Diam - Diam Mencintai Suamiku

Diam - Diam Mencintai Suamiku
Bab 108


__ADS_3

Axel, bryan dan davina pun masih setia menunggu clara sampai sadar.


davina yang menemani clara duduk di kursi samping tempat tidur clara pun tertidur sambil memegang tangan clara.


Sementara axel dan bryan menunggu di sofa.


Tidak lama clara sadar. Ia merasa ada yang memegang tangannya.


Davina yang merasa ada pergerakan pun terbangun.


"cla." ucap davina.


Sontak saja axel dan bryan langsung mendekat.


"vina, xel, bryan." ucap clara.


davina pun mengambilkan air minum untuk clara.


Clara pun merasa senang, di saat sakit seperti sekarang, masih banyak yang perhatian.


"maaf, sudah merepotkan kalian semua." ucap clara.


"gak ada yang di repotkan kok cla." ucap axel.


"sekarang kamu istirahat dulu ya, kami pulang ke kamar dulu." ucap davina.


"terimakasih ya vina, bryan." ucap clara.


"sama sama cla." ucap davina dan bryan.


Mereka pun kembali ke kamar.


"sayang, aku telpon mama dulu ya." ucap axel.


Clara menggeleng.


"xel, jangan beri tau mama, nanti mama kepikiran." ucap clara.


Axel pun mengangguk.


"yasudah, kamu istirahat ya." ucap axel.


Clara pun mengangguk.


Tiba tiba ponsel axel berbunyi.


"mama." batin axel.


Axel pun berpikir, pasti di tempat mamanya sekarang sudah tengah malam.


Axel melihat ke arah clara yang sudah tidur.

__ADS_1


Axel pun segera keluar kamar dan menuju ruang tamu.


"hallo ma ada apa,"


"xel, apa clara baik baik saja."


"iya ma, clara baik baik saja."


"claranya mana xel." tanya mama adel.


"eemmm . .itu ma . .clara lagi tidur, lagi istirahat."


"kamu gak sedang membohongi mama kan xel." tanya mama adel.


"eeemm . . .gak kok ma."


"sudah, kamu jangan berbohong. Bagai mana keadaan clara sekarang, mama tau dia pingsan tadi."


Deg . .axel pun terkejut, pasalnya mama adel tau dari siapa.


"ii . Iii . .iiiya ma." clara sudah sadar kok ma, hanya saja di suruh dokter istirahat dua hari ini." ucap axel terbata bata.


"xel, mama harap kamu bisa jaga clara dengan baik."


"iya ma."


"ya sudah kalian hati hati di sana, mama mau lanjut istirahat lagi, besok mama akan ke kantor."


"iya mama ku sayang, mama juga jangan capek capek, gak lama lagi axel pulang kok ma."


"siap mama ku sayang."


Adel pun mematikan sambungan telponnya.


"mama tau dari siapa ya." gak mungkin kalau dari bryan dan davina." batin axel.


"siapa yang sudah memata matai di sini." tapi tidak ada yang mencurigakan ." batin axel lagi.


Axel pun kembali ke dalam kamarnya.


Ia pun berbaring di samping clara. Axel menatap wajah clara dengan senyumannya.


"cantik." batin axel.


Axel pun mencium kening clara.


Axel yang tidak bisa memejamkan matanya pun mengelus perut buncit clara.


"sehat sehat ya sayang di dalam sana. Jangan nakal, kasihan mama." ucap axel.


axel pun mengambil ponselnya,

__ADS_1


Dan ia membuka menu kamera, axel pun mencuri foto foto clara saat tidur.


"sedang tidur di foto saja cantik kamu sayang." batin axel sambil melihat lihat hasil jepretannya.


2 jam lamanya, akhirnya clara terbangun.


"sayang, kamu sudah bangun." ucap axel.


Tiba tiba clara memeluk axel.


"kamu kenapa." tanya axel.


"hanya ingin memeluk kamu xel." ucap clara.


Axel tersenyum bahagiah.


Lama kelamaan clara menciumi dada axel.


"cla, stop." ucap axel.


Clara pun menghiraukan ucapan axel.


"sayang, kamu jangan membangunkan macan tidur." ucap axel lagi.


Clara pun berhenti menciuminya.


Clara menatap axel.


Axel pun mencium kening clara.


"sayang, tadi mama telpon." ucap axel.


"mama," ucap clara terkejut.


Clara takut mama mertuanya mengetahui kalau ia sakit.


"iya mama cla. Mama adel." ucap axel lagi.


"tapi kamu gak ngasih tau mama kan xel kalau aku sakit." ucap clara.


"cla, aku tidak memberi tau mama, tapi aku tidak tau mama mengetahuinya dari mana." ucap axel jujur.


"aku ingin menelpon mama xel." ucap clara.


"tapi cla, di tempat mama ini sudah pukul 2 malam." ucap axel.


Clara mengangguk paham.


nanti malam saja ya kita telpon mama." ucap axel.


Clara pun setuju.

__ADS_1


.....


.......


__ADS_2