Cinta Tuan Alex

Cinta Tuan Alex
Bab 82


__ADS_3

" Aku juga sangat merindukan kalian" Ucap Alex dengan bulir bening yang sudah menerobos keluar.


Mereka saling memeluk erat menyampaikan rasa rindu mereka yang terpendam setelah beberapa bulan lamanya tidak bertemu, tidak saling melihat, mendengar dan merasakan kehadirannya secara nyata.


Beberapa kali Alex memberikan kecupan hangat dipundak mulus Nora disela pelukannya.


Perlahan mereka melerai pelukannya, saling menatap kedua mata masing - masing dengan tatapan penuh rindu, cinta, emosi, gairah dan kasih sayang.


" Daddy sangat merindukan kalian" Ucap Alex lagi sembari mengelus perut Nora yang besar dan semakin turun menandakan calon bayinya akan segera keluar bertemu dengan mereka sebagai kedua orang tuanya.


Alex memeluk erat lagi tubuh Nora yang sangat digilainya itu.


" Dadd " Ucap Nora lirih saking kuat pelukan Alex pada tubuhnya sehingga dia merasakan sedikit kesulitan bernafas.


" Maaf Cinta, Maaf kan Daddy " Balas Alex dengan melepaskan pelukannya pada Nora.


Alex mengajak Nora duduk di kursi. Sebelum Nora mendaratkan bokongnya disana, Alex sudah menarik lembut tangan Nora supaya duduk di pangkuannya dengan menyamping.


" Dadd Malu " Rengek Nora manja dengan rona merah alami yang menghiasi pipinya dengan menundukkan sedikit kepalanya.


" Hanya kita bertiga " Alex mengangkat dagu Nora untuk bisa melihat wajah yang sudah sangat di rindukannya.


Dengan perlahan Alex mengelus lembut pipi halus Nora dengan gerakan yang sangat memabukkan sehingga Nora memejamkan matanya.


Menerima perasaan yang Alex berikan lewat sentuhan - sentuhan lembut tangannya.


Alex menempelkan hidungnya pada ceruk leher Nora, memberikan kecupan dibarengi dengan gigitan - gigitan kecil sehingga meninggalkan warna bersemu merah di kulit putih Nora.


Perasaan yang terkungkung cukup lama bisa mereka rasakan nyata kehadirannya bukan hanya sekedar asa.


Nora merasakan hembusan nafas Alex yang menerpa wajahnya. Nora sedikit mengangkat kepalanya untuk memberikan kemudahan pada Alex mengeksplor rindu begitu pun Nora sangat menikmati setiap sentuhan Alex.


Bibir Alex dengan pasti menyapa bibir lembut Nora yang agak terbuka tanpa lipstik merah yang selalu kebanyakan perempuan pakai. Meny@punya perlahan mengirimkan getaran rasa yang membumbung tinggi.


Pun Nora menerima s@puan dari bibir Alex dan untuk beberapa saat mereka berciuman mesra di tempat untuk pertama kali Alex bisa menemuinya.

__ADS_1


" Hentikan Dadd " Ucap Nora disela ciuman mereka kemudian dia menarik wajahnya kebelakang supaya ciuman mereka terlepas.


Alex melihat bibir pucat Nora tapi tetap memiliki rasa yang sama seperti pertama kali dia mencicipinya. bahkan sekarang bisa dibilang Nora lebih bisa membalas ciumannya tanpa ada keraguan.


" Ayo makan lagi " Alex meminta Nora untuk menghabiskan sarapannya.


" Suapi " Nora membuka lebar mulutnya menunggu Alex menyendok makanan dan memasukkan kedalam mulutnya.


Mereka tertawa bersama seolah tidak memiliki beban ataupun masalah. padahal mereka masih terpisah ruang dan waktu.


Tapi mereka tidak memusingkan hal itu. karena yang terpenting sekarang waktu yang bisa dilewati bersama - sama dan menciptakan kebahagiaan mereka sendiri.


Alex melihat pergelangan tangannya. Tidak terasa waktu yang tersisa hanya tinggal lima belas menit lagi kebersamaan mereka.


Baik Alex maupun Nora tidak ingin membiarkan waktu yang tersisa begitu saja. Entah siapa yang memulai terlebih dahulu kini keduanya sudah berciuman, saling memberi dan menerima rasa, saling mengecap, menghis@p dan *****@*.


" Eugh " Suara lenguhan Nora begitu terdengar jelas kala kenikmatan sudah melanda jiwa.


Mereka saling memiringkan kepalanya untuk memperdalam ciumannya. Nora membuka mulutnya memberikan akses bagi Alex untuk bisa mengeksplor apa yang ada di dalam gua mulutnya.


" We Love You " Ucap Nora mengusap bibir Alex dengan jari - jarinya kemudian diangkat sedikit wajahnya keatas sehingga terlihat jelas batang lehernya yang di tumbuhi bulu halus lalu Nora menghis@p kuat lehernya sehingga meninggalkan jejak yang begitu jelas.


" Jaga diri baik - baik, jaga buah cinta kita, tunggu sebentar lagi kita akan bisa berkumpul bersama " Ucap Alex membelai wajah Nora lagi.


" Besok aku kesini lagi " Ucapnya lagi mengusap lalu mencium perut yang sudah sangat buncit.


Nora hanya mengangguk dan memeluknya erat.


" Bye Dadd " Nora berdiri dari pangkuan Alex dan mengecup lagi sekilas bibir Alex.


" Bye Cinta " Ucap Alex membalik badannya dan langsung berjalan keluar dari ruang kunjungan.


Ada perasaan lega dalam hati Alex dan Nora setelah pertemuan mereka ini. semakin mempunyai harapan baru yang terbuka lebar untuk membina rumah tangga yang mereka inginkan.


" Semoga " Batin keduanya.

__ADS_1


Bima, Alex dan Ano dalam perjalanan pulang.


mereka tidak ada yang membuka suara selama perjalanannya. hanya terdiam dengan pikirannya masing - masing. Namun Bima tetap fokus mengendarai mobilnya.


Setelah sampai di rumah, Ano turun dari mobil dan mengucapkan terima kasih kepada Bima dan Alex karena sudah mengantarnya. Alex dan Bima langsung pamit melanjutkan perjalanannya menuju kantor.


Saat dalam perjalanan, Alex selalu melirik ke arah Bima. sehingga berhasil membuat Bima tidak nyaman dibuatnya.


" Kenapa Bos?" Tanya Bima memulai obrolan dengan tetap fokus pada jalanan.


" Apa yang kamu rasakan pada Ano kenapa tidak kamu usahakan dulu ?" Tanya Balik Alex yang bisa melihat dari gerak gerik Bima jika Bima menaruh rasa pada Anora.


" Apa maksud Bos ?" Tanya balik Bima lagi. dengan tetap berusaha santai dengan yang ditanyakan Bosnya.


" Iya rasa kamu pada Anora " Ucap Alex menekankan setiap katanya.


" Sudah saya hilangkan Bos, saya tidak ingin menyimpan sesuatu yang sudah ada pemiliknya " Ucap Bima yang sudah tau jika hal yang mustahil untuk bersaing dengan Pak Yoda.


" Kenapa ?" Tanya Alex lagi masih ingin tau kenapa Bima tidak berjuang terlebih dahulu untuk perasaannya.


" Sudah jelas Bos apa yang sudah saya sampaikan barusan " Jawab Bima sambil tersenyum tipis menatap Bosnya dan kembali fokus menatap jalanan.


Mobil yang dikendarai Bima sudah terparkir di basemen Hotel. Mereka berdua sudah berada di dalam ruang kerjanya.


Bima langsung duduk di kursi kerjanya dan memeriksa beberapa dokumen yang sudah ada di atas mejanya.


Alex menatap Bima yang sangat serius dalam mengerjakan pekerjaannya.


" Luangkan waktu mu untuk berlibur, aku yang akan handle perusahaan " Ucap Alex mendaratkan bokongnya pada kursi kebesarannya.


" Tenang saja Bos, saya masih bisa menghandle kerjaannya. nanti setelah Ibu Nora keluar dan semua urusan Bos sudah selesai baru saya akan mengajukan cuti panjang " Ucap Bima panjang lebar.


" Iya Bim, terima kasih. kamu sudah menghabiskan banyak waktu untuk mengurus semua masalah saya dan pekerjaan saya " Ucap Alex merasa tidak enak hati karena semua Bima yang menghandle dan mengurusnya.


" Sama - sama Bos " Balas Bima mengangguk.

__ADS_1


__ADS_2