
Di dalam ruang kerja, mama adel telah selesai membereskan file yang akan di bawa ke kantor.
Mama adel pun menuju dapur untuk mengambil air minum. Dan mama adel melihat masakan di atas meja yang sudah siap.
"bik, sepertinya menunya enak." ucap adel.
"itu bu, tadi non clara yang masak. Katanya mau di bawa ke kantor." padahal tadi sewaktu memasak non clara mual bu, tapi di tahannya demi memasak." ucap bik ina.
Mama adel pun tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
"sifatnya tidak jauh berbeda dengan almarhumah ibunya." mereka sama sama orang yang sangat baik." ucap adel.
Kini mama adel pun siap siap untuk pergi ke kantor.
di dalam kamar, clara sudah rapih, ia pun turun ke bawah dan menghampiri mama adel di kamarnya.
"tok . .tok . . .tookk. .
mama adel pun membuka pintu kamarnya.
"masuk cla." ucap mama adel yang sudah rapih juga
"ma, nanti kita makan siang di kantor saja ya ma, cla sudah masak." ucap clara.
"iya sayang. Tadi mama ke dapur, melihat banyak sekali menu makanan," ucap mama adel.
Sedangkan di kantor, axel baru saja selesai bertemu clien, ia menahan sakit perutnya.
Axel pun istirahat di sofa ruangannya, tadi ia sudah meminta bryan untuk membelikan obat.
Axel yang habis meminum obat pun tertidur.
Di rumah mama adel mengajak clara untuk berangkat ke kantor.
"kita berangkat sekarang ya cla." pak ramli sudah menunggu." ucap mama adel.
"iya ma," ucap clara.
Mereka pun pergi menuju kantor, di dalam mobil mereka bercerita.
"ma, apa axel tau clara ikut." tanya clara.
"gak sayang, axel tidak tau. Nanti kita buat kejutan ya." ucap mama adel.
Clara mengangguk sambil tersenyum.
Kini clara dan mama adel sudah sampai.
Clara menenteng tas bekalnya. Ia berjalan bersama mama adel.
Semua karyawan pun menyapa dan menghormati mereka berdua,
Dan kini sudah tidak ada lagi gosip gosip tentang clara.
"cla, kamu mau langsunh keruangan axel apa ke ruangan mama." tanya mama adel.
"cla ikut keruangan mama saja." ucap clara.
Sampai di depan ruangan mama adel, clara melihat davina yang sedikit sibuk.
"ma, cla temui davina sebentar ya ma." ucap clara.
"iya cla, mama duluan masuk ya." ucap mama adel.
"selamat pagi ibu davina calon pengantin." ucap clara.
Davina pun terkejut melihat clara.
Ia berdiri dan memeluk clara.
__ADS_1
"sudah lepaskan aku." ucap clara.
Davina pun melepaskan pelukannya.
"ni aku bawakan kamu makan siang, spesial buat kamu." ucap clara.
"waaah waaah, ada apa ni bumil tumben." ucap davina.
"gak ada apa apa vin, aku hanya memasak sekalian buat makan siang axel." ucap davina.
"cla, apa axel sakit." tanya davina.
"gak kok vin, kenapa..?" ucap clara.
"tadi pagi sepertinya dia sangat pucat cla, sehabis bertemu client dia hanya di ruangannya. Aku belum menanyakan kepada bryan." ucap davina.
"ya sudah, aku tinggal dulu ya vin." ucap clara.
Clara menuju ruangan mamanya.
"ma, cla keruangan axel dulu ya ma." ucap clara sambil meletakkan bekal makanan di atas meja tempat biasa mama adel makan.
"apa axel sudah selesai bertemu client cla." tanya mama adel.
"davina bilang tadi sudah ma, axel ada di ruangannya." ucap clara.
Mama adel mengangguk.
Clara pun berjalan menuju ruangan axel.
"pagi buk clara." ucap salah satu karyawan yang melintas.
"pagi juga." ucap clara.
clara pun mengetuk pintu ruangan axel.
Akan tetapi tidak ada jawaban dari dalam.
Ia melihat ke arah tempat duduk axel, tetapi tidak ada.
dan clara melihat ke arah sofa, dan benar saja axel berada di sana sedang tidur.
Clara pun mendekat, ia melihat axel sedikit pucat.
Clara pun memegang dahi axel, ternyata sedikit panas.
Axel yang merasa tidurnya terusik pun bangun.
"clara." ucap axel yang terkejut ada istrinya di situ.
"kamu sakit." ucap clara.
"gak kok cla, aku cuma sedikit sakit perut." tapi ini sudah gak sakit lagi kok.,"ucap axel.
"kita pulang saja ya." ucap clara merasa khawatir.
"gak cla, aku sudah tidak apa apa." tadi sudah meminum obat." ucap axel.
"tapi tubuh kamu sedikit panas xel." ucap clara.
Tiba tiba clara merasa mual.
"uweeek." tapi masih bisa di tahan oleh clara rasa mualnya.
Axel pun duduk dan mengelus perut clara.
"kamu sudah makan xel." tanya clara.
"sudah tadi bryan ya g membelinya." ucap axel.
__ADS_1
"aku membawakan kamu makan siang." ucap clara.
axel melihat tidak ada yang di bawa oleh clara.
Clara pun tersenyum melihat axel mencari makanan itu.
"ada di ruangan mama xel." ucap clara.
Axel mengangguk.
Axel pun merasa sedikit pusing.
"xel." ucap clara.
axel pun berbaring di pangkuan clara.
"sebentar cla, kepala ku pusing." ucap axel sambil memejamkan matanya.
Clara pun memijat kepala axel.
"kita pulang saja ya xel." ucap clara lagi.
axel mengangguk.
"sebentar lagi ya cla, habis makan siang saja." biarkan aku berbaring seperti ini sebentar." ucap axel.
Mama adel pun menanyakan kepada davina
"davina, apa kamu lihat clara." tanya adel.
"tadi clara menuju ruangan axel bu. Sepertinya pak axel lagi kurang sehat." ucap davina.
"saya kesana dulu ya, jika ada yang mencari saya bilang saya sedang tidak ada di ruangan." ucap adel.
"baik bu." ucap davina.
mama adel pun masuk ke ruangan axel, ia melihat clara berada di sofa, akan tetapi ia tidak melihat axel.
Mama adel pun berjalan menghampiri clara, sampai di dekat clara, mama adel melihat axel sedang tidur di pangkuan clara.
"kenapa axel cla." tanya mama adel.
"axel sakit ma, cla ajak pulang katanya nanti saja habis makan siang." ucap clara.
"ya sudah, biar axel pulang sama kita saja, mobilnya nanti biar sopir kantor yang mengantar." ucap mama adel.
Mama adel pun segera menuju meja axel, ia menelpon davina.
"davina, bisa tolong saya bawakan makan siang yang ada di meja saya kesini."
.....
Tidak lama davina datang membawa tas bekal clara tadi yang ada di ruangan adel.
"ma, apa sebaiknya axel di bawa kerumah sakit saja biar di periksa." ucap clara.
"axel tidak pernah mau kerumah sakit cla, biar nanti sampai rumah mama hubungi siska saja." ucap mama adel.
"davina, kamu tolong kosongkan jadwal axel hari ini ya. Jika ada apa apa tolong suruh bryan yang menghendel semuanya." ucap adel.
"iya tante, kalau begitu saya kembali ke ruangan dulu." ucap davina sopan.
"davina, jangan lupa makan bekal yang aku buat tadi ya." ucap clara.
"siap ibu bos." ucap davina.
Mama adel dan clara pun tersenyum.
....
__ADS_1
.....