
Tidak terasa davina dan bryan baru saja tiba di paris.
Mereka langsung menuju hotel yang sudah di pesan mama adel.
Sampai di hotel mereka pukul 7 malam waktu paris.
bryan pun membuka pintu kamar hotel.
Ia mempersilahkan davina masuk duluan.
"silahkan tuan putri." ucap bryan menggoda davina.
"terimakasih bry," ucap davina sambil melangkah masuk dan tersenyum.
lalu kemudian bryan mengikuti masuk dan menutup pintu.
"bryan, aku mandi duluan ya." ucap davina.
"iya sayang." ucap bryan sambil meletakkan kopernya.
Davina pun segera masuk kedalam kamar mandi .
Bryan pun merebahkan tubuhnya di atas sofa.
15 menit lamanya, davina pun keluar dari kamar mandi sudah dengan pakaian tidurnya.
Ia melihat bryan tertidur di sofa.
"bryan, bangun bry, mandi dulu sana." ucap davina dengan lembut.
bryan pun terbangun.
"iya sayang." ucap bryan dan menuju kamar mandi.
davina pun tidak lupa menyiapkan pakaian bryan.
Selesai semuanya davina pun berbaring di atas tempat tidur, ia sangat lelah setelah perjalanan jauh.
Davina pun tertidur.
Bryan keluar dari kamar mandi, ia melihat davina sudah berada di atas tempat tidur.
bryan pun mendekat.
"tidur saja kamu cantik banget vina." ucap bryan pelan.
Bryan pun menyelimuti davina, ia tidak akan mengganggu davina, sebab ia juga sangat lelah.
Bryan melihat sudah ada makan malamnya di atas meja, tapi ia memutuskan untuk istirahat terlebih dahulu.
Bryan pun berbaring di sebelah davina, kali ini ia membiarkan davina tidur dengan nyenyak,
Lain cerita di tempat axel dan clara.
Clara terbangun di tengah malam, ia merasakan perutnya sangat lapar.
Dengan mata yang masih mengantuk, clara keluar dari kamarnya tanpa membangunkan axel.
Clara pun menuju dapur, ia membuka kulkas, clara mengambil telur, sosis dan saos.
Clara ingin memasak.
Tiba tiba mama adel ingin mengambil air minum,
__ADS_1
Mama adel melihat lampu dapur lagi menyala, ia pun mendekat.
Mama adel melihat clara memegang telur, sosis, dan saos.
"sayang, kamu mau ngapain." tanya mama adel.
Clara bingung menjawabnya.
Mama adel yang mengerti clara pun tersenyum.
"kamu mau buat sosis telur," tanya mama adel.
Clara mengangguk saja.
"sini mama buatkan cla." ucap mama adel.
Clara yang merasa tidak enak pun akhirnya membantu mama adel.
"suami kamu kemana cla, apa dia tau kamu bangun." tanya mama adel.
"axel tidur ma, dia gak tau cla bangun." ucap clara.
"kenapa tidak kamu bangunkan sayang." tanya mama adel.
"gak apa apa ma, kasihan axel." ucap clara.
Tidak lama makanan yang di inginkan clara pun sudah mateng.
Mama adel membawakannya ke meja makan.
"ini sayang, kamu makan dulu." ucap mama adel.
"iya ma, mama mau." tanya clara.
Clara pun memakannya dengan senang hati.
"ma, ini enak banget buatan mama." ucap clara.
mama adel tersenyum.
Sebenarnya mama adel mengantuk, tapi demi clara ia rela menemani clara makan.
"cla, jika kamu lapar, atau ingin sesuatu pas sudah di sana nanti, kamu bangunin axel ya cla, " ucap mama adel.
"iya ma, cla akan ingat pesan mama." ucap clara.
15 menit lamanya, akhirnya clara berhasil menghabiskannya.
"sekarang kamu masuk kamar ya, istirahat, tidur, mama juga mau tidur." ucap mama adel.
"iya ma, terimakasih ya ma, " ucap clara.
"sama sama sayang." ucap mama adel.
Mereka pun masuk kedalam kamar masing masing.
Clara kembali masuk kedalam selimut.
Ia kembali tidur.
Pukul 6 pagi, axel terbangun terlebih dahulu.
Ia melihat clara masih tertidur dengan nyenyak.
__ADS_1
Axel pun keluar kamarnya, ternyata ia melihat mama adel sedang duduk menonton tv.
Axel mendekat.
"ma." panggil axel.
mama adel menoleh.
"iya xel." istri kamu mana." ucap mama adel.
"clara masih tidur nyenyak ma." ucap axel.
"apa kamu tau clara tadi malam pukul 1 bangun." tanya mama adel
"gak ma. Emangnya kenapa ma." ucap axel.
"istri kamu sudah beberapa kali terbangun tengah malam xel, sepertinya anak kamu laper." ucap mama adel.
Axel pun bingun.
"dia tadi malam ingin memasak, untuk mama terbangun dan melihatnya. Coba kamu itu menjadi suami yang siap siaga xel." ucap mama adel.
"iya ma, pantesan saja dia belum bangun." ucap axel.
"xel, ada yang mama ingin bicarakan sama kamu." ucap mama adel.
"mama ingin bicara apa ma." tanya axel.
"aldo tidak akan mengganggu kamu lagi, baik itu clara juga." dia sudah menanda tangani perjanjian." ucap mama adel.
"maksud mama." tanya axel.
"dia datang kepada mama, dia mengakui semua kesalahannya, dan dia berjanji tidak akan mengganggu keluarga kita lagi, asal kita berinvestasi di perusahaannya yang hampir bangkrut." ucap mama adel.
"apa mama menyetujuinya." tanya axel.
"ya, mama menyetujuinya. Tapi dengan 1 syarat, dia tidak boleh datang keperusahaan kita, " ucap mama adel.
"jadi sekarang bagaimana dengan aldo ma, dia dimana." tanya axel.
"dia sudah berangkat ke luar negeri. Dia mengurus perusahaannya yang di sana." ucap mama adel.
Axel mengangguk paham.
Tidak lama clara turun dari kamarnya, ia melihat mama adel dan axel sedang bicara.
"pagi ma, xel, maaf cla telat bangunnya ma." ucap clara.
"iya sayang gak apa apa." ucap mama adel.
"kamu sudah mandi." tanya axel.
Clara mengangguk.
"kita ke makan sehabis sarapan saja ya. Biar gak panas." ucap axel.
mama adel dan clara mengangguk.
"ma, cla, axel mandi dulu ya." habis itu kita sarapan." ucap axel.
"iya xel." jawab mama adel.
kini mama adel mengobrol dengan clara.
__ADS_1
....