
Davina pun mengirimkan clara pesan.
Davina :
"hai calon mama, selamat ya atas kehamilannya cla. Aku seneng deh dengarnya kamu hamil,"
Clara pun belum melihat ponselnya.
Pesan dari davina belum terbaca.
Sementara clara sedang kumpul bersama mama adel dan axel di ruang keluarga.
Desas desus clara hamil pun telah sampai di para asisten rumah tangga.
mereka semua pun sangat senang mendengar clara hamil.
"bik ina, sebentar lagi rumah ini akan ramai dengan tangisan bayi." ucap bik sarah.
"iya sarah, pasti buk adel sangat bahagiah. Selama ini kan buk adel mengingin kan tuan axel menikah dan mempunyai anak." ucap bik ina.
Bik ina dan bik sarah sedang berada di dapur, mereka sedang menyiapkan bahan bahan masakan yang akan di masak untuk makan siang.
Masih di ruang keluarga, clara merasakan mual kembali.
Akan tetapi masih bisa ia tahan.
"cla, kamu mual lagi." tanya mama adel.
"iya ma." ucap clara.
"kamu mau makan apa cla." tanya axel.
"aku ingin makan masakan davina xel. Soto buatan dia sangat enak." ucap clara tanpa dosa.
Mama adel dan axel yang mendengar itu pun di buat bingung oleh clara.
"tapikan davina sedang kerja cla. Yang lain saja ya cla.." ucap axel.
Clara menggeleng.
"xel, coba kamu hubungi davina, bisa tidak dia kemari sekarang, ini sudah jam 11 juga, sebentar lagi jam istirahat." ucap mama adel.
"iya ma, axel coba." ucap axel.
Clara yang mendengar itu rasanya sangat senang, ia sudah tidak sabar memakan soto buatan davina.
Axel pun ke kamar dan mengambil ponselnya.
Ia mencari nama davina dan langsung menelponnya.
"Hallo davina. Apa kamu sibuk.?."
"tidak pak axel, ada apa pak.?."
"apa kamu bisa sekarang kerumah saya."
"ada apa ya pak.?"
"emm . .. Emm . Begini davina, clara ingin makan soto buatan kamu."
"ooh, baik pak axel, saya kesana sekarang, kebetulan pekerjaan saya sudah beres untuk pagi ini."
"terimakasih davina, saya tunggu."
"iya pak, sama sama."
Axel pun mematikan sambungan telponnya.
"menyusahkan sekali rupanya orang hamil." batin axel.
Tidak hanya axel saja yang sedikit repot di buat clara, tetapi davina juga.
__ADS_1
"cla . .cla . .ada ada saja kamu ini, apa aku minta antar sama bryan saja ya." batin davina.
Davina pun membereskan barang barangnya lalu ia mengambil tas dan pergi ke ruangan bryan.
"bryan, bisa antar aku ke rumah axel." tanya davina.
"kenapa kamu mau kesana sayang." tanya bryan.
"nanti aku jelaskan. Apa bisa ..?" ucap davina.
"baiklah sayang, kita berangkat sekarang." ucap bryan.
"iya bry, sekarang." ucap davina.
di dalam perjalanan, davina menjelaskannya kepada bryan.
Bryan pun paham.
"nanti kalau kamu hamil, jangan merepotkan seperti clara ya." ucap bryan.
"apaan sih kamu, belum belum juga sudah ngomong begitu." ucap davina kesal.
Sampai di rumah clara mereka pukul 12 siang.
Mereka di sambut oleh axel langsung.
"vina, aku minta maaf sudah merepotkan kamu." ucap axel.
"gak apa apa kok xel. Aku juga seneng kok memasak untuk clara. Di mana dapurnya xel, biar aku langsung masak." ucap davina.
Axel pun langsung mengantar davina ke dapur.
"bik, tolong nanti bantui davina ya bik." ucap axel kepada bik sarah dan bik ina.
"baik tuan." ucap bik sarah dan bik ina.
Bryan pun langsung ke ruang keluarga.
"iya tante." ucap bryan.
"davina nya mana."tanya clara.
"itu dia lagi masak do dapur." ucap axel tiba tiba datang dari arah dapur.
"kok kamu gak bilang xel davina sudah datang." ucap clara.
"tadi dia langsung menuju dapur," ucap axel.
"bryan, jadi kapan kalian akan menikah," tanya adel.
"satu bulan lagi tante," ucap bryan.
"bry, jaga davina baik baik ya." ucap clara.
"pasti dong cla," ucap bryan.
Tiga puluh menit Davina pun telah selesai membuat soto keinginan clara.
Davina menghampiri clara,
"siang tante," ucap davina dengan sopan.
"siang juga vin, maaf ya jika menyuruh mu kemari." ucap adel.
" gak apa apa kok tante." ucap davina.
"hei bumil, soto nya sudah masak, awas saja jika tidak di habiskan." ucap davina.
"iya..iya...aku habiskan kok." ucap clara.
"ya sudah, kita makan siang bareng saja." ucap adel.
__ADS_1
Mereka pun menuju ke ruang makan.
Adel melihat clara makan dengan lahapnya, ia makan soto buatan davina.
Mereka semua sudah selesai makan, terkecuali clara.
Ia masih menikmati soto buatan davina.
Mereka semua pun saling lirik dan menggelengkan kepala.
Akhirnya clara selesai juga makan soto buatan davina.
"terimakasih ya vina, emang soto buatan kamu gak ada tandingannya." ucap clara.
"kalau begitu vina pamit balik lagi ke kantor ya tante." ucap davina.
Clara pun merasa sesih davina akan balik ke kantor lagi.
"kamu kenapa cla." ucap davina.
"kamu cepet banget sih, kan aku masih pengen ngobrol." ucap clara.
"vina, bryan, hari ini kalian tidak perlu lagi balik ke kantor, semua pekerjaan sudah tante suruh orang untuk menghendelnya." ucap adel.
"beneran tante." ucap bryan.
tante adel pun mengangguk.
clara pun merasa senang kembali.
"kalau begitu aku pinjam davina nya sebentar ya." ucap clara sambil menarik davina ke arah ruang tv.
"kamu harus sabar ya xel, ibu hamil memang begitu. Kadang aneh aneh." ucap mama adel.
"iya ma, ada ada saja clara itu, semua di buat repot olehnya." ucap axel.
Mama adel dan bryan pun tertawa.
"ini juga pelajaran buat kamu bryan, kamu kan akan menikah sebentar lagi. Jadi juga kamu harus bisa menjaga istri kamu nantinya." ucap mama adel.
"iya tante," ucap bryan.
Sementara di ruang tv, clara dan davina menonton drama korea ke sukaan mereka berdua.
Mereka pun sambil cerita.
"elo kenapa gak baca pesan gue sih cla." ucap davina.
"gue gak megang pinsel seharian ini, ponselnya ada di kamar." ucap clara.
"pantas saja." ucap davina.
Clara tertawa.
"berapa usia kandungan kamu cla." tanya davina.
"aku belum tau vin, besok pagi baru kerumah sakit untuk cek.
Tadi sih dokter siska sudah memerika, dan aku di nyatakan hamil, dia bilang untuk cek ke rumah sakit saja." ucap clara.
"sepertinya postur tubuh elo berubah cla, lebih sedikit berisi." ucap davina.
"aku juga merasa begitu vin," ucap clara.
"tapi elo tau dari mana aku hamil vina, aku kan belum memberi tahu elo." ucap clara lagi.
"bryan yang memberi tahu ku cla. tadi pagi axel menelpon bryan kalau tidak masuk kantor hari ini." ucap davina.
"pantas saja." ucap clara.
Mereka pun asik bercerita.
__ADS_1
...