
Sampai di sebuah mall yang besar, axel, mama adel, clara, dan pak ramli pun masuk ke dalam mall.
Kini mereka langsung menuju ketujuan awal, yaitu mencari peralatan bayi yang belum terbeli.
Tanpa clara sadari, ia membeli sangat banyak peralatan bayi.
Tidak terasa jam sudah menunjukkan pukul 3 sore, kini merrka semua pergi makan.
35 menit lamanya, akhirnya mereka semua dalam perjalanan pulang ke rumah,
"auuuw." ucap clara lalu mengelus perutnya.
mama adel yang duduk di samping clara pun spontan melihat ke arah clara.
"kenapa cla." tanya mama adel.
"biasa ma, geraknya kuat banget." ucap clara.
Mama adel tersenyum dan mengelus perut clara.
"sudah gak sabar ingin main dia sayang." ucap axel.
"xel, jangan menggoda clara terus xel," ucap mama adel.
Mereka pun tersenyum.
Sampai di rumah sudah pukul 5 sore, karena tadi mereka kejebak macet parah.
Mereka pun langsung menuju kamar masing masing, sementara pak ramli ijin pamit untuk kerumah keponakannya yang akan mengadakan yasinan.
Kini axel pun sangat kelelahan, kondisi badan yang belum pulih sepenuhnya membuat ia sangat lelah,
Axel pun berbaring di sofa kamarnya.
"sayang, mandi dulu, airnya sudah siap." ucap clara yang baru keluar dari kamar mandi.
Axel pun tidak menyahut panggilan clara.
Clara pun mendekat,
__ADS_1
"heeeem, pantesan gak jawab, tidur rupanya." ucap clara.
Clara pun membanguni axel dengan pelan pelan.
kini axel terbangun.
"maaf cla, aku ketiduran." ucap axel.
"mandi dulu ya. Semuanya sudah aku siapkan." ucap clara.
axel mengangguk patuh.
axel segera menuju kamar mandi.
Sebenarnya kepala axel pusing kembali, akan tetapi ia menyembunyikannya dari clara,
Axel gak mau clara kepikiran.
20 menit lamanya, axel keluar kamar mandi sudah dengan piama tidur yang di siapkan clara.
Jam pun sudah menunjukkan pukul 7 malam,
Mama adel sudah menunggu di ruang makan.
Mama adel pun memperhatikan axel,
"sepertinya axel sedang menahan sakit." batin adel yang selalu tau jika axel menyembunyikan sesuatu.
mereka sudah duduk di kursi masing masing.
mereka menikmati makanannya, akan tetapi tidak dengan axel.
Makanan di piring axel pun tidak habis.
"xel, kenapa tidak di habiskan." tanya mama adel.
"axel kenyang ma." ucap axel.
clara pun menghela napasnya.
__ADS_1
"ma, cla, axel ke kamar duluan ya." ucap axel.
Clara pun bingung dan masih di tempat duduk,
Sementara axel sudah masuk kedalam kamar.
Axel pun segera naik ke tempat tidur dan merebahkan tubuhnya.
Axel pun memejamkan matanya.
"cla, sepertinya axel belum sehat, nanti kamu cek ya." ucap mama adel.
"iya ma, kalau begitu clara ke kamar dulu ya ma." ucap clara.
"iya cla, mama juga mau ke kamar." kamu tidur nya jangan terlalu malam ya, " ucap mama adel.
"iya ma." ucap clara.
Kini clara pun berjalan menuju kamarnya.
Sampai di dalam kamar, clara melihat axel sudah tidur dengan selimut yang entah kemana.
Clara pun membenarkan selimutnya dan memyelimuti axel.
clara menempelkan tangannya di dahi axel.
"masih anget." ucap clara.
Clara melihat kearah meja, yang ternyata obat axem masih ada dan belum di minum.
Clara pun segera mengambil obat yang di berikan dokter,
Clara membangunkan axel pelan pelan.
Axel pun terbangun.
"sayang, ada apa." ucap axel.
"minum obat dulu xel baru tidur." ucap clara.
__ADS_1
Axel pun meminumnya dan segera tidur.
....