Diam - Diam Mencintai Suamiku

Diam - Diam Mencintai Suamiku
Bab 69


__ADS_3

Tibalah jam makan malam, yaitu pukul 7 malam.


Mereka bertiga pun makan malam bersama.


Mau tidak mau axel hampir setiap hati makan ayam.


Mama adel yang melihat axel antara ingin makan apa gak, akhirnya tersenyum sambil melihat anaknya itu.


Sedangkan clara asik makan ayam gorengnya.


Selesai makan mereka mengobrol di ruang keluarga.


"xel, beberapa hari lagi pernikahan davina dan bryan. Mama rencana akan membelikan mereka tiket liburan ke paris. Apa pekerjaan kamu banyak.?" ucap adel.


"gak kok ma, pekerjaan axel sudah axel selesaikan." ucap axel.


"mama akan memberikan mereka 1 minggu untuk liburan. Besok mama akan membelikan tiketnya. Dan mama akan menyewa hotel untuk mereka." ucap mama adel.


"ma, terimakasih ya." sudah mau me.bantu clara mewujudkan keinginan davina." ucap clara yang menyenderkan kepalanya di bahu adel.


"sama sama cla." ucap mama adel.


jam pun baru menunjukkan pukul 9 kurang, akan tetapi clara sudah menguap nguap.


"cla, kamu ke kamar gih, istirahat, mama perhatiin dati tadi kamu menguap terus..xel bawa sana istri kamu untuk istirahat.." ucap mama adel.


Clara dan axel pun menurut.


"kami duluan ya ma." ucap clara sopan.


"iya sayang " ucap mama adel.


sampai di kamar, clara menuju tempat tidur .


"xel," ucap clara sambil mengelus perutnya yang sedikit keram.


Axel yang baru keluar dari kamar mandi pun melihat ke arah clara.


"ada apa cla." tanya axel sambil mendekat ke arah clara.


"keram xel." ucap clara masih sambil mengelus perutnya.


axel pun duduk di sebelah clara dan mengelus perut nya.


"apa masih keram." tanya axel.


Clara mengangguk.


axel mencium perut clara.


Dan benar saja, clara sudah tidak merasakan keram lagi.


"ya sudah kamu tidur ya cla." ucap axel.


"kamu juga." ucap clara.


"tapi aku belum ngantuk cla." ucap axel.


Clara pun langsung membelakangi axel.


Axel menghela napasnya.


Mau tidak mau axel akhirnya ikut berbaring.


Clara pun masih dengan mood merajuknya.


Akhirnya axel menarik nya ke dalam pelukannya.


"tidurlah, aku akan memelukmu seperti ini." ucap axel.


Clara pun langsung menghadap axel, ia langsung memeluk axel juga.


Seolah olah tidak mau di tinggal.


Akhirnya mereka berdua tertidur dengan pulasnya dan saling peluk.


Tengah malam pukul 12 malam, clara terbangun.


Clara merasa perutnya lapar, entah kenapa dia menginginkan makan sate.


Ia melihat axel masih tertidur dengan pulasnya.


Clara pun ingin menggeser tangan axel agar clara bisa duduk.


Axel yang terusik pun akhirnya terbangun dengan mata yang masih mengantuk.


"cla, kamu kenapa." ucap axel.

__ADS_1


"aku laper xel." ucap clara.


Axel pun melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 12 malam.


"aku minta mama buatin kamu makanan ya." ucap axel.


Clara pun menggeleng.


"aku ingin makan sate xel." ucap clara.


"sate.?" tanya axel sambil melihat jam.


Clara mengangguk.


"ya sudah, aku pesan dulu." ucap axel mengambil ponselnya.


"aku ingin kamu yang pergi membeli xel." ucap clara lagi.


"aku yang pergi." ucap axel.


"iya xel. Sepertinya sangat enak jika memakan makanan yang kamu beli." ucap clara.


"baiklah, aku akan membelikannya, kamu tunggu sebentar ya." ucap axel.


Axel pun mengambil jaket nya, dan mengambil kunci mobil.


Axel keluar dari dalam kamarnya.


Ternyata mama adel pun baru keluar dari dapur untuk mengambil air minum.


"xel, mau kemana kamu tengah malam begini." tanya mama adel.


"axel mau beli sate ma. Clara ingin makan sate, dan itu harus axel sendiri yang membelinya." ucap axel.


"oohh, istri kamu ngidam makan sate." ucap mama adel.


"sepertinya gitu ma." ucap axel.


"ya sudah kamu hati hati di jalan. Claranya mana.?." ucap mama adel.


"iya ma, clara di kamar ma. Mama tolong temanin clara dulu ya ma. Axel pergi sebentar." ucap axel.


"iya xel," ucap mama adel.


Mama adel pun menuju kamar clara.


"cla, mama masuk ya." ucap mama adel.


""iya ma, masuk saja, tidak di kunci kok ma." ucap clara.


mama adel pun segera masuk,


"cla, kamu ngidam." tanya mama adel.


"iya ma, cla ingin makan sate, tapi harus axel yang pergi membelinya." Ucap clara.


mama adel pun tersenyum.


"dulu waktu mama hamil axel, mama pengennya makan sop cla, itu parahnya lagi jam 3 subuh." ucap mama adel.


"jadi apa papa berhasil mendapatkannya ma." tanya clara.


" iya cla, papa mendapatkannya, entah bagaimana caranya papa mendapatkannya." ucap mama adel.


"biarkan axel berjuang demi kamu dan anaknya, seperti papanya dulu." ucap mama adel kembali.


clara pun tersenyum mendengar kata kata mama adel,


Tidak terasa sudah 1 jam lamanya axel pergi mencari sate tetapi belum mendapatkannya juga.


"dimana lagi aku mencarinya." batin axel.


Akhirnya axel melihat ada beberapa tukang ojek online, dan axel pun menanyakan kepada ojek online yang masih setia mencari rejeki.


"permisi pak, di dekat sini apa ada penjual sate yang masih buka pak." tanya axel.


"di depan sana pak kira kira 5 menit dari sini pak, biasanya di sana buka sampai pukul 3 pagi pak." ucap salah satu ojek online itu.


"baik pak, terimakasih infonya." ini buat bapak sudah membantu saya," ucap axel sambil menyodorkan beberapa lembar uang seratus ribuan.


"gak usah pak, saya ikhlas." ucap tukan ojek itu.


"gak apa apa pak, terima ya pak, bapak sudah membantu saya, istri saya lagi ngidam ingin makan sate pak." ucap axel.


"terimakasih ya pak, semoga bapak sekeluarga sehat selalu." ucap tukang ojek itu.


"amin. Terimakasih ya pak." ucap axel dan pergi menuju tempat jual sate.

__ADS_1


Sampai di tempat penjual sate,axel turun dari mobil, lalu axel memesan sate.


"pak, satenya masih ada." tanya axel.


"masih pak, tinggal 3 porsi lagi." ucap penjual sate.


"saya ambil semuanya pak." ucap axel.


"baik pak, tunggu sebentar." ucal penjual sate.


10 menit axel menunggu sate akhirnya selesai juga.


"ini pak satenya." ucap penjual sate.


"berapa semuanya pak." ucap axel.


"empat puluh lima ribu pak." ucap penjual sate.


axel pun memberikan uang 3 lembar seratus ribuan.


"pak, ini kebanyakan." ucap penjual sate.


"gak apa apa pak, ini buat bapak, rejeki bapak. terimakasih ya pak." ucap axel pergi menuju mobil .


Sampai di dalam mobil, axel pun menuju pulang ke rumah.


Sampai di rumah axel segera masuk menuju ruang makan, axel menyiapkan semua.


Lalu axel menuju kamar ,


axel pun masuk.


"ma, cla." ucap axel.


"apa dapat satenya xel." tanya mama adel.


"dapat kok ma, tapi keliling keliling dulu, soalnya sudah pada tutup." ucap axel.


"ayook turun, satenya ada di ruang makan." ucap axel.


Mereka bertiga pun turun.


Dan melihat sate sudah tersaji di atas meja.


"kok banyak banget xel." tanya clara.


"iya tadi aku borong tinggal 3 porsi lagi biar bapaknya bisa pulang juga ." ucap axel.


Clara pun duduk,


"ma, ikut makan juga ya." ucap clara.


"cla, mama masih kenyang, mama ke kamar dulu ya cla, gak apa apa kan makannya sama axel." ucap mama adel.


"iya ma gak apa apa." ucap clara.


Tinggallah axel dan clara.


"clara pun memakan 2 tusuk sate. Setelah itu ia menyuapi axel.


"aaaakk" ucap clara.


"aku masih kenyang cla." ucap axel.


"sedikit saja." ucap clara memohon.


Axel pun membuka mulutnya. Dan clara menyuapinya.


Tidak terasa clara menyuapi axel hingga 8 tusuk sate.


Axel pun kekenyangan.


"ini yang makan bukan dia, tapi malah aku." batin axel.


"cla, cukup, perutku tidak muat lagi." ucap axel.


Clara pun tersenyum.


"yaudah kita tidur yuuuk." ucap clara.


"apa apaan ini, dia hanya memakan 2 tusuk." jauh jauh aku beli." batin axel.


"xel, kok bengong." ucap clara.


"eeeh gak kok cla, ayook." ucap axel.


Akhirnya mereka baru tidur pukul 3 pagi.

__ADS_1


.....


__ADS_2