Diam - Diam Mencintai Suamiku

Diam - Diam Mencintai Suamiku
Bab 25


__ADS_3

Axel dan Clara sudah sampai di rumah. Mereka sampai di rumah sekitar jam 7 malam.


axel melihat mobil mamanya,


ternyata mama adel sudah sampai duluan,


Clara pun masih tertidur dengan pulasnya.


Axel yang sudah keluar dari dalam mobil, berniat meninggalkan clara sendirian, karena ia tidak mau membangunkannya.


adel yang tidak sengaja keluar dari dalam rumah pun melihat kelakuan anaknya itu,


axel yang melihat mamanya sudah berdiri di depan pintu pun segera menghampirinya.


"malam ma," ucap axel,


"kemana istri kamu xel."


"ada di dalam mobil ma, dia lagi tidur," ucap axel spontan.


"jadi kamu tinggalkan istri kamu di dalam mobil sendirian yang lagi tidur. Mama tidak mau tau, kamu gendong dia ke dalam kamar sekarang juga." ucap mama adel marah.


Axel yang ciut nyalinya ketika mamanya sedang marah pun akhirnya menurutinya.


Ia menggengdong clara menuju kamarnya, bik ina dan bik sarah yang melihat itu pun tersenyum gemas.


Sampai di dalam kamar, axel membaringkan clara di atas kasurnya. Ia membukakan sepatu clara.


"sangat merepotkan." batin axel.


Axel pun bergegas masuk ke dalam kamar mandi,


selesai mandi, axel melihat clara masih tertidur.


Clara jika terlalu kelelahan, ia memang mudah sekali tertidur. Bahkan sampai tidak sadar sewaktu di gendong axel.


Axel pun keluar dari kamar,


mama adel yang melihat itu pun segera bertanya.


"istri kamu mana xel, kita makan malam dulu."


"dia masih tidur ma,"


" ya sudah kamu tunggu di sini saja, biar mama yang membangunkannya." ucap mama adel,


axel hanya mengangguk.


Sampai di dalam kamar axel, mamanya melihat clara yang masih tidur, sebenarnya ia tidak tega membangunkan clara, tetapi clara belum makan.


"cla, bangun sayang, sudah malam, kita makan malam dulu." ucap adel dengan lembut.


Clara pun terbangun, yang ia lihat pertama kalinya itu mama adel.


"eeh ma, " ucap clara terkejut.

__ADS_1


mama adel tersenyum.


"kamu mandi dulu ya cla, mama tunggu di bawah untuk makan malam." ucap mama adel,


clara pun mengangguk.


"bukannya tadi aku berada di dalam mobil axel, kenapa aku bisa di kamar sih." batin clara mengingat ngingat.


Clara segera masuk ke dalam kamar mandi, ia sampai lupa membawa baju gantinya karena terburu-buru.


Axel pun kembali ke kamar untuk mengambil ponselnya yang tertinggal.


Axel pun mencari ponselnya yang ternyata berada di atas meja samping tempat tidur.


Ia duduk di pinggir tempat tidur sambil memegang ponselnya untuk menghubungi bryan.


Clara yang tidak tau axel masuk, tiba-tiba keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk saja.


Clara yang belum menyadari adanya axel, berjalan menuju lemari pakaian.


axel yang tadinya fokus dengan ponselnya, akhirnya melirik ke arah clara, dan ia pun bersuara.


"bisa tidak kamu menggunakan pakaian mu langsung di dalam kamar mandi saja, apa kamu ingin menggoda ku." ucap bryan.


Seketika clara menoleh ke arah suara itu, betapa terkejutnya dia melihat axel sedang melihatnya mencari pakaian.


Clara pun sangat malu, ini kedua kalinya axel melihatnya begini. Setelah mendapatkan pakaian yang ia cari, clara langsung membawanya ke kamar mandi.


axel pun turun dari kamarnya.


"axel mencari ponsel axel tadi ma, dia lagi ganti baju." ucap axel keceplosan.


Mama adel tersenyum menggoda axel.


"pantesan kamu lama, ternyata . ."


"jangan mulai deh ma." ucap axel kesal.


Clara pun turun dari kamar, dan langsung menuju meja makan.


"maaf ma sudah menunggu." ucap clara sambil duduk.


clara pun segera menunduk malu bertemu dengan axel.


"iya tidak lama kok sayang. Iya kan xel." ucap mama adel.


axek hanya mengangguk.


"ayok kita makan." ucap mama adel.


Mereka pun makan malam dengan tenang.


akan tetapi mama adel curiga ada yang mereka sembunyikan, mama adel melihat clara hanya menundukkan kepalanya.


Selesai makan, axel menuju ruang kerjanya, sedangkan mama adel dan clara mengobrol di ruang keluarga.

__ADS_1


"cla, mama perhatikan kamu dari tadi menunduk saja, ada apa cla." ucap mama adel.


"eemm . . .i . Itu ma, tidak ada apa-apa kok ma." ucap clara dengan wajah memerah malu.


"sayang, mama tau kamu lagi menyembunyikan sesuatu. Ada apa cla. Kamu ada masalah sama axel." ucap mama adel.


Dengan wajah memerah menahan mali, clara pun menceritakan sedikit ke mama adel.


"ta . .tadi cla lupa membawa baju ganti ke kamar mandi ma, pas waktu cla keluar, cla tidak sadar ada axel di sana. Cla malu ma, ini sudah 2 kali terjadi." ucap clara dengan polosnya.


Mama adel pun menahan tawanya.


"cla, kamu harus terbiasa, bagai mana pun axel itu suami kamu, kamu tidak perlu malu. Bahkan jika axel meminta lebih sekalipun, itu sah sah saja." ucap mama adel memberikan nasehat kepada clara.


Bukannya semakin tenang, clara malah wajahnya semakin memerah.


"iya ma." ucap clara singkat.


"kapan kalian akan memberikan mama cucu sayang." ucap mama adel.


Clara pun makin kaget dengan ucapan mertuanya itu. Clara hanya diam saja. Tanpa ada rasa ingin menjawab pertanyaan mamanya itu.


Adel yang paham dengan diamnya clara, akhirnya menarik clara dalam pelukannya.


"sudah kalau tidak mau menjawabnya, mama akan maklumin kalian kok." ucap mama adel menenangkan clara.


mama adel pun melepaskan pelukannya.


ia tersenyum kepada clara.


Ternyata obrolan mereka berdua di dengar oleh axel. Axel yang tidak sengaja akan mengambil air minum di bawah pun seketika berhenti.


"ma, maafin axel yang belum bisa mengabulkan permintaan mama saat ini." batin axel.


Axel pun segera langsung menuju kamarnya.


"ma, apa boleh cla libur kerja besok ma, cla ingin ke makam ibu." ucap clara meminta izin.


mama adel mengangguk dengan tersenyum.


"mama akan ijinkan kamu sayang, akan tetapi kamu di antar oleh pak ramli ya." ucap mama adel.


clara mengangguk.


"terimakasih ma." ucap clara tersenyum tulus.


Hari pun sudah semakin malam, mama adel dan clara menuju kamar masing-masing.


Sampai di dalam kamar, clara sudah merasa ngantuk, dan ia langsung menuju sofa.


tidak lupa ia melihat ke arah suaminya, yang ternyata sudah tidur terlebih dahulu.


clara pun segera tidur.


...

__ADS_1


__ADS_2