
Dirumah sakit,
Dokter yang menangani clara pun datang memeriksa keadaannya,
"bagai mana dok keadaan anak saya," ucap adel.
"keadaannya sudah membaik, besok siang setelah saya periksa lagi tidak ada kendala, pasien boleh pulang. Tetapi harus ingat, pasien harus banyak istirahat dulu untuk sementara waktu." ucap dokter tersebut.
adel mengangguk, " terimakasih dok,"
Dokter itu pun keluar dari ruangan clara.
"sayang, besok kamu sudah boleh pulang, tapi, kamu pulang kerumah tante dulu ya untuk sementara. Tante tidak mau terjadi apa-apa lagi sama kamu," ucap adel.
Clara pun mengangguk pasrah, karna masih lemas.
Kini adel menelpon davina.
tetapi tidak di angkat,
"mungkin dia lagi meeting bersama axel dan bryan. Lebih baik aku kirim pesan saja." batin adel.
Bu adel : " davina, tolong kamu lihat jadwal untuk besok, apa ada jadwal bertemu client atau tidak, jika tidak ada jadwal yang penting, tolong kamu kosongkan jadwal untuk saya dan axel besok."
Davina yang sudah slesai meeting, kini membuka handphone nya, seketika ada panggilan tidak terjawab dari bu adel, dan ia pun membuka dan membaca pesan yang masuk dari bu adel.
Davina : "maaf bu, tadi saya tidak tau ibu menelpon, saya baru selesai meeting bu. sepertinya tidak ada jadwal bertemu client besok bu, hanya saja ada file yang harus di tanda tangani oleh ibu.
Bu adel : " baiklah davina terimakasih, besok sore kamu antar kerumah saya file nya.
Davina : " baik bu, sama-sama."
__ADS_1
axel yang melihat davina sibuk dengan handphone nya, seketika bertanya.
"saya lihat kamu dari tadi sibuk dengan handphone kamu vin," ucap axel.
"ooh .. Ini pak, bu adel mengirimi saya pesan, beliau menanyakan jadwal besok apa ada yang penting apa tidak." ucap vina dengan sopan.
Axel yang paham hanya manggut-manggut.
kini mereka bertiga pulang menuju perusahaan.
"baiklah xel, mama akan mendekatkan kamu bersama clara." batin adel.
malam harinya, axel sudah di minta mamanya besok untuk tidak datang ke kantor. Dan mamanya juga meminta agar axel datang kerumah sakit untuk menjemputnya dan juga clara besok.
Axel pun menurut.
ke esokan harinya, axel sedang bersiap-siap menuju rumah sakit,
Axel turun dari kamarnya . .
"bik, nanti habis ini tolong bersihkan kamar tamu yang di bawah ya bik." ucap axel.
"baik tuan, " ucap bibik.
Setelah itu Axel segera pergi menuju rumah sakit.
Axel sampai di rumah sakit siang hari, karena tadi ia mampir sebentar ke apartemen bryan.
"siang ma," ucap axel sambil mencium tangan mamanya.
"mama saja ni yang di sapa, claranya nggak." ucap adel menggoda anaknya itu.
__ADS_1
axel menghela nafas nya.
"siang cla," ucap axel cuek.
Clara tersenyum.
"siang juga xel." ucap clara dengan tulus.
"kita tunggu sebentar ya xel, dokternya belum datang." ucap mama adel.
Axel pun duduk di sofa sambil memainkan handphone nya.
Tidak lama dokter pun datang,
"permisi, maaf saya priksa dulu ya nona clara." ucap dokter.
"bagai mana dok keadaannya." ucap adel.
"nona clara sudah jauh lebih baik bu, hari ini sudah boleh pulang, tp tetap dengan perkataan saya kemaren, kalau nona clara harus banyak istirahat dulu." ucap dokter.
"baiklah dok, saya mengerti. Terimakasih dok." ucap adel.
Dokter pun pamit.
"xel, kamu tolong urus kepulangan clara ya sayang," ucap mama adel. Axel mengangguk.
Dan Axel segera pergi mengurusnya.
setelah itu, axel kembali ke ruangan clara.
"ma, apa kita pulang sekarang." ucap axel begitu masuk.
__ADS_1
"mama beresin ini sebentar xel, kamu tolong clara saja untuk duduk di kursi roda itu." ucap mama adel.
..