Diam - Diam Mencintai Suamiku

Diam - Diam Mencintai Suamiku
Bab 8


__ADS_3

Keesokan harinya,


Clara segera pergi ke kantor, karena hari ini dia bangun kesiangan. Ia pun segera menunggu ojek online yang sudah di pesannya,


Ojek onlin pun datang,


"pak, agak cepetan sesikit ya pak, saya sudah terlambat." ucap clara.


ojek itu pun mengangguk.


Sementara dirumahnya Axel telah bersiap-siap untuk pergi ke kantor, Axel turun dari kamarnya dengan setelan jas yang pas di badanya, ia terlihat sangat ganteng menggunakan itu.


mama adel sudah menunggunya di meja makan untuk sarapan.


Axel pun menyapa mamanya sambil menarik kursi, lalu duduk. Mereka berdua kini makan sambil mengobrol sedikit.


"xel, kamu berangkat sama mama apa di jemput sama bryan," ucap mama adel.


"tidak ma, axel bawak mobil sendiri ma, nanti axel mau mampir sebentar ke makan papa, sudah lama axel tidak kesana ma." ucap axel.


mama adel mengangguk.


"oya xel, kamu telah menyetujui permintaan mama kemarenkan, kalau begitu tidak salahnya kamu menjemput clara di rumahnya buat berangkat bersama. Urusan clara nanti biar mama yang bicara padanya, mama yakin dia juga setuju untuk menikah dengan kamu." ucap mama adel tiba-tiba.


Seketika axel terdiam. Axel yang tidak suka dengan ucapan mamanya itu, ia langsung pamit, tanpa menjawab omongan mamanya.


"ma, kalau begitu axel duluan ya ma." ucap axel lalu mencium tangan mama nya.


Mama adel menghela nafasnya.


"mama lakukan ini agar kamu bisa jauh dari wanita itu xel, mama harap kamu mengerti." ucap mama adel dalam hatinya.


Mama adel pun segera berangkat ke perusahaan.


Axel yang sudah tiba di makam papa nya, kini ia mencurahkan semuanya.


"pa, apa kabar,? Semoga papa di sana bahagiah ya pa . .oya pa,,, mama menyuruh axel menikah bersama clara pa, tapi axel tidak mencintainnya, axel hanya menganggapnya sebagai adik." ucap axel sambil mengelus batu nisan papa nya.


Tidak terasa axel berada di makan papa nya sudah 30 menit, dan ia pun pamit kepada makan papa nya itu.


"pa, axel tidak bisa lama-lama, axel harus bekerja, axel pamit ya pa." ucap axel.


Axel pun berdiri, dan menuju mobilnya.

__ADS_1


.......


Adel yang sudah sampai, kini tidak melihat mobil axel, seketika ia ingat dan tersenyum, kalau axel tadi bilang akan ke makam papa nya terlebih dahulu. Adel pun ingin melangkah masuk, tetapi ia urungkan karena melihat clara baru sampai menggunakan ojek online.


Clara yang melihat adel, langsung menghampiri nya.


"pagi tante, maaf cla terlambat hari ini, cla kesiangan." ucap clara.


adel tersenyum.


"tidak apa-apa cla, ayok masuk bareng tante " ucap tante adel. Clara mengangguk.


"Cla, nanti ada yang mau tante bicarain sama kamu. Nanti kamu pulang sama tante ya" ucap adel tiba-tiba.


Clara yang bingung, hanya mengangguk saja.


Mereka pun kini masuk bersama, dan menuju ke ruangan masing-masing.


Di perusahaan tidak ada yang tau, kalau axel telah kembali dan hari ini akan mulai bekerja lagi di perusahaannya.


Para karyawan pun melihat mobil axel yang telah sampai di depan perusahaan, merek semua terkejut melihat axel telah kembali. Karena yang mereka tau, axel di amerika akan lama,


Axel pun masuk . .


"pagi pak, " sapa scurity yang bertugas di depan sambil membukakan pintu untuk axel.


Di sepanjang jalan menuju ruangannya, axel menjadi pusat perhatian para karyawan.


Semua karyawan pun mulai membicarakan axel,


dan mereka bertanya-tanya kepada rekannya kenapa axel telah kembali. Apa masalah di perusahaan cabang telah selesai mangkanya axel kembali.


Bryan yang sudah datang dari tadi, ia pun ikut terkejut, ketika karyawan menyebutkan bahwa ada axel, karena axel sahabatnya itu tidak memberi tau nya, jika hari ini ia mulai bekerja lagi.


Bryan pun langsung turun dan menghampiri axel,


"kenapa tidak bilang kalau sudah masuk kerja, jadi aku bisa menyiapkan semuanya."ucap bryan.


"tidak perlu, aku sengaja tidak bilang padamu bryan. Sebab tadi aku mampir dulu ke makan papa." oya, dimana mama, "Ucap axel.


"sepertinya tadi aku melihatnya masuk ke ruangannya."


"ya sudah kamu lanjutkan pekerjaan kamu, aku mau menghampiri mama dulu." ucap axel,

__ADS_1


bryan pun mengangguk.


Ketika axel melewati ruangan davina, axel dan clara tidak sengaja saling melihat. Dan tatapan mata mereka pun bertemu.


Seketika axel langsung mengalihkan pandangannya, dan masuk keruangan mama nya.


Clara menunduk,


Davina yang melihatnya seketika tersenyum menggoda clara.


"ma,." ucap axel tiba-tiba saat membuka pintu ruangan itu.


"kamu baru sampai xel" ucap mama adel.


axel mengangguk.


"apa mama ada jadwal bertemu client hari ini, axel lihat mama sedang sibuk mempersiapkan berkas-berkasnya " ucap axel.


Adel tersenyum melihat anak nya itu.


"iya xel, nanti jam 3 sore, apa kamu mau menggantikan mama bertemu dengan mereka." ucap adel.


Axel menghela nafasnya dan mengangguk.


"nanti axel akan mengajak bryan ma."


Karena adel tau, ketika bertemu dengan para client nya pasti akan sangat lama, bahkan bisa sampai sore sekali.


Karena mamanya tau, axel mempunyai berbagai cara supaya tidak lama saat bertemu client.


Kebetulan adel sudah mengajak clara pulang bersama tadi. Jadi adel memanfaatkan pertanyaan anaknya itu.


Axel pun kini kembali berjalan keruangannya yang sudah lama ia tinggalin. Ia sangat merindukan ruangannya itu. Dan masih sama, tidak ada yang berubah.


Ruangan axel bersebelahan dengan ruangan bryan.


"bryan, nanti sore jam 3 kita akan menemui client, kamu persiapkan semuanya. Ucap axel mengagetkan bryan.


"Pak axel, bisa tidak anda hilangkan kebiasaan mengagetkan itu, lama-lama bisa jantungan aku. " ucap bryan dengan kesal.


Axel pun tertawa sambil masuk ke ruangannya.


Bryan memang memanggil nama saja kepada axel,

__ADS_1


akan tetapi bryan akan memanggilnya dengan sebutan bapak ketika di depan client dan para karyawan atau pun ketika ia merasa kesal terhadap axel.


.


__ADS_2