Diam - Diam Mencintai Suamiku

Diam - Diam Mencintai Suamiku
Bab 13


__ADS_3

Kini axel pun menuju sofa, ia segera merebahkan tubuhnya yang sudah mengantuk. Dan axel pun tertidur.


Tengah malam clara terbangun, cla ingin buang air kecil, ia memaksakan tubuhnya yang lemas itu berdiri, Clara melihat axel sedang tertidur, ia tidak mungkin meminta bantuan pada axel, seketika ia hampir terjatuh, untung ia segera berpegangan di tempat tidur.


Axel yang mendengar suara itu pun terbangun.


"mau kemana kamu," ucap axel dingin.


"eemmm . . i..itu, aku mau ke kamar mandi." ucap clara dengan takut.


Tanpa persetujuan clara, axel pun langsung menggendong tubuhnya menuju kamar mandi.


Clara hanya bisa terdiam.


"nanti kalau sudah kamu panggil aku, aku nunggu di depan pintu." ucap axel lalu keluar dari kamar mandi.


clara yang merasa di perhatikan axel seperti itu, ia sangat senang.


ketika sudah selesai, clara bingung , ia sebenarnya takut untuk memanggil axel.


akan tetapi rasa takut itu ia buang jauh-jauh.


"axel, aku sudah selesai." ucap clara masih dengan rasa takut.


axel pun masuk dan menggendong clara ke atas tempat tidurnya.


Axel kembali ke sofa, ia merebahkan diri. Tetapi ia tidak bisa tidur kembali.


Axel melirik ke arah clara, ternyata ia sudah tidur lagi.

__ADS_1


Keesokan paginya,


axel menggendong clara lagi ke kamar mandi, tanpa di sadari nya, ternyata adel melihatnya di balik kaca pintu. Adel tersenyum.


Adel pun masuk, ia pura-pura tidak tau,


"looh xel, kenapa kamu berdiri di sana, mana clara." ucap mama adel.


"eem . . Clara di dalam ma, ia lagi buang air kecil skalian mandi katanya." ucap axel.


"kamu jadi masuk kantor kan hari ini xel."


"iya ma, axel ke kantor kok hari ini."


Clara yang tidak tau ada adel yang sudah datang, seketika memanggil axel lagi.


"xel, aku sudah selesai." ucap clara.


"itu kamu di panggil clara sayang." ucap adel.


Dengan terpaksa axel masuk dan menggendongnya kembali.


axel pun pamit.


Sontak saja clara terkejut tante adel sudah berada di ruangan ini. clara pun menundukkan pandangannya.


"ma, axel pulang ya, mau ke kantor." sambil bergegas meninggalkan adel dan clara.


Adel yang melihat tingkah keduanya pun tersenyum.

__ADS_1


"cla, kenapa kamu menunduk dan diam saja , apa ada yang kamu fikiri." ucap adel.


"eemm . Cla malu tante," ucap cla masih menunduk.


"sudah, tidak usah malu, kan sebentar lagi kamu akan menjadi istri axel juga." tante senang kok melihat kalian akur begitu. Sepertinya kamu sudah ganti baju." ucap tante adel menggoda.


"iya tante, tadi skalian."


"yaudah, sekarang kamu makan ya, tante sudah bawain makanan kesukaan kamu."


Adel yang masih setia menemani clara pun kini sarapan bersama.


Sudah 2 hari clara di rawat di rumah sakit, keadaannya pun sudah mulai membaik. Hanya tinggal lemas nya saja. Tetapi clara belum boleh pulang.


Sementara axel sudah berada di kantor,


Hari ini axel sangat sibuk, ia akan menemui beberapa client untuk menggantikan mamanya.


Bukan hanya mengajak bryan saja , tetapi ia juga mengajak davina. Karena jadwal hari ini sangat padat.


Dalam perjalan menemui client, bryan yang mendengar kalau clara sedang di rawat pun bertanya kepada axel.


"xel, aku dengar clara di rawat ya xel, dia sakit apa xel." ucap bryan.


"sudah kamu nyetir saja yang benar, dia baik-baik saja." jawab axel dengan malas nya.


Davina yang mendengar itu pun hanya diam tanpa berkomentar.


"kenapa pak axel seolah olah tidak memperdulikan clara dan ia kerap bersikap dingin, ada apa sebenarnya." batin davina.

__ADS_1


..


__ADS_2