Cinta Tuan Alex

Cinta Tuan Alex
Bab 31


__ADS_3

Apartemen Arthur.


Kesibukkan sudah terjadi di dalam Apartemen sejak tadi pagi. Arthur yang kebagian tugas untuk membersihkan setiap sudut ruangannya. melakukannya dengan sangat detail.


Hari ini, dimana Arthur akan menjamu Alex dan keluarganya. karena bagaimanpun Alex cukup membantu dalam proyek dan merupakan rekan bisnis sekaligus temannya.


Nora dan Ano sedang berada di swalayan. untuk membeli bahan makanan yang akan di masak untuk menjamu teman sekaligus rekan bisnis.


Ano terlihat begitu sibuk berada di lorong makanan ringan dengan troli dorongnya. mengambil beberapa bungkus yang bisa menemaninya di kala bersantai nanti.


Setelah selesai di lorong makanan ringan, Ano mendorong trolinya berpindah ke tempat minuman.


Sementara Nora sibuk sedang berada di area Fresh Food, meminta beberapa bungkus daging, ikan dan udang. mengambil beberapa ikat jenis sayuran dan mengambil beberapa macam buah.


" Ma " Ano melambaikan tangan ke arah Nora.


Nora berjalan ke arah Ano dengan membawa keranjang belanjaannya.


" Aku udah selesai " Ano menunjukan betapa sudah penuh troli nya dengan banyak macam makanan ringan, minuman dan coklat.


Nora hanya tersenyum melihat apa yang di bawa Ano.


" Ayo ke kasir " ajak Nora untuk melakukan pembayaran.


Karena jarak yang dekat antara apartemen dan swalayan. Arthur membolehkan Nora untuk membawa mobilnya sendiri.


Mereka sudah sampai di basemen Apartemen. kemudian menelpon Arthur untuk meminta bantuan supaya membawakan beberapa kantong yang cukup lumayan berat.


" Ano sayang, mau buka minimarket " goda Arthur dan meletakkan kantong plastiknya di atas meja makan dan bersandar di kepala kursi meja makan.


" Papa bisa ajah " sambil tersenyum Ano memijat pundak Arthur dengan tangan kecilnya.


Nora tersenyum melihat kelakuan Arthur dan Ano yang tertangkap matanya.


Beberapa jam kemudian.


Pekerjaan pun sudah selesai. memasukkan minuman kaleng ke dalam kulkas, merapikan makanan ringan di box, membereskan kembali area dapur yang sempat seperti kapal pecah karena aksinya Arthur dan Ano yang membantunya memotong, mengupas sampai mencuci sayuran.

__ADS_1


Penampakan di meja makan sudah dipenuhi dengan beberapa makanan dengan menu andalannya yang menjadi favorit Arthur dan Ano. dan beberapa makanan yang lainnya yang tak kalah enak juga.


" Aku begitu puas " gumam Nora sambil berdiri mengamati meja makannya karena takut ada yang kelewat.


" Nora, Ayo bersiap "


" Iya " Nora membalikkan tubuhnya dan berjalan mendekati Arthur yang sudah menunggunya di depan kamar.


Kediaman Alex.


" Ayo ... Ayo dong sayang, anak - anak sudah menunggu kita di mobil " Teriak semangat Serra pada Alex yang masih belum selesai berpakaian.


" Iya sayang " Alex mencubit gemas hidung Sera.


" Kalau telat kan nggak enak sayang sama Arthur dan Nora nya " ucap Serra sedikit merajuk.


Deg


" Nora "


Ya, Nora nya.


" Ada apa sayang ?, kenapa menggelengkan kepala " tanya Serra khawatir.


" Akh tidak sayang, tidak apa - apa " ucap Alex merangkul pinggang Serra supaya berhenti bertanya ini itu.


" Ayo cepat, bukannya anak - anak sudah menunggu ?" Mereka berjalan bergandengan menuju ke mobil.


Cukup dengan menghabiskan waktu 45 menit untuk perjalannya. Alex dan keluarganya sudah sampai di loby apartemen nya Arthur. mereka masuk kedalam lift yang akan membawanya ke lantai 8.


Tring ....


Pintu lift sudah terbuka dan mereka pun keluar dari sana. sangat mudah untuk menemukan nomor apartemennya karena hanya ada tiga unit saja di lantai ini.


Serra menekan bel yang ada di samping pintu.


Tak berselang lama pintu pun terbuka dari dalam. Arthur orang pertama yang menyambut mereka.

__ADS_1


" Serra, Selamat datang "


" Alex "


" Thomas "


" Si cantik Thalia "


Mereka saling berjabat tangan.


" Ayo silahkan masuk... masuk, silahkan duduk !! ' ajak Atur pada semuanya.


Arthur mempersilahkan mereka untuk duduk dan bersantai sebentar sebelum ke acara inti yaitu makan malam.


" Kak Ano " Thalia begitu senang melihat penampakan Ano yang ada di depannya dan langsung memeluk tubuh Ano dengan erat.


" Tha " Ano mengeratkan pelukannya pada Thalia.


Dua gadis cantik ini begitu sangat sibuk dengan pertemuan mereka.


" Ish .. perempuan " ucap Thomas sambil mencari tempat untuk duduk.


" Nora "


" Serra "


Perempuan - perempuan itu saling memanggil nama, saling memeluk dan saling mendaratkan bokongnya di sofa.


Alex yang berada di posisi paling belakang, menjadi orang yang terakhir menyapa Nora.


Alex berjalan mendekat ke arah mereka yang sedang sibuk dengan obrolannya.


" Hai Nora " Alex mengulurkan tangannya.


" Apartemennya nyaman banget "


" Iya kan sayang " tanyanya pada Serra.

__ADS_1


" Alex " Nora berdiri dan menerima uluran tangan Alex.


__ADS_2