
Sementara Alex yang sudah sampai beberapa menit lalu, langsung mengadakan meeting intern dengan staf pegawai.untuk mengevaluasi service yang sudah dilakukan satu bulan kebelakang. supaya bisa menentukan langkah selanjutnya dalam memberikan service terbaiknya pada pengunjung setia Hotel.
Setelah selesai dengan meeting pertama,kini Bima dan Alex mengadakan meeting dengan beberapa investor di Lobby Hotelnya. Bima langsung membagikan dokumen penting kepada mereka mengenai tentang apa yang akan dikerjakannya.
Cukup memakan waktu lama untuk meetingnya kali ini sampai mereka melewatkan makan siangnya. karena ada beberapa investor yang mengajukan pertanyaan dengan sangat detail dan terperinci sehingga Alex harus mengeluarkan kemampuan dan keahliannya untuk menyakinkan mereka. Karena Alex menyadari akan ada banyak keuntungan besar bagi perusahannya dan nominal yang sangat pantastis yang akan didapatkannya dari proyek ini.dan tentunya nama besar yang akan dirinya dapatkan kembali didalam dunia bisnis yang sudah sangat lama digelutinya.
Waktu sudah menunjukkan pukul 16.10, dan akhirnya meeting pun selesai dengan hasil yang sangat memuaskan bagi semua pihak. terutama bagi Alex sendiri. Dari sini dia bisa memulai untuk mewujudkan keinginan untuk membanagun dan mengembangkan kerajaan bisnisnya setelah kemarin dia menyerahkan semuanya pada Mantan istri dan kedua anak dari hasil pernikahannya.
Saat Dia dan Nora bersama dia hanya mengelola satu bisnis Hotel X yang dibangun dan didirikannya dengan uangnya sendiri tanpa ada investor didalamnya. dan hanya mempunyai satu aset apartemen yang cukup mewah. serta satu rumah yang ditempatinya saat ini bersama keluarganya. Makanya dia harus membahagiakan Nora dan Aleysa putri mungilnya lebih bahagia lagi dari sebelumnya.
" Bim, semangat makannya yang banyak untuk meeting selanjutnya. kita masih punya waktu satu jam lagi. dan aku akan menelpon Nora"Alex langsung mengeluarkan ponsel dari dalam saku celana kerjanya.
Bima hanya mengangguk dengan banyak makanan didalam mulutnya yang sedang dikunyahnya.
" Cinta "Panggil Alex saat telponnya diangkat oleh Nora. sambil mengunyah beberapa potong buah didalam mulutnya.
" Iya Lex. kamu lagi makan? "Tanya Nora yang mendengar Alex dengan suara orang seperti sedang makan.
" Iya Cinta ini aku lagi makan buah. dan kamu tenang saja makanannya sehat. aku baru selsesai meeting, makanya baru sempat makan"Jawab Alex sudah menghabiskan potongan buahnya. kini dia membuka makanan beratnya dan mulai memakannya.
" Bagaimana Aleysa, Apa dia ada rewel hari ini?"Tanya Alex lagi menanyakan keadaan Aleysa anak pertamanya bersama Nora.
" Mungkin karena Aleysa tau Jika Daddy nya kekantor jadi dia sangat anteng. sekarang mereka lagi main di taman depan "Jawab Nora sambil tersenyum simpul karena melihat Thalia dan Anora sedang menagajak ngobrol Aleysa, seolah-olah Aleysia seusia dengan mereka.
" Baguslah cinta jadi aku tenang dikantor. Oia aku masih ada satu meeting penting lagi. jadi baik-baik di rumah dan Aleysa juga. setelah meeting aku langsung pulang cinta "Alex sudah menghabiskan makanan beratnya tanpa sisa.
__ADS_1
" Iya Daddy Aleysa, semangat meetingnya lagi. semoga berjalan lancar dan hati-hati saat pulangnya" Ucap Nora memberi dukungan dan semangat untuk Alex.
" I love you istri cantik aku Nora Alicia Josephin dan Aleysia Damian Diaz "Ucap Alex sambil mempersiapkan dokumen untuk meetingnya lagi.
" We love you Dadd "Balas Nora dan langasung mematikan sambungan telponnya bersama Alex.
Bima yang mendengar percakapan Bosnya membuat Bima tersenyum geli karena Bosnya seperti ABG alay yang baru merasakan cinta dan dimabukkan oleh rasanya.
" Makanya cepat menikah Bim, atau tidak minimal punya pacarlah biar kamu tau rasanya berada diposisi aku dan bisa mengekspresikan perasaan mu Bim" Ucap Alex sambil menatap Bima dengan menaik turunkan kedua alisnya.
Bima hanya diam tanpa menyahut apapun pada perkataan Bosnya.
Jakarta, Kantor Paman Yoda.
Tidak tau memang sengaja tau hanya kebetulan semata. Paman Yoda menarik Mia menjadi Sekertarisnya. meggantikan posisi yang sudah kosong semenjak Ano tidak bekerja di perusahaan Paman Yoda.
Sekarang Mia sudah berada satu ruangan dengan Paman Yoda dan sedang mempersiapkan berkas yang akan ditantangani dan berkas yang masih harus dicek lagi oleh Paman Yoda.
"Bagaimana Mia sudah selesai belum? "Tanya Paman Yoda menatap intens wajah Mia. yang cukup cantik bila dipandang lama.
"Iya Pak, ini sudah selesai"Dengan cepat Mia menyerahkan dua map yang berbeda warna sebagai pembedanya ke hadapan Paman Yoda dan Mia masih berdiri di depan meja kerja Paman Yoda.
Paman Yoda membuka membuka kedua mapnya dan menyelesaikannya terlebih dahulu yang membutuhkan tanda tangannya dan meminta pada Mia untuk memberikannya pada bagian-bagian yang terkait.
Kemudian Paman Yoda memeriksa berkas yang dengan cepat dan teliti. benar saja masih ada beberapa yang harus di revisinya.
__ADS_1
" Kau revisi lagi keempat dokumen ini. sudah saya kasih tanda koreksinya dan dengan yang seharusnya" Paman Yoda menyerahkan kembaki dokumen yang harus diperbaharuinya.
" Makan siang saja dulu, baru kau lanjutkan lagi pekerjaannya" Paman Yoda meminta pada Asistennya untuk memesan makananya untuk dua orang.
" Baik Pak, terima kasih "Balas Mia dan kembali lagi ke meja kerjanya. dia berencana akan makan siang bersama Sam dan Leo dan sudah mengayunkan kakinya untuk melangkah tapi tiba-tiba saja suara Paman Yoda menghentikannya.
" Duduklah dimeja kerjamu! aku sudah memesankan makanan untuk mu! "Ucap Paman Yoda dengan tatapan matanya yang masih fokus pada layar monitornya.
Mia merasa heran, sejak kapan Pak macannya jadi baik seperti ini. dia harus waspada untuk hal apapun.
"Baik Pak" Mia kembali duduk lagi dibelakang meja kerjanya. kemudian mengeluarkan ponselnya dari dalam tas dan mengirimkan pesan pada grupnya yang dihuni oleh Sam, Leo dan Ano. jika dia makan diruangannya.
(Leo : "Memang kamu bawa makanan Mi?").
(Sam : "Tumben banget nggak makan dikantin bareng kita. karena kamu sudah punya ruangan sendiri ya atau karena sekarang kamu teetarik dengan Pak Macan mu itu? ").
(Mia : "Tidak leo aku tidak membawa makanan.tapi aku dipesankan makananya oleh Pak Macan. dan kamu Sam, tadi aku sudah mau kekuar menemui kalian tapi disuruh balik lagi kemeja kerjaku dan bilang kalau Pak Macan sudah memesan makanannya").
(Sam : " Hati - hati Mia pada Pak Macan mu itu. jika nanti Pak Macan masih kelaparan pasti Pak macan tidak segan - segan untuk memakan mu sebagai santapan lezatnya"). Sam menambahkan emoticon ketawa dengan ngakaknya.
(Loe : " Iya Mia benar apa yang dikatakan Sam").Leo menimpali dengan cepet pesannya Sam.
(Mia : "Sudahlah Pak macan tidak akan bernafsu pada ku karena aku kan masih anak baru gede yang belum mempunyai pengelaman apapun").
(Ano : " Pak Macan siapa Mi, Sam dan Leo. aku ketinggalan berita banyak sepertinya").
__ADS_1
" Anora " Gumam Mia lirih masih dengan ponsel ditangnnya tapi masih bisa didengar Paman Yoda.