Diam - Diam Mencintai Suamiku

Diam - Diam Mencintai Suamiku
Bab 120


__ADS_3

Keesokan paginya.


Clara sudah terbangun dari pukul 5 pagi, ia pun sudah mandi,


Sementara axel belum bangun,


Clara pun menyiapkan semua kebutuhan axel.


selesai semuanya, clara pun duduk di sofa ,


Clara membuka ponselnya, dan ternyata ada pesan dari davina.


Davina :


"hei cla, jaga kesehatan ya di sana, jangan lupa oleh oleh buat ku dan juga keponakanmu ini. 😇"


Clara pun tersenyum dan segera membalasnya,


Clara :


"iya nanti di belikan, kamu libur hari ini vina."


Davina :


" enggak cla, aku kerja nanti, kasihan bryan sendirian mengurus perusahaan suami kamu itu." heheheh...aku bercanda." 😅


Clara :


"nanti pas aku pulang kamu libur ya, banyak yang ingin aku ceritain." aku juga tau kok kamu bercanda." 😋


Davina :


"nanti kita sambung lagi ya cla, aku mau siapin keperluan bryan dulu." aku libur kok hari ini. Soalnya masih mual mual."🤭


Clara :


"ya sudah, nanti kita telponan saja."


Davina :

__ADS_1


"okey clara."


Tidak lama axel pun terbangun.


"kamu sudah mandi sayang." tanya axel,


"iya sudah sayang. Kamu mandi gih sana, sudah jam 6 ini." ucap clara.


"iya sayang. Oya kamu kenapa senyum senyum lihat ponsel." ucap axel.


"ini,tadi habis chat davina." ucap clara.


Axel tersenyum dan mengangguk,


"sudah sana mandi." ucap clara.


"iya tuan putri." ucap axel sambil masuk ke dalam kamar mandi.


10 menit lamanya, axel sudah rapi dengan pakaian santainya.


Axel dan clara pun turun terlebih dahulu ke ruang makan.


Clara melihat ada bik ina dan bik sarah yang sedang membantu bibik di vila untuk menyiapkan sarapan pagi.


"xel, aku lihat bibik sebentar ya." ucap clara.


"hati hati ya cla." ucap axel.


Clara mengangguk dan menuju dapur.


"pagi bik." ucap clara.


"eeeh pagi juga non." ucap bik ina, bik sarah, dan bibik yang lain.


"non mau ngapain." tanya bik ina.


"cla mau bantu bibik." ucap clara tulus.


"jangan non, biar bibik saja, ini sudah mau selesai kok." ucap bik ina.

__ADS_1


Sementara bibik di vila kebingungan.


"gak apa apa kok bik." biar clara bantu." ucap clara.


"nanti di marahi ibu non." ucap bik ina.


"oya bik nani, dan bik lala, ini non clara, beliau istri tuan axel, menantunya buk adel." ucap bik ina.


clara pun berjabat tangan dengan bik nani dan bik lala.


"non, tunggu di meja makan saja ya." ucap bik ina.


"iya deh bik, oya bik nanti tolong buatin clara telur dadar ya bik." ucap clara sambil mengelus perutnya yang buncit.


"iya non." ucap bik ina.


Clara pun berjalan meninggalkan dapur, ia menuju ruang makan di mana axel duduk.


"bik ina, baik banget ya non clara." ucap bik nani.


"iya bik, saking baiknya saya segan dengan non clara, beliau di sana selalu membantu saya, padahal sudah di larang." ucap bik ina.


"bibik sudah lama kenal dengan non clara." tanya bik lala.


"sudah lala, non clara dulu sering main kerumah ibu adel.


bik ina dan bik lala menganggukkan kepalanya.


10 menit kemudian makanan pun di bawa ke meja makan.


Jam sudah menunjukkan pukul 7 pagi.


Adel pun baru keluar dari kamarnya.


Adel melihat clara dan axel sudah menunggu.


"pagi sayang." ucap mama adel.


"pagi juga ma." ucap axel dan clara.

__ADS_1


Kini mereka pun sarapan dengan nikmatnya, di tambah melihat pemandangan yang sangat bagus dari ruang makan.


....


__ADS_2