
Di dalam perjalanan pulang kerumah, clara tertidur dengan nyenyaknya.
Sementara davina meminta izin untuk pulang ke rumahnya.
Bryan pun mengatar davina.
Sampai di rumah, davina ingat clara ingin memakan masakannya.
"sepertinya clara sangat menyukai ayam goreng." batin davina.
Dengan cekatannya, davina memulai menyiapkan bahan bahan masakan yang ingin dia buat untuk clara.
"semua sudah siap bahan bahannya, lebih baik aku istirahat sebentar dulu." ucap davina.
Sementara clara dan axel baru sampai di rumah.
"ma," ucap clara dan axel.
"kalian sudah pulang." tanya mama adel sambil melihat jam di tangannya.
"iya ma sudah." maaf agak sedikit telat ma. Tadi di ajak makan siang dulu sama keluarganya bryan." ucap axel.
Mama adel mengangguk tersenyum.
tiba tiba clara merasa mual ketika mencium aroma masakan yang di masak bibik.
"uweek." clara menahannya.
"cla," ucap mama adel dan axel melihatnya.
Clara me utup mulut dan hidungnya.
Kini clara mulai menuju kamar mandi.
axel dan mama adel mengikuti nya dari belakang.
Sampai di kamar mandi, clara memuntahkannya.
"uweek . . .uweeek . . .uweeek .. "
Axel pun memijat tengkuk clara.
"sayang, " ucap axel sedih melihat clara seperti ini.
"aku tidak apa apa xel, hanya saja tadi aku mencium bau bawang. Sepertinya bibik menggoreng bawang " ucap clara.
"uweek . .uweeek."
Mama adel pun langsung pergi menuju dapur.
"bik, menggoreng bawangnya jangan di terusin ya bik, clara sepertinya tidak bisa mencium bau bawang goreng." ucap adel.
"iya buk," ucap bik ina.
Clara pun di bawa axel menuju kamarnya di atas.
Sampai di kamar, clara pun langsung menuju kamar mandi,
Kini clara sudah mengganti pakaiannya dengan pakaian santai.
Clara duduk di pinggir tempat tidur.
"cla, kamu istirahat ya sayang." ucap axel.
Clara mengangguk.
"xel, aku ingin kamu temani." ucap clara.
"sebentar ya cla, aku ganti baju dulu." ucap axel.
selesai mengganti baju, axel ikut berbaring di samping clara.
"anak papa jangan nakal ya." ucap axel sambil mengelus perut clara dan menciumnya.
Clara pun memandangi wajah axel.
"kamu jangan menatapku seperti itu cla." ucap axel gemas.
Clara pun tersenyum, ia hanya berniat untuk mengerjain axel.
__ADS_1
Clara pun meraba wajah axel.
"cla, " ucap axel.
"xel, kenapa aku tiba tiba ingin mencium kamu." ucap clara malu.
Axel tersenyum senang.
Tiba tiba axel langsung mencium bibir clara.
Cup.
Clara pun menerimanya, dan membalasnya.
Tidak lama, axel melepaskannya.
Axel tersenyum bahagiah.
Ketika axel ingin mencium kembali, clara menutup mulutnya dengan tangannya.
"sudah xel, " aku sudah tidak menginginkannya lagi." ucap clara.
"kamu ngerjain aku." tanya axel.
Clara menggeleng.
Axel pun menarik clara dalam pelukannya.
Tidak lama clara tertidur.
"semenjak kamu hamil, ada ada saja kelakuan kamu yang membuat aku gemas cla." batin axel sambil tersenyum.
Sementara mama adel berada di ruang kerja. Ia mengerjakan pekerjaannya dari rumah.
Axel tidak bisa tidur siang, ia kepikiran dengan kejadian di kantor kemaren, axel takut aldo berbuat nekad dan mencarinya.
Axel pun bangun dari kasur, ia menyelimuti clara, dan keluar kamar.
Axel menuju ruang kerjanya.
Ternyata di sana ada mama adel yang sedang bekerja.
"iya xel, " ucap mama adel.
"axel kepikiran aldo yang membuat keributan di kantor kemaren ma." ucap axel.
"semua akan baik baik saja xel, kamu tenang saja. Tidak akan terjadi apa apa kok xel. Percaya sama mama." ucap mama adel.
"axel percaya kok sama mama." ucap axel.
"dimana clara xel." tanya mama adel.
"clara tidur ma, oya ma, kenapa akhir akhir ini clara terkadang menjadi sangat manja ya ma." tanya axel.
"xel, mungkin itu ulah anak mu, bukan clara." lihat saja, clara tidak bisa mencium bau bawang goreng. Dan clara terkadang ingin memakan makanan yang mama buat." ucap mama adel.
Axel mengangguk paham.
sementara di rumah davina, davina memulai untuk memasak makanan yang akan di kirim untuk clara.
Davina memasak ayam goreng, sambel udang, tumis kangkung.
jam kini sudah memasuki pukul 5 sore, davina sudah selesai membungkusnya dengan rapih.
Davina pun memesan ojek online untuk mengirimkan makanannya kepada clara.
Setelah itu davina mengirimkan pesan untuk clara.
Davina :
" cla, makanannya sudah aku kirim, semoga kamu menyukainya ya cla."
Pesan pun terkirim.
Di rumah clara, clara sudah bangun, ia pun melihat sekeliling kamar, tapi tidak menemukan axel.
Clara langsung menuju kamar mandi untuk mandi.
Tidak lama axel melihat ada ojek online yang datang.
__ADS_1
"ma, sepertinya ada tukang ojek di depan, siapa yang pasan ya ma." tanya axel.
"looh xel, mama juga tidak tau, coba kamu lihat xel." ucap mama adel.
Axel pun keluar.
"permisi pak, apa ini rumahnya ibu clara." tanya tukang ojek itu.
"ada apa ya pak." tanya kembali axel.
"ini pak, saya di suruh mbak davina mengantar makanan ini untuk ibu clara pak." ucap tukang ojek itu.
"ooh,, iya pak, saya suaminya." ucap axel.
"ini pak makanannya." ucap tukang okek itu sambil memberikan makanan itu kepada axel.
axel pun mengambilnya.
"tunggu sebentar ya pak." ucap axel kepada tukang ojek itu.
Tukang ijek itu pun menurut.
Axel masuk kedalam rumahnya meletakkan makanan itu, dan mengambil dompetnya.
Axel mengeluarkan uang pecahan 2 lembar seratus ribuan.
Axel keluar kembali.
" ini pak buat bapak." ucap axel.
"maaf pak, tapi saya sudah di bayar tadi dengan mbak davina." ucap tukang ojek itu.
"gak apa apa pak, ini buat bapak. Anggap saja ini rejeki bapak." ucap axel memasukkan uang itu ke dalam saku baju tukang ojek itu.
"terimakasih banyak ya pak, kalau begitu saya permisi." ucap tukang ojek itu dengan senang hati.
"sama sama pak." ucap axel dan masuk kedalam rumah.
"ada apa xel,?" tanya mama adel.
"ini ma, davina mengantar makanan buat clara." ucap axel.
"ya sudah, kamu kasih bibik sana, biar di sajikan nanti, mama mau mandi dulu." ucap mama adel.
"iya ma." ucap axel.
axel pun mencari bibik di dapur.
"bik, ini tolong di sajikan nanti ya bik." ucap axel memberikannya kepada bibik.
" iya tuan." ucap bik sarah.
Axel pun menuju kamarnya. Ia melihat clara tidak ada di tempat tidur.
Tetapi axel mendengar suara air di kamar mandi.
Axel pun menunggu clara di sofa sambil bermain ponsel.
Tidak lama clara keluar dari kamar mandi.
"xel, kamu mandi dulu sana, sudah mau malam ini." ucap clara.
Axel pun mengangguk dan menuju kamar mandi.
Clara mengambil ponselnya.
Ternyata ada pesan dari davina. Clara pun membuka pesannya dan membalasnya.
Clara :
" terimakasih davina, kamu memang sahabat terbaikku."
Davina yang kebetulan masih memegang ponsel pun membalasnya.
Davina :
" sama sama clara."
.....
__ADS_1