
Ke esokan paginya, axel bangun terlebih dahulu,
axel merasakan sakit perut.
Ia pun pergi ke kamar mandi,
Selesai dari kamar mandi, axel duduk di sofa.
"kenapa perutku sakit seperti ini." batin axel.
Kini axel kembali ke kamar mandi, perutnya sedang tidak beres.
baru keluar dari pintu kamar mandi lagi, axel pun masuk kembali ke kamar mandi.
"apa gara gara makan sate tadi malam." batin axel lagi.
Tidak terasa axel pagi ini sudah 5 kali bolak balik masuk kamar mandi.
Axel pun merasa lemas.
tapi karna ada pertemuan dengan client di perusahaan pagi hari ini, axel pun hanya meminum obat seadanya.
ia harus berangkat ke kantor.
tidak lama, clara pun terbangun.
Axel pura pura tidak ada apa apa pada dirinya .
"kamu sudah mandi xel." tanya clara.
"sudak kok cla, aku pagi ini ada pertemuan dengan client pukul 08.30 nanti." ucap axel dengan suara menahan sakit perut.
"kamu kenapa, kamu sakit." tanya clara.
"aku gak apa apa kok cla." ucap axel bohong.
Axel tidak mau clara merasa khawatir. Jadi axel memilih untuk berbohong sedikit dari istrinya.
sebenarnya axel bukan hanya sakit perut, tubuhnya juga sedikit panas, dan kepalanya sedikit pusing.
Axel merasa tubuhnya tidak enak setelah pulang dari mencari sate tadi malam.
"cla, aku pergi ke kantor dulu ya." nanti kamu sarapan sama mama saja. Mama hari ini ke kantornya siangan." ucap axel.
"kamu gak sarapan dulu." tanya clara.
"gak cla, nanti aku sarapan di kantor saja." ucap axel.
"kamu hati hati perginya, sampai kantor kabari ya xel." ucap clara.
"siap ibu bos." ucap axel.
Clara pun mencium tangan axel, dan axel membalasnya dengan mencium dahi clara.
Axel yang baru saja turun dari kamarnya, bertemu dengan mama adel.
"looh xel, kamu sudah mau pergi.." tanya mama adel.
"iya ma, axel ada meeting." ucap axel.
"kamu gak sarapan.?" tanya mama adel.
"nanti saja di kantor ma." ucap axel
Mama adel mengangguk.
"clara mana." tanya mama adel lagi.
__ADS_1
"sebentar lagi turun kok ma." axel berangkat ya ma." ucap axel.
"iya xel, hati hati." ucap mama adel.
Tidak lama clara turun dengan pakaian santainya.
"pagi ma." ucap clara.
"pagi sayang." sini kita sarapan dulu." ucap mama adel.
ketika baru ingin menyuapkan makanan ke dalam mulut. Clara pun mual kembali.
"uuwek." clara menutup mulutnya.
clara tidak tahan lagi, dan dia buru buru ke kamar mandi.
Mama adel pun menyusul menantu kesayangannya itu.
Mama adel memegangi rambut clara sambil memijat tengkuk nya.
"uweeek . .. Uweeeek.."
"ma, clara sarapannya nanti saja ya ma." ucap clara yang tidak tahan melihat makanan.
"cla, bagaimanapun kamu harus tetap makan cla," ucap mama adel.
"tapi clara mual ma." ucap clara.
"begini saja, kamu ingin makan apa cla." tanya mama adel.
"eeemm, cla ingin makan nasi goreng buatan mama." ucap clara sambil menunduk dan mengelus perutnya.
"ya sudah, kalau begitu kamu tunggu di ruang tv saja, biar mama buatkan untuk kamu." ucap mama adel sambil mengelus perut clara.
Clara mengangguk.
"sama sama sayang." ucap mama adel tersenyum tulus.
Clara pun pergi duduk di ruang tv, sementara mama adel membuatkan sarapan untuk clara.
Mama adel menyayangi clara seperti anaknya sendiri. Bahkan ia rela memarahi axel jika membuat clara sedih.
Clara pun sangat bersyukur mempunyai mertua seperti mama adel.
15 menit lamanya, akhirnya nasi goreng buatan mama adel selesai.
Mama adel pun memanggil clara.
"cla, sayang, sarapannya sudah siap. Makan dulu." ucap mama adel.
"iya ma." jawab clara.
Mereka berdua pun duduk di ruang makan hanya berdua.
"mama makan juga ya, tadi kan mama makan hanya beberapa suap, gara gara clara mama belum sempat makan." ucap clara.
"iya sayang, mama juga makan kok." ucap mama adel sambil mengambilkan nasi goreng untuk clara.
Mereka pun makan tanpa ada gangguan lagi.
"terimakasih ya ma, enak banget nasi gorengnya " ucap clara.
"cla, nanti pukul 10 mama mau ke kantor sebentar, kamu mau ikut..?" kalau mau, nanti kita sekalian bawakan axel makan siangnya." ucap mama adel.
"cla . . .. Eem . . ." ucap clara ragu.
Clara masih teringat semua orang membicarakannya di kantor.
__ADS_1
mama adel yang paham langsung mengelus pundak clara.
"gak apa apa cla, semua sudah beres kok. Nanti kita pergi bareng ya." ucap mama adel.
"iya ma, terimakasih ya ma." ucap clara.
Mama adel pun memeluk clara.
"ya sudah, ini baru jam 08.30 mama mau ke ruang kerja dulu ya cla." ucap mama adel.
"iya ma, " ucap clara.
Mama adel pun pergi menuju ruang kerjanya.
"apa aku masakin saja buat axel." batin clara sambil tersenyum.
Clara pun menuju dapur, ia mencari bik ina.
"bik, di kulkas ada sayuran apa saja bik.?" tanya clara.
"masih ada kangkung, wortel, dan yang lain masih ada juga non." ucap bik ina.
clara pun menuju kulkas dan mengambil beberapa bahan untuk di masak.
" non clara mau ngapain non." tanya bik ina.
"saya mau masak untuk axel bik." ucap clara.
"biar bibik saja non. Non istirahat saja." ucap bik ina lagi.
"gak apa apa kok bik, saya hanya ingin memasak untuk axel. Bibik jangan khawatir ya." ucap clara.
"kalau begitu bibik bantuin ya non." ucap bik ina.
"iya bik, " ucap clara.
"non mau masak apa." tanya bik ina.
"saya ingin membuatkan axel tumis kangkung, ayam saos lada hitam, sama ikan bakar bik." ucap clara.
"sepertinya enak non." ucap bik ina.
"nanti clara buatkan juga untuk bibik dan yang lain." ucap clara.
"waah, terimakasih ya non." ucap bik ina sopan.
"sama sama bik." oya bik," ucap clara terhenti karena merasa mual.
"non kenapa." tanya bibik yang melihat clara menahan mual.
"gak apa apa kok bik. Hanya mual sedikit." ucap clara.
"non istirahat saja, biar bibik saja non, nanti ibu bisa marah." ucap bik ina sedikit khawatir melihat clara mual.
"gak apa apa bik." ucap clara.
Clara pun memasak di bantu oleh bik ina, sebab bik sarah masih ada pekerjaan yang lainnya.
Dengan penuh perjuangan untuk memasak, akhirnya clara selesai dengan masakannya yang sangat enak.
clara melihat jam sudah hampir setengah sepuluh.
"bik, nanti tolong di masukkan ke dalam kotak bekal ya bik." cla ingin mandi dulu." yang itu buat bibik dan yang lain makan siang ya." ucap clara.
"iya non. Terimakasih ya non." ucap bik ina.
.....
__ADS_1