
Selesai makan,
mereka segera pulang, dan clara pun ikut ke rumah adel.
Sampai di rumah adel yang mewah itu, mereka semua segera masuk.
Merekapun berkumpul di ruang keluarga.
Tak terasa hari sudah malam, clara yang masih di rumah adel pun ikut makan malam dan mengobrol bersama.
Clara yang sudah memperhatikan axel dari tadi, seketika ketahuan oleh adel, clara pun langsung menunduk malu karna ketahuan oleh adel.
Adel pun tersenyum.
"sepertinya kalian berdua ini serasi, cocok malahan." gimana kalau kalian menikah saja". ucap adel dengan tiba-tiba.
Clara pun langsung tersedak,, adel langsung mengambilkannya minum.
Situasi di ruang makan itu menjadi hening.
Sementara axel langsung berhenti makan dan menatap tidak suka dengan ucapan mamanya.
Semenjak Adel mengetahui hubungan anaknya di luar negeri, adel memang sudah ada niat untuk menjodohkannya dengan clara.
__ADS_1
Adel tidak mau anaknya berhubungan lagi dengan wanita istri mafia tersebut. Adel pun berfikir, dan ia mempunyai ide agar anaknya terbebas dari wanita itu dengan cara menikahkan anaknya dengan clara.
Kini waktu sudah menunjukkan pukul 8 malam lewat, Clara pun ingin pamit pulang kepada adel.
"tante, kalau begitu cla ingin pamit pulang dulu, terimakasih untuk hari ini ya tante, cla sangat bahagiah, cla ngerasa tidak sendirian lagi." ucap clara.
"yaudah kalau begitu kamu di antar axel ya,"
"axel, kamu tolongin mama anterin clara pulang ya nak.,soalnya ini sudah malam," ucap adel.
Mau tidak mau axel pun menurut kata mama nya.
Axel mengendarai mobilnya. Dalam perjalanan mengantar clara pulang, tidak ada pembicaraan sama sekali di antara mereka.
mereka hanya diam membisu dengan pikiran masing-masing.
"terimakasih kak axel" ucap clara.
Namun tidak di balas dengan axel, axel hanya diam saja. Dan segera pergi.
Semenjak kejadian tadi, axel menjadi lebih cuek kepada clara.
Axel pun telah sampai di rumah, ia segera mencari mama nya untuk bicara.
__ADS_1
"ma...mama.." teriak axel.
"ada apa sayang" ucap mama adel.
"axel tidak suka ya mama jodoh-jodohin axel seperti tadi. Axel sudah mempunyai kekasih ma." ucap axel.
"Mama tidak akan setuju kamu dengan wanita itu axel. Kamu tidak tau siapa dia sebenarnya. Dia hanya memanfaatkan kamu nak. Dia sudah mempunyai suami." ucap adel dengan nada sedikit keras.
"kenapa mama ngomong seperti itu, irish bukan wanita seperti itu ma." ucap axel tidak mau kalah
"ooih, jadi wanita itu namanya irish, lebih baik kamu tinggalin dia nak. Clara lebih baik dari nya, mama sudah mengenal clara dari dulu." ucap mama adel.
"tapi axel tidak mau menikah dengan dia ma, axel tidak menyukainya, dan axel sudah punya pilihan axel sendiri ma." ucap axel.
Dengan terpaksa mama adel mengeluarkan bukti-bukti yang ia dapat dari orang suruhannya.
" kamu sudah di butakan dengan cinta axel, kamu lihat ini baik-baik, dia seorang istri mafia besar. Dan lihat ini, apa yang sudah mereka rencanakan untuk menghancurkan mu. Apa bukti-bukti ini kurang jelas buat kamu." ucap mama adel pemuh penekanan.
Seketika axel pun terdiam membisu ketika melihat semua bukti-bukti tersebut.
"jadi irish telah membohongiku selama ini" batin axel.
Axel pun meninggalkan mama adel, ia segera pergi ke kamarnya.
__ADS_1
Mama adel pun menghela nafas dengan panjang setelah berdebat dengan anaknya yang keras kepala itu.
.