
Sementara di apartemen, bryan dan davina baru terbangun pukul 09.00 pagi.
Mereka pun mandi bergantian.
davina yang selesai mandi terlebih dahulu, ia memesan makanan, karena sudah tidak sempat untuk memasak.
15 menit lamanya akhirnya makanan yang di pesan davina datang juga.
Davina pun membuka pintu mengambil makanan itu.
Davina langsung menuju ruang makan, ia menata makanan yang di pesan tadi di atas piring.
bryan pun berjalan ke arah davina.
ia memeluk davina dari belakang.
"bryan, lepasin, aku lagi menyiapkan sarapan kita." ucap davina.
bryan pun mencium pipi davina dan melepaskan pelukannya.
Bryan langsung duduk, begitu juga dengan davina.
Davina pun mengambilkan makanan untuk bryan.
di rumah axel, mereka sedang mengobrol sehabis sarapan tadi.
"ma, cla ke kamar sebentar ya," ucap clara.
"iya sayang." ucap mama adel.
clara pun meninggalkan mama adel dan axel yang mengobrol.
Sampai di kamar, clara mengambil sebuah paperbag yang sangat cantik.
Clara pun turun kembali sambil memegang paperbag itu.
"ma, ini buat mama." ucap clara sambil menyodorkan paperbag itu kepada mama adel.
__ADS_1
"apa ini sayang." ucap mama adel.
"ini spesial buat mama." mama buka ya, semoga mama suka." ucap clara.
Mama adel pun membuka paperbag itu, dan melihat isi dalamnya.
"cla, terimakasih ya, ini sepatu yang mama inginkan." ucap mama adel.
"sama sama ma." ucap clara.
"oya cla, kamu tau dari mana ini sepatu yang mama inginkan." tanya mama adel.
"cla gak sengaja lihat foto sepatu itu di ponsel axel ma, cla tanya sama axel, kata axel itu sepatu yang mama inginkan, dan axel bilang, sepatu itu hanya ada di paris yang jualnya dan tidak banyak." ucap clara.
"terimakasih sayang." ucap mama adel.
Axel dan clara pun tersenyum.
"mama gak ke kantor." tanya clara.
Clara dan axel pun memeluk mamanya.
"oya ma, davina dan bryan juga sudah pulang." ucap clara.
"looh, bukannya mereka masih 3 hari lagi cla." tanya mama adel bingung.
"iya ma, mereka ingin ikut pulang, katanya ingin istirahat saja, soalnya beberapa hari lagi mereka masuk kerja." ucap clara.
"ma, rencana hari ini kami mau ke rumah sakit, untuk cek kandungan clara. Apa mama mau ikut." tanya axel.
"iya xel, nanti mama akan ikut. Jam brapa nanti xel." tanya mama adel.
"jam 2 kita berangkat ya ma, kemarin janjiannya jam setengah 3 soalnya." ucap axel.
mama adel mengangguk.
"ma, cla, kalau begitu axel ke ruang kerja sebentar ya." ucap axel.
__ADS_1
"iya xel, " ucap mama adel dan clara.
Kini tinggallah clara berdua dengan mama adel.
"ma, terimakasih ya ma, sudah ada buat clara. Mungkin jika ibu masih ada, pasti beliau sangat senang melihat clara hamil seperti ini." ucap clara sedih.
"cla, jangan nangis ya, ibu kamu pasti melihat kamu kok dari tempat lain. Mama akan selalu ada buat kamu cla." ucap mama adel.
Tiba tiba ponsel adel pun berbunyi. Adel melihat sebuah pesan.
"sebentar ya sayang, mama balas pesan dulu." ucap mama adel.
" iya ma." ucap clara.
Dery :
"siang buk adel, villa yang kemarin ibu maksud akhir bulan ini selesai di renovasi, saya pastikan jika ibu datang bulan depan, semua sudah beres."
adel pun segera membalasnya.
Ibu Adel :
" terimakasih dery, kamu memang pantas untuk di andalkan, saya percayakan semua kepada kamu untuk urusan di sana."
Dery :
" baik buk adel, terimakasih sudah memberikan saya kepercayaan,
"siapa ma." tanya clara.
"ini sayang, Dery, dia yang mengurus anak perusahaan di lombok." ucap mama adel.
Adel sengaja belum memberi tau semuanya, termasuk clara.
Adel berniat untuk memberi kejutan kepada semuanya,
...
__ADS_1