
Alex dan Nora sudah sampai disalah satu rumah sakit ternama.dimana tempat dia dirawat dulu. lalu dia membawa Nora untuk duduk di ruang tunggu pasien.sementara Alex bergegas mencari kebagian infomasi tentang Dokter kandungan yang menangani Nora pertama kali. setalah mengetahui Dokternya masih bekerja di rumah sakit ini langsung saja Alex mendaftarkan Nora ke dokter kandungan.
Setelah beberapa menit menunggu giliran untuk dipanggil kini akhirnya Nora sudah berada di dalam ruangan dokter kandungan.
" Selamat siang Pak, Bu " Sapa Dokter dengan ramah dan mempersilahkan mereka duduk.
" Selamat siang Dokter " Balas keduanya.
" Ada keluhan apa Ibu, ini kehamilan anak ke berapa?" Tanya Dokter.
" Sejauh ini saya tidak ada keluhan Dok.hanya saja saya kurang tau HPL nya kapan? Ini anak kedua saya Dok" Jawab Nora.
" Baik Bu silahkan berbaring disini"Tunjuk Dokter pada brankar pasien.
Nora dibantu Alex untuk naik keatas brankar pasien. kemudian Dokter mengecek kandungan Nora dengan melakukan USG.
Setelah selesai melakukan pemeriksan Dokter kembali duduk di tempatnya.lalu Alex membatu Nora lagi untuk turun dari brankar dan duduk berhadapan dengan Dokter.
" Bagaimana Dok keadaan istri dan calon bayi saya ?"Tanya Alex serius.
" Begini Bapak, Ibu. hasil dari USG nya bagus. janinnya berkembang sesuai umurnya dan tidak kekurangan suatu apapun. hanya saja air ketubannya sudah agak keruh ya jadi tidak bagus untuk kelangsungan bayi didalam rahimnya. jadi saya sarankan istri Bapak untuk melakukan operasi sesar " Ucap Dokter Panjang lebar.
" Baik Dok tolong lakukan yang terbaik untuk istri dan anak saya" Balas Alex.
" Jika Bapak dan Ibu sudah setuju, semuanya akan dipersiapkan " Terang Dokternya.
Satu jam sudah Nora berada di ruang operasi dengan team Dokter untuk mengeluarkan anak keduanya bersama Alex. Akhirnya terdengar juga suara tangis bayi yang begitu nyaring sehingga memekik kan telinga.
Ooeekk ooeekk
Nora dan Alex begitu terharu dan bahagia mendengar suara tangis anaknya bahkan mereka pun turut menangis bahagia.
" Terima kasih Cinta sudah membuatku menjadi seorang Daddy untuk anak kita"Ucap Alex berbisik ditelinga Nora.
Nora tersenyum sambil mengecup pipi Alex.
" Aku senang bisa melahirkan buah cinta kita Lex " Balas Nora seraya mendapatkan ciuman yang diberikan Alex secara bertubi - tubi di wajahnya.
__ADS_1
Dokter menyerahkan bayi kedalam Gendongan Nora untuk disusui. dengan jenis kelamin Perempuan, dengan panjang lima puluh tiga centimeter dan beratnya mencapai tiga koma enam kilo. dengan kulit kemerah-merahan dengan rambut yang sangat lebat.
" Anak kita cantik seperti Mamanya, I love You Cinta, Terima kisah "Ucap Alex berkali - kali mengatakan hal yang sama kepada Nora.
Sementara di rumah Alex, Ano masih belum bisa diajak bicara apapun.dia hanya menangis dan menangis. Sedangkan Arthur dengan setia menemani duduk disampingnya.
Arthur mengirimkan pesan pada Riza kalau dirinya sudah sampai di Surabaya lalu dia melihat beberapa email yang masuk. sambil menunggu keadaan Ano membaik.
"Pa " Ano membuka suaranya karena sudah sedikit lega dengan perasaan hatinya.
" Hem " Arthur menoleh ke arah dan mematikan ponselnya.
" Pa, Paman Yoda melamar Ano. Tapi Ano menolaknya " Ano menatap intens kedua mata Arthur.
Arthur mengerutkan dahinya karena tidak tau apa alasan Ano menolak Pak Yoda.
" Aku takut Pa, nanti aku akan mengalami seperti Papa dan Mama. aku takut,jika aku akan menyakitinya. ataupun sebaliknya dia yang akan menyakitiku " Ano mengusap air matanya.
Arthur menarik nafasnya dalam - dalam.
" Tidak semuanya akan sama persis dengan kehidupan rumah tangga orang lain. kamu berusaha saja yang terbaik dalam menjalin komunikasi dan pengertian dengan pasanganmu nanti. jadikanlah pembelajaran dari kegagalan Papa dan Mama" Arthur berusaha memberikan pandangannya.
" Apa hanya alasan ini kamu menolak Pak Yoda?" Tanya Arthur.
Ano mengangguk mengiyakan.
Melihat Ano untuk pertama kalinya mendapatkan masalah hati seperti ini. sedikit membuat Arthur khawatir.makanya Arthur menunda keberangkatannya karena ingin memastikan Ano sudah dalam kondisi lebih tenang.
" Papa dari mana tau alamat ini?" Tanya Ano karena ini pertama kali Arthur datang kesini.
" Dari Bima melalui Riza "Jawab Arthur.
Ano ingin mengatakan jika Nora sudah dibebaskan tapi karena satu hal Ano mengurungkan niatnya. biarlah Arthur tidak tau lagi tentang Nora.
" Papa hanya menjenguk aku atau ada yang lainnya ?" Tanya Ano merapikan rambutnya.
" Hem... Ada hal lain yang ini Papa sampaikan ke kamu " Jawab Arthur.
__ADS_1
" Apa?" Tanya Ano.
" Papa akan bekerja ke Negara tetangga,ikut dengan kliennya Papa. kebetulan klien Papa membutuhkan keahlian Papa. jadi Papa menerimanya"Jawab Arthur.
" Kapan berangkatnya ?" Tanya Ano lagi.
" Mungkin besok atau nunggu sampai suasana hati kamu lebih baik dari sekarang ini " Jawab Arthur jujur.
Ano jadi tidak enak hati jika menjadi alasan Papanya tidak jadi berangkat besok. dia tidak ingin menahan atau menghambat Papanya dalam mendapatkan kebahagiaannya sendiri.
" Papa nanti berangkat dari sini ?" Tanya Ano.
" Iya kalau boleh Papa akan menginap disini kalaupun tidak Papa bisa mencari hotel disekitar sini" Jawab Arthur.
" Baiklah, Papa istirahat dulu ya. aku mau siapkan makanan untuk Papa " Ano akan berusaha membuat Arthur tidak khawatir lagi akan keadaan dirinya.
" Hem " Balas Arthur singkat.
Ano membawa Arthur kedalam kamar yang sebelumnya digunakan oleh Paman Yoda. lalu dia pergi ke dapur untuk memasak.
Kini Nora dan Bayinya sudah menempati ruang VIP pasca melahirkan bayinya. terasa seperti mimpi. niatnya hanya untuk memeriksa keadaan calon bayinya. ternyata hari ini juga mereka bisa bertamu dengan bayi yang sudah hampir sembilan bulan berada dalam perut Nora.
Alex dengan sangat telaten membantu Nora untuk hal apapun. setelah bayi perempuan cantik dan mungilnya sudah tertidur karena kekenyangan minum ASI kini giliran Nora untuk mengisi perutnya kembali.
Alex meletakkan bayinya didalam box. lalu dia membawa nampan berisi makanan untuk Nora.
" Makan yang banyak Cinta, bayi kita sangat kuat menghisap ASI nya " Alex sudah memasukan beberapa suap makanan kedalam mulut Nora.
" Iya bayinya sangat kuat Minum ASI nya"Nora mengangguk mengiyakan.
" Tidak apa Cinta, yang penting sekarang kamu makan yang banyak lagi untuk mengisi tenaga mu " Alex memberikan minuman hangatnya pada Nora.
" Oia aku sudah mengabari Ano dan Thalia jika kamu sudah melahirkan adik yang lucu untuk mereka. Mungkin nanti mereka kesini bersama " Alex merapikan nampan yang sudah kosong dan meletakkannya di meja.
" Mau makan apa lagi Cinta ?" Tanya Alex.
" Aku masih sangat kenyang Alex Sayang"Jawab Nora menarik lengan Alex untuk mendekat kemudian Nora mencium bibir Alex dengan lama dan dalam.
__ADS_1