Diam - Diam Mencintai Suamiku

Diam - Diam Mencintai Suamiku
Bab 121


__ADS_3

Selesai sarapan, rencananya mereka akan pergi jalan jalan menggunakan sopir yang telah di siapkan derry.


Derry baru bisa menemani mereka di siang hari.


Sebab derry ada pertemuan pagi ini di kantor.


Mama adel mengajak mereka ketempat yang paling indah di lombok.


Sampai di sana, clara tiada hentinya tersenyum.


clara pun memeluk mama adel.


"terimakasih ya ma." bisik clara.


"sama sama sayang." ucap mama adel.


Clara pun melepaskan pelukannya.


Clara pun berfoto foto bersama mama adel dan axel.


Dan clara mengunggahnya di story sosial medianya.


Mereka berjalan jalan dengan menikmati pemandangan.


Tidak terasa sudah pukul 12 siang.


Kini axel, clara dan mama adel pun pergi makan siang, sementara yang lain sudah duluan pergi ke restoran untuk memesan tempat.


Clara sangat bahagiah, kini apa yang dia inginkan sudah tercapai.


Mereka makan siang bersama.


Tidak lama derry pun datang.


Ia melihat semua sedang makan siang, derry sudah makan siang di kantor tadi.


Jadi ia hanya memesan kopi dan duduk sendirian.

__ADS_1


Derry takut mengganggu semua yang sedang makan.


Adel pun tidak sengaja melihat derry duduk sendirian.


Adel mengambil ponselnya dan mengetik pesan dan mengirimnya.


Derry pun melihat ponselnya yang bunyi.


Ibu Adel :


"kemarilah derry, kita makan bersama."


Derry :


"maaf bu adel, bukannya menolak, tapi saya tadi sudah makan di kantor. Saya tunggu ibu sampai selesai makan saja."


Adel pun segera memanggil pelayan.


"saya mau pesan kentang goreng, sosis bakar, dan air mineral, tapi tolong antarkan kemeja disana." ucap adel.


"baik bu," ucap pelayan.


"ma, kenapa tidak di ajak makan di sini saja." ucap clara.


"derry sudah makan siang tadi di kantor cla katanya, biar dia makan cemilan saja, soalnya dia pesan kopi sepertinya.." ucap mama adel.


"ma, apa di sini ada kepiting saos padang ma." tanya clara.


Clara sangat menginginkan makan kepiting saos padang.


"biar axel saja yang menanyakannya ma," ucap axel.


Axel pun berdiri dan menuju pelayan yang sedang berdiri.


"mbak." ucap axel.


"eeeh iya pak, ada yang bisa saya bantu." tanya mbak pelayan.

__ADS_1


"apa ada kepiting saos padang mbak tapi yang besar." ucap axel.


"ada pak, dan kepitingnya bisa bapak pilih sendiri." ucap mbak pelayan.


"ini pak kepitingnya." ucap pelayan itu.


"mbak, saya mau yang ini, tapi utuh ya mbak, jangan di potong. Terus nanti sekalian letakkan di piring lain kalung ini ya mbak. Saya ingin memberikan kejutan kepada istri saya." ucap axel.


pelayan pun mengangguk mengerti keingin axel.


"ini untuk mbak." ucap axel menyodorkan uang 10 lembar seratus ribuan.


"pak, gak usah, saya ikhlas membantu bapak." ucap pelayan itu.


"saya juga ikhlas memberikan uang ini buat mbak. Mbak terima ya." ucap axel sambil memberika nya.


"terikasih banyak ya pak, semoga rejekinya lancar terus." ucap pelayan itu.


"sama sama mbak, kalau begitu saya tinggal ya mbak." ucap axel.


"iya pak. Sekali lagi terimakasih." ucap pelayan itu.


Axel pun kembali ke meja.


"kok lama xel." tanya mama adel.


"tadi ini ke toilet sebentar ma." ucap axel berbohong.


mama adel tau axel sedang berbohong.


Mama adel pun hanya senyum.


"bagaimana xel, apa ada."tanya clara.


"ada kok sayang, sebentar ya, lagi di buat." ucap axel.


clara pun mengangguk.

__ADS_1


....


__ADS_2