
Paman Yoda tidak menanggapi ucapan Serra dan Paman Yoda langsung melangkan mundur dan berjalan kerah lain supaya bisa menghindari Serra kemudian keluar. tapi Serra tetaplah Serra,dia mengejar Paman Yoda sampai didepan mobilnya.
" Aku ikut! "
Akhirnya Paman Yoda pun membiarkan Serra untuk ikut bersamanya menjemput Thomas.
" Apa Paman tau,Apa yang sanggup dilakukan oleh perempuan yang sedang sakit hati?."Tanya Serra tanpa melihat kearah Paman Yoda.
Paman Yoda belum menanggapi apa yang Serra tanyakan padanya. dia hanya fokus pada jalanan dan kemudinya.
Serra melirik kearah Paman Yoda sekilas dan fokus lagi pada pandangan didepannya.
" Seorang perempuan yang sedang sakit lebih ganas dari apapun karena kenekatannya. Apa Paman percaya itu?"Tanyanya lagi.
Tapi tetap Paman Yoda tetap masih merapat mulutnya karena tidak ingin sampai mengeluarkan perkataannya yang nantinya akan memperburuk keadaan.
" Apa Paman tau kenapa kita bisa tidur bersama dan terlihat begitu banyak bekas tumpahan cairan Paman?."Serra menjeda ucapannya dan melihat kearah Paman Yoda yang tetap fokus mengendarai.
" Karena aku memakai obat bius untuk membuat Paman tidak sadarkan diri. dan dengan leluasa aku bekerja diatas tubuh Paman. walaupun Paman tidak sadarkan diri tapi tetap Paman bisa mengeluarkan cairan kental yang berwarna putih itu dengan banyak. dan aku sangat bahagia karenanya."Serra menjawab sendiri pertanyaa yang diajukannya.
Karena Serra begitu kesal dan sangat terpancing emosinya saat Paman Yoda tidak meresponnya sama sekali. dengan satu kali gerakan tangan Serra sudah berada diatas kemudia dan dengan asal Serra ikut mengemudikannya.
Paman Yoda yang dalam posisi tidak siap dengn refleks melepaskan kemudinya dengan kaki yang masih menginjak gas sampai mobil melaju tak tentu arah walau dalam kecepatan tidak tinggi tetap saja menjadikan mereka dalam bahaya.
" Kau gila "Paman Yoda berhasil melepaskan Kedua tangan Serra dari kemudi dan sudah berada dibawah Kendalinya lagi dengan perasaannya yang cukup tegang.
" Aku bisa lebih gila lagi Paman."Ucap Serra sambil berteriak. Ayo kita mati bersama atau mau melihat mereka yang mati meninggalkan kita?"Tanya Serra.
Paman Yoda menepikan kendaraannya setelah mendapatkan pertanyaan yang menurutnya sangat membahayakan dirinya dan tentunya orang terdekatnya.
" Apa maumu?"Paman Yoda menatapnya dengan intens.
" Ayo kita menikah dan tinggalkan mereka kita hidup sampai menua bersama. tidak sulit bukan Paman?"Tanya Serra dengan wajah sendunya.
__ADS_1
" Aku ingin dicintai juga Paman, mempunyai teman hidup untuk masa tuaku Paman, teman tempatku berbagi suka dan duka Paman. Tidak kah itu sangat sederhana Paman?."Tambah Serra.
" Aku tidak ingin berbuat jahat Paman, asalkan Paman selalu ada disampingku,menemaniku dan kedua anakku Paman"Ucapnya lagi.
Paman Yoda akhirnya menyerah dengan mudah Serra setelah melihat kegilaan dan kenekatannya karena dia juga tidak bisa mengorbankan kehidupan banyak orang karena keegoisannya. terlebih Anora sudah tidak mungkin diraihnya kembali"Baiklah asalkan kamu tidak melakukan hal apapun yang dapat membahayakan siapapun dan dirimu sendiri aku pastikan akan mengikuti keinginanmu."
Serra menatap lekat kedua mata Paman Yoda mencari kebenaran atas apa yang baru saja diucapkannya." Paman Tidak sedang membohongiku kan?."
" Iya "Jawab Paman Yoda dengan cepat.
Ya Serra menemukan kejujuran dalam sorot mata dan perkataan Paman Yoda. Ini yang diinginkannya. maka tidak ada keinginan yang lainnya yang lebih besar dari pada menikah dengan Paman Yoda dan memulainya dari awal.
" Baiklah aku mempercayai mu Paman"Ucap Serra.
Setelah mereka melalui perjalanan yang diwarnai dengan drama akhirnya mereka sampai di Bandara. Terlihat Thomas sudah menunggu orang yang akan menjemputnya. sambil berdiri dengan koper berukuran kecil yang ada sampingya.
" Abang "Panggil Serra sambil menurunkan sedikit kaca bagian depan dan melambaikan tangan kearah Thomas.
" Mommy ikut jemput juga?"Thomas merasa begitu senang karena sudah lama tidak melihat Mommynya sambil membuka pintu mobil belakang.
" Bagaimana pekerjaanmu disana?"Tanya Paman Yoda lebih memilih obrolan tentang bisnis dan pekerjaannya.
" Lancar Paman. tadi sebelum kesini aku meeting dulu dengan Riza karena ada beberapa klien ku yang ingin memakai jasanya.dan semuanya deal Paman, Riza tidak kalah pintar juga dari Om Arthur. Oia Om Arthur sekarang tinggal dan bekerja disini Paman. dia bekerja ikut membantu Mr.Smith Paman. pantas saja Riza tadi datang sendiri"Jawab Thomas begitu antusias.
Paman Yoda hanya menganggguk mengiyakan karena memang sudah tau jika Arthur sskarang tinggal disini.
" Mommy aku kangen banget Mom"Thomas mencium pipi Mommy dari belakang.
" Mommy juga kangen banget sama Abang"Serra menoleh kearah Thomas yang duduk dikursi belakang sambil mengulurkan tangannya mengelus pundak Thomas.
Hening
Hening
__ADS_1
" Paman "
" Hem "
" Boleh aku bertanya sesuatu yang bersifatnya pribadinya?"
Serra melirik melihat dan menatap kearah Paman Yoda yang tetap fokus pada kemudinya.
" Bertanya apa? "
" Apa Paman menjalin hubungan serius dengan Anora?aku pernah melihat Paman dan Anora keluar salah satu restoran saat sudah pulang kantor dengan Paman merangkul Anora"Tanya Thomas.
" Iya itu kami habis merayakan terakhir Anora magang. dan hubungan serius yang kamu tanyakan Anora menolak lamaran Paman?"Jawab Paman Yoda jujur karena memang Anora pasti akan menolaknya lagi setelah Paman Yoda menyakitinya.
Serra masih menatap kearah Paman Yoda dengan tatapan yang sulit diartikan.
" Mommy kenapa begitu melihat Paman?"
Paman Yoda menoleh kearah Serra yang masih menatapnya.
" Akh tidak sayang hanya saja Mommy baru tau kalau Paman pernah ditolak Anora"Jawab Serra sambil mengarahkan pandangannya kesamping kaca.
Kini Serra harus berjuang lagi supaya Paman Yoda bisa melupakan Anora. jika tidak Serra harus siap hidup selalu berdampingan dengan bayangan Anora diantara dirinya dan Paman Yoda.
" Aku pasti akan melakukan apapun supaya Paman bisa menerimaku dan mencintakku"Gumannya dalam hati.
Mobil yang membawa mereka pun sudah sampai didepan rumha. Thomas keluar terlebih dahulu meninggalkan Serra dan Paman Yoda.
" Aku tau Paman tidak akan mudah melupakan Anora, tapi aku minta pada Paman.Jangan pernah menolak apapun yang akan aku lakukan untuk mendapatkan hati Paman lagi. dan aku janji aku tidak akan menggunakan jalan kotor lagi Paman. asalkan Paman pegang kata-kata Paman jika Paman akan mengikuti keinginanku. Berjanjilah Paman?"Tanya Serra.
" Baiklah aku pegang janjimu. jika kamu berani melanggarnya sudah bisa dipastikan kamu yang akan mengalami kekecewaan"Ucap Paman Yoda.
" Mulailah bersikap baik padaku Paman dihadapan semuanya walau tanpa kontak fisik pun tidak jadi masalah untuk ku"Balas Serra.
__ADS_1
Mereka pun keluar dari dalam mobil bersamaan.