matanya, terlihat Serra yang begitu cantik dan sexy dengan tubuhnya yang sebagian menindih tubuh Alex.


Cup


Alex mengecup sekilas bibir Serra. Serra tak merasa terganggu dengan apa yang di lakukan Alex. Serra malah semakin mengeratkan pelukannya.

__ADS_1


__ADS_2