
Tidak lama clara selesai mandi, ia keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk saja.
clara tidak melihat axel.
clara pun langsung mengganti pakaiannya.
Tidak lama axel masuk ke kamar.
"kamu dari mana xel." tanya clara.
"aku habis ambil air minum buat kita." ucap axel.
clara pun tersenyum.
"mandi gih sana. Sudah malam." ucap clara.
"siap tuan putri." ucap axel sambil menuju kamar mandi.
"eeeh xel, itu bawa sekalian pakaian kamu." ucap clara.
Axel pun menghrla napasnya.
"iya." ucap axel dan mengambil pakaian gantinya.
Ketika axel masuk kedalam kamar mandi, clara pun berbaring di atas tempat tidur.
Clara pun merasa sangat lelah.
Ia sudah minum vitaminnya.
Kini clara memejamkan matanya dan clara pun sudah tidur.
Tidak lama axel pun keluar dari kamar mandi dengan celana pendek dan baju kaosnya.
Axel melihat ke arah clara yang sudah tidur.
Axel pun membenarkan posisi selimut clara, axel menyelimutinya hingga batas dada clara.
"selamat tidur sayang." ucap axel lalu mencium kening clara.
Axel pun mendengar suara notifikasi dari ponselnya.
Axel yang baru ingin tidur pun mengambil ponselnya.
Dilihatnya nama derry.
__ADS_1
Derry :
"terimakasih banyak tuan axel, berkat tuan axel saya dapat berkumpul dengan anak dan istri saya besok. Saya tidak bisa berkata kata, saya hanya bisa mendo'a kan tuan axel sekeluarga. Sekali lagi terimakasih tuan axel."
Axel pun tersenyum dan membalas pesannya.
Tuan Axel :
"saya hanya membantu berbicara saja dengan mama, saya bisa merasakan apa yang kamu rasakan ketika berjauhan dengan keluarga mu. apa lagi sudah sangat lama. jika kamu butuh bantuan bilang saja, jika saya dan mama bisa membantunya pasti akan kami bantu."
Derry :
"sekali lagi terimakasih tuan axel."
Axel pun tersenyum kembali. Dan meletakkan ponselnya.
Ia pun segera tidur di samping clara.
Keesokan paginya,
Clara seperti biasanya bangun terlebih dahulu.
Tapi kali ini clara menatapi wajah suaminya yang masih tidur.
clara melihat jam sudah menunjukan pukul 6 pagi.
axel pun terbangun.
"apa sudah selesai menatap wajah suamimu yang ganteng ini." ucap axel.
clara pun memalingkan wajahnya karena malu.
"eeemmm . .. .i . .itu xel, tadi ada nyamuk di wajah kamu." ucap clara bohong.
Axel pun tersenyum, ia menahan tawanya.
"sayang, kamu tumben sudah jam segini masih betah di kasur " ucap axel.
"gak tau xel, rasanya males buat bangun. Apa boleh aku gak ikut jalan jalan hari ini." tanya clara.
"kamu sakit." tanya axel dan memegang kening clara.
"gak xel, aku gak sakit. Tapi aku ingin di vila saja hari ini." ucap clara.
"baiklah sayang, aku akan menemani kalian." ucap axel.
__ADS_1
"kalian." ucap clara.
axel mengangguk.
"iya kalian, kamu, calon anak kita, dan mama." ucap axel.
Clara pun tersenyum.
"yaudah, kamu mandi duluan ya, biar aku siapkan air hangatnya.," ucap axel.
"terimakasih papa." ucap clara menirukan suara anak kecil.
Axel pun tersenyum lebar mendengarnya.
Axel turun dari tempat tidur dan segera menyiapkan air hangat untuk clara mandi.
"sayang, airnya sudah siap." ucap axel.
clara pun berjalan ke dalam kamar mandi, sementara axel keluar dari kamar mandi.
"aku ke bawah sebentar ya." ucap axel.
"iya xel." ucap clara.
Sampai di bawah, axel mencari mamanya.
"ma, " ucap axel yang menemukan mama adel di balkon teras.
"ada apa xel." tanya mama adel.
"hari ini kita istirahat saja ya ma, besok saja jalan jalannya." ucap axel.
"kenapa xel, apa clara sakit." tanya mama adel.
"gak ma, clara ingin istirahat hari ini." ucap axel.
Mama adel tersenyum dan memgangguk.
...****************...
Terimakasih banyak yang sudah mendukung author hingga saat ini.
....
..
__ADS_1