Diam - Diam Mencintai Suamiku

Diam - Diam Mencintai Suamiku
Bab 68


__ADS_3

Sementara di dalam kamar adel, adel menelpon bryan.


"hallo bryan, apa semua gosip itu sidah beres.?"


"sudah tante, semuanya sudah terselesaikan."


"baiklah bryan, saya tidak mau mendengar gosip itu lagi, apa lagi menyangkut clara dan axel. Kamu paham."


"baik tante, bryan paham."


Adel pun memutuskan sambungan telponnya.


"tante adel kalau marah seperti mau makan orang saja, ngerii." batin bryan.


Hari pun sudah semakin sore.


Clara segera bergegas mandi, axel pun kembali membuka laptopnya di dalam kamar, ia duduk di sofa.


sedangkan mama adel saat ini berada di ruang kerjanya. Mama adel semenjak pulang tadi bekerja dari rumah.


Selesai mandi, clara mendekat ke arah axel.


"xel, kamu mandi dulu, ini sudah sore." ucap clara.


"iya cla, sebentar lagi, aku balas email dulu kepada bryan." ucap axel.


Clara pun turun ke bawah, ia mencari mama adel.


saat ini clara sudah tenang, ia tidak memikirkan lagi apa kata orang di perusahaan.


"bik, lihat mama." tanya clara kepada bik sarah.


"sepertinya ibu berada di ruang kerja non, tadi saya lihat ibu masuk ke situ." ucap bik sarah.


"terimakasih bik." ucap clara sopan.


Bik sarah pun mengangguk.


"took . .tokk...tokk.."


"masuk," ucap mama adel.


"ma,." ucap clara.


"eeh sayang, sini." ucap mama adel.


"ma, apa mama sedang sibuk." tanya clara.


"gak kok sayang, pekerjaan mama sudah selesai." ucap mama adel sambil mematikan laptop nya.


"ma, apa boleh clara memberi kejutan kepada davina sebagai hadiah pernikahannya nanti, dia pernah bilang dengan clara, kalau dia ingin liburan di paris bersama suaminya nanti." ucap clara.


"boleh kok sayang, nanti biar mama yang pesankan tiket untuk davina dan bryan ya." ucap mama adel sambil tersenyum.


"terimakasih ya ma," ucap clara sambil memeluk mama adel.


"sama sama sayang." ucap mama adel tulus.


Mama adel pun mengelus perut clara yang sudah mulai membuncit.


"apa masih sering mual cla." tanya mama adel.


"iya ma, terkadang cla dekat dengan axel merasa mual." ucap clara polos.


Mama adel pun tertawa.


"maklumlah cla, itu bawaan ibu hamil. Jadi bukan hanya makanan Saja yang bisa membuat mual." ucap mama adel.

__ADS_1


Clara pun tersenyum mengangguk.


"kamu sudah mandi cla." tanya mama adel.


"sudah ma," ucap clara.


"ya sudah kalau begitu, mama mau mandi dulu ya sayang." ucap mama adel.


"iya ma, cla juga mau ke kamar, cla mau lihat axel, tadi cla menyuruh axel mandi." ucap clara.


mereka pun menuju kamar masing masing.


sampai di dalam kamar, clara tidak melihat axel, tetapi ia mendengar suara air di kamar mandi.


Clara pun duduk di sofa sambil menunggu axel.


5 menit clara menunggu, akhirnya axel keluar dari kamar mandi sudah segar dan sudah menggunakan pakaian santai nya.


axel pun mendekat ke arah clara.


"sepertinya kamu lagi bahagiah cla." ucap axel.


"iya xel, tadi aku ijin dengan mama untuk memberi hadiah pernikahan davina dan bryan, dan mama menyetujui nya." ucap clara.


"emang kamu mau memberikan apa cla, sampai ijin ke mama segala." ucap axel lembut.


"aku ingin memberikannya liburan di paris xel." davina ingin sekali kesana." ucap clara.


"ya sudah, kapan kapan kita berdua yang liburan ya sayang." ucap axel menggoda clara.


"auuuw." ringis clara sambil memegang perutnya yang keram.


"jangan nakal ya anak papa." ucap axel sambil mengelus perut clara.


Clara pun tersenyum, tiba tiba clara mencium pipi axel.


Axel yang terkejut pun tersenyum bahagiah.


"sudah mulai nakal ya kamu cla." ucap axel.


clara pun tersenyum dan bangkit dari duduk nya.


Ia keluar dari kamar nya.


Axel pun tersenyum, dan mengikuti clara di belakangnya.


Ternyata clara menuju ruang tv, ia ingin menonton drama korea kesukaannya.


"xel, aku ingin makan telur dadar buatan kamu." ucap clara tiba tiba.


"hah,." ucap axel terkejut.


"telur dadar xel." ucap clara lagi.


Mau tidak mau axel pun pergi ke dapur.


"tuan sedang apa di dapur." ucap bik ina.


"mau masak telur dadar bik." ucap axel sambil memecahkan telur.


"biar bibik saja tuan." ucap bik ina.


"gak apa apa kok bik, axel bisa. Lagian ini permintaan clara bik." ucap axel.


Bik ina pun mengangguk.


Bik ina yang melihat axel pun kagum, tuan mudanya itu benar benar bisa masak.

__ADS_1


"selesai." ucap axel sambil tersenyum.


"bik, nanti tolong ini di beresin ya bik." ucap axel.


"baik tuan." ucap bik ina.


Axel pun membawa telur dadar untuk clara ke ruang tv.


"cla, ini telur dadarnya." ucap axel.


Dengan senang hati, clara menerimanya, clara pun langsung memakan telur dadar itu.


"gimana cla, enak." tanya axel.


"enak banget xel." ucap clara,


Mama adel pun melihat itu, ia tersenyum.


Mama adel menuju dapur, ia ingin membantu bik ina dan bik sarah memasak.


"bik , ini kenapa pada berantakan bik." tanya adel.


"itu buk, tadi tuan axel memasak telur dadar untuk non clara." ucap bik ina.


"axel bik yang masak sendiri." tanya adel penasaran.


"iya buk, tadi tuan axel di bantu tidak mau buk." ucap bik ina.


Adel pun tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.


"mau masak apa bik untuk makan malam nanti.?" tanya adel.


"ini bu adel, gulai ayam bagaimana buk." tanya bik ina.


"wah, boleh juga bik. Sudah lama tidak makan gulai ayam." tapi tetap buatkan ayam beberapa potong ayam goreng ya bik." ucap adel.


"baik bu adel." ucap bik ina.


adel pun membantu bibik yang sedang masak.


1 jam lamanya, akhirnya masakan semuanya sudah matang, dan tinggal di sajikan di atas meja makan.


"bik, nanti langsung di letakkan di meja makan saja ya bik, saya mau melihat clara dan axel dulu." ucap adel.


"baik buk." jawab bik ina dan bik sarah serentak.


Adel pun meninggalkan dapur dan menuju ruang tv.


"sepertinya seru sekali film nya cla, xel." ucap mama adel mengagetkan mereka.


"eeeh ma, iya ma, seru banget. Sini ma nonton bareng." ucap axel berbohong.


"apanya yang seru, masih seru film actions." batin axel.


"ma, masak apa hari ini..?" tanya axel .


"bibik masak gulai ayam xel, sama ayam goreng." ucap adel.


"ayam goreng lagi." ucap axel.


Seketika clara melihat ke arah axel.


"ayam goreng the best ma." ucap axel bohong.


Sebenarnya axel bosen dengan ayam goreng terus menerus yang berada di atas meja.


Akan tetapi ia teringat kepada clara, istri nya itu sangat suka dengan ayam goreng. Dan gak ada bosennya makan ayam goreng.

__ADS_1


.....


__ADS_2