Cinta Tuan Alex

Cinta Tuan Alex
Bab 38


__ADS_3

Kantor Paman Yoda.


Siang hari ini ada meeting di kantor Paman Yoda yang di hadiri oleh Arthur dan Alex Serta para asistennya.


Proyek kali ini pembangunan gedung Perkantoran Yang di danai oleh Alex dan Paman Yoda.


Mereka yang di tunggu Paman Yoda sudah berdatangan. Alex dan Bima yang datang lebih dulu memasuki ruang meeting yang sudah ada Paman Yoda beserta dua orang asistennya. dan hanya berselang sepuluh menit datang juga Arthur dan Riza.


" Selamat Siang semuanya "


" Mohon maaf kami telat "


Artur menghampiri mereka yang sudah hadir.


Mereka berdiri dan saling berjabat tangan. kemudian duduk kembali.


Meski bisa di bilang mereka dekat, tapi kalau ada meeting atau pertemuan untuk membasah pekerjaan pasti Arthur akan bersikap formal. karena bagaimana pun Paman Yoda dan Alex rekan bisnisnya.


" Nggak apa - apa, silahkan kalian duduk "


" Tiga menit lagi meeting di mulai " Ucap Paman Yoda lagi.


Tiga menit pun sudah berlalu. Paman Yoda sudah memulai meeting nya.


Pembangunan gedung perkantoran akan mulai di kerjakan satu minggu lagi. yang berada di bawah pengawasan Paman Yoda langsung.


Perkiraan waktu untuk dari mulai pembangun tahap awal sampai penyelesainnya tahap akhir kurang lebih dua bulan.


Penyelesaian untuk berbagai jenis kebutuhan dan isi gedung perkantoran nya akan di bawahi oleh Alex.


Kesiapan Nora'S furnitur yang di bawahi Arthur langsung karena dia pemiliknya, untuk menyuplai harus di lakukan dalam waktu satu bulan. karena harus mulai menyicil mengisi bangunan yang sudah jadi.


Waktu sudah mulai menunjukkan pukul 18.45. tapi semua peserta rapat belum ada yang meninggalkan ruangan.


Ternyata masih ada satu hal lagi yang akan Paman Yoda sampaikan.


" Saya mengundang kalian untuk datang ke Villa, Hari Kamis depan "


" Lumayan selama tiga hari kita bisa refresh tubuh, tenaga dan pikiran kita "


" Untuk saling lebih mengenal saja "


" Biar tambah terasa kekeluargaannya "


" Saya akan share loc ke Arthur dan yang lainya. karena Alex dan Bima ,sudah sangat sering kesana "


" Bawa keluarga kalian, kalau jomblo sendiri saja, kalau ada yang sudah punya calon silahkan di bawa karena kita memiliki dua orang laki-laki hebat dengan istri - istri hebat juga " ucap Paman Yoda dengan melirik ke arah Alex dan Arthur.


Mereka berdua hanya tersenyum simpul.


" Rapat saya tutup, sekian, terima kisah " ucap Paman Yoda mengakhiri meeting nya.


Mereka berpamitan dan meninggalkan ruangan meeting Paman Yoda setelah berjabat tangan.


Tak ada yang menolak atau menyanggah dengan apa yang disampaikan Paman Yoda. Karena memang ada betul nya juga dan dirasa sangat membantu untuk hiburan mereka.

__ADS_1


Mereka berpisah di area parkiran gedung.


Alex dan Bima kembali ke kantor. sedangkan Arthur dan Riza langsung pulang.


" Nora " Panggil Arthur yang sudah duduk di meja makan.


" Papa sudah pulang, Mama lagi mandi baru selesai masak ". Ano yang baru keluar dari kamar.


Ano mengambil gelas dan mengisinya dengan air putih hangat. " Minum, Pa " kemudian meletakkannya di depan Arthur.


" Terima kasih sayang "


" Iya, Pa "


Ano mengambil beberapa potong buah untuk mengganjal perutnya sambil menunggu Nora selesai mandi.


" Papa ganti baju dulu ya sayang "


" Iya, Pa "


Arthur meninggalkan Ano di meja makan dan masuk ke kamarnya.


Kediaman Alex.


Rutinitas wajib yang di terapkan oleh Serra untuk anggota keluarganya.


Harus menyempatkan diri untuk sekedar sarapan dan berkumpul di meja makan.


Kalau untuk makan malam Serra membebaskannya.e


" Iya, Tha " Alex menyeruput kopinya.


" Baik lah, kami berangkat ya Mom, Dadd " pamit Thomas menarik tas gemblok yang Thalia pakai di punggungnya.


" Iya hati - hati "


" Iya hati - hati sayang " Serra mencium pipi kedua anaknya.


" Kamu hanya minum kopi sayang ?" tanya Serra yang melihat Alex sudah menghabiskan kopinya.


" Iya, aku berangkat sayang " Alex pamit pada Serra dan mengecup pucuk kepalanya.


Cup


Serra justru sedikit memberikan sensasi basah di bibir Alex dan mengusap dengan ibu jarinya.


" Hati - hati " Serra mengantar kan Alex sampai masuk ke Mobil ".


Alex melihat ke arah Serra yang sudah berjalan mendekati pintu utama dan membuka ponselnya.


Beberapa menit kemudian.


Alex sedang melakukan pemantauan langsung atas seseorang dan setelah dirasa aman, Alex keluar dari mobil dan menuju ke apartemen.


Tok

__ADS_1


Tok


Nora membuka pintu apartemennya dan mempersilahkan Alex masuk.


Alex langsung memeluk Nora, mencurahkan rasa yang teramat dalam yang mampu meluluhkan logika dan pikirannya.


Nora hanya diam mematung menerima gerakan - gerakan halus di punggungnya.


" Aku belum makan Cinta " ucap Alex melerai pelukannya.


" Ayo kita pindah " Alex mengambil tas Nora yang ada di atas meja dan menarik tangan Nora keluar dari apartemennya.


Apartemen Alex.


Nora langsung menuju dapur dan memasak nasi terlebih dahulu. Kemudian membuka kulkas. mengambil beberapa bahan makanan untuk di masaknya.


Alex duduk manis sambil tersenyum tipis dengan memandang tubuh belakang Nora yang sedang berkutat dengan peralatan dapur.


Nora membawa dua buah mangkuk yang berisi sayur serta nasi dan piring berisikan daging kemudian meletakkannya di depan Alex.


Nora berdiri di samping meja kursi yang di duduki Alex.


" Ayo kita makan " ucap Alex


" Aku sudah makan " Jawab Nora cepat.


" Ya udah " Alex menarik tangan Nora sehingga Nora duduk di atas kedua paha Alex dengan posisi menyamping.


Deg


Deg


Deg


Nora langsung memalingkan wajahnya saat tatapan mata mereka bertemu.


Terdengar jelas Irama detak jantung keduanya bertalu bersahutan.


" Aku ingin kita selamanya seperti ini " ucap Alex menyembunyikan wajahnya di leher Nora.


Menghirup dalam - dalam aroma wangi yang keluar dari tubuhnya.


" Aku selalu menginginkan mu "


Beberapa menit mereka saling bertukar Saliva dan saling mendengarkan bunyi sesapan - sesapan kuat tapi tak meninggalkan bekas.


Serta meremas kuat daging kenyal yang tak bisa di makan tapi hanya bisa di rasakan kenikmatannya.


" Apa kamu nggak ke kantor ?" Akhirnya Nora bertanya pada Alex setelah selesai dari kegiatan cicip mencicipi nya.


Alex menggelengkan kepala.


" Bisa kah kamu lepas dari Arthur ???? "


" Awww " Nora menjerit merasakan panas dan sakit hati bersamaan.

__ADS_1


__ADS_2