
clara masih memikirkan ucapan mamanya.
"maksud mama apa ya, akal akalan anak berdua itu.".!" batin clara.
"cla, besok jadwal kamu cek lagi kan ke rumah sakit." ucap mama adel.
"iya ma." jawab clara.
"besok mama tidak bisa menemani kamu, kamu perginya sama axel saja bisakan cla..?" ucap mama adel.
"iya ma, enggak apa apa. Lagian kaki cla juga sudah tidak sesakit kemaren kemaren ma." ucap clara.
"besok mama harus pergi meninjau proyek cla, client mama meminta mama langsung yang kesana. Tapi mama usahakan pulang lebih cepat." ucap mama adel menjelaskan.
"iya ma, andai cla sudah sembuh, pasti cla temenin mama kesana." ucap clara.
"iya cla, mangkanya kamu cepat sembuh ya cla." ucap mama adel.
Seharian ini mama adel selalu menemani clara.
Hingga sudah pukul 2 siang, mama adel menyuruh clara beristirahat.
Clara pun tertidur, mama adel yang melihat clara tertidur, ia menyelimuti clara. Dan segera keluar dari dalam kamar,
Mama adel pun menuju ruang kerjanya, ia mempersiapkan file yang akan di bawa besok.
Pukul 4 sore pun axel sudah pulang, ia segera langsung menuju kamarnya.
Dilihatnya clara yang masih tertidur pulas. Axel pun segera mandi.
Selesai mandi, ia mencari mamanya yang ternyata masih berada di ruang kerjanya.
Mama adel walau pun tidak ke kantor, ia selalu bekerja dari rumah untuk memantau semuanya.
"ma," ucap axel.
"eeh xel, kamu sudah pulang,.!" ucap mama adel.
"iya ma,"
"xel, besok mama tidak bisa menemani clara cek kondisi kaki dan lukanya. Besok kamu saja ya yang menemaninya." ucap mama adel.
"iya ma, besok axel tidak ke kantor kok ma." ucap axel.
"xel, besok kamu ajak clara melihat rumahnya ya xel..!" sepertinya ia merindukan rumahnya." tunggu clara sembuh, baru kamu ajak dia ke makam ibunya." ucap mama adel.
"iya ma, axel ke kamar dulu ya ma." ucap axel.
"iya xel, takutnya clara sudah bangun dan mencari kamu." ucap mama adel.
axel pun keluar menuju kamarnya.
Didalam kamar, ternyata clara baru saja terbangun dari tidurnya.
"ini ada tas kerja axel, apa mungkin dia sudah pulang..?" tapi kemana dia..!" batin clara.
Clara pun duduk di pinggir kasur, ia mencoba menurunkan kakinya yang sakit.
dengan pelan pelan, clara pun berhasil.
"kamu mau ngapain." ucap axel yang tiba tiba masuk.
"aku ingin mengambil air minum xel." ucap clara.
Axel pun berjalan menuju meja di samping tempat tidur, dan mengambilkan air minum nya.
karena air minum nya terletak di ujung meja.
Axel pun memberikan air minum itu kepada clara.
__ADS_1
"aku ingin ke kamar mandi xel." ucap clara tiba tiba.
seperti biasanya tanpa kata kata axel menggendong clara.
"xel, kenapa kamu gendong aku, aku bisa kok pakai kursi roda saja." ucao clara.
Sebenarnya clara berharap axel memindahkannya ke kursi roda. Akan tetapi axel malah menggendongnya ke kamar mandi.
"sudah, jangan banyak tanya." ucap axel lalu meninggalkan clara sendirian di kamar mandi.
"dasar suami tidak peka, sabar cla, sabar." batin clara.
Selesai semuanya, clara memanggil axel.
"xel, " ucap clara lembut.
Axel segera masuk,
"apa luka mu sudah di beri obat." ucap axel.
Clara menggeleng.
Axel pun langsung menggendong clara lagi,
lalu ia dudukkan clara di kursi rodanya.
axel pun mengambil obat lukanya.
"sini aku obati dulu." ucap axel.
clara pun hanya menurut saja.
"sepertinya lukanya sudah mengering." ucap axel.
"terimakasih xel." ucap clara sambil mengangguk.
Tidak terasa Tibalah jam makan malam.
Clara yang sudah mulai pulih, akhirnya mencoba pindah ke kursi roda sendiri dari atas tempat tidur.
Perlahan clara berpegangan pada meja dan kursi roda. Alhasil clara pun berhasil.
Axel yang ingin menjemput clara untuk makan malam di dalam kamarnya terkejut melihat clara sudah berada di atas kursi roda.
akan tetapi axel pura pura cuek. Ia bahkan tidak sama sekali bertanya kepada clara.
"aku bantu kamu ke bawah, mama sudah menunggu." ucap axel.
Clara hanya menurut saja apa kata axel. Ia tidak berani untuk banyak bertanya.
Sampai di bawah, axel mendorong clara ke meja makan.
"malam ma," ucap clara.
"malam juga sayang." ayo kita makan dulu." ucap mama adel.
Mereka pun makan dengan nikmatnya.
setelah makan, seperti biasanya, mereka bertiga menuju ruang keluarga dan mengobrol.
"xel, cla, bagai mana untuk sementara kalian pindah saja ke kamar yang di bawah. Agar mempermudah kalian tidak naik turun tangga." ucap mama adel.
"cla ngikut saja keputusan axel ma." ucap clara.
"bagai mana dengan kamu xel..?" tanya mama adel.
"iya ma, malam ini aku dan clara akan tidur di kamar bawah." ucap axel.
"besok kalian kerumah sakit jam brapa ...? Tanya mama adel.
__ADS_1
"sepertinya siang jam 2 ma." ucap axel.
"maaf ya mama tidak bisan menemani kalian." ucap mama adel
"iya ma, enggak apa apa kok ma." ucap clara.
Tidak terasa mereka bertiga mengobrol sudah 2 jam lamanya.
Kini mereka pun masuk ke kamar masing masing.
Axel dan clara menempati kamar yang ada di bawah.
Di dalam kamarnya, axel dan clara hanya diam seperti biasanya.
Sebenarnya clara ingin bercerita kepada axel. Tetapi clara takut mengganggu axel.
Akhirnya kali ini axel yang tertidur duluan.
Clara memandangi wajah tampan axel.
"andai kamu tidak bersikap seperti ini xel, pasti aku akan sangat bahagiah." batin clara.
Clara pun mengambil ponselnya, ia tidak bisa tidur.
Clara pun mengirimi davina pesan.
Clara :
" apa kamu sudah tidur vina..?"
Davina pun yang belum tidur segera membaca peaan yang masuk.
Davina :
"aku belum tidur cla, baru saja aku ingin mengirimi mu pesan, eeeh ternyata kamu sudah mengirimi ku oesan duluan."
Clara :
"aku tidak bisa tidur, aku masih memikirkan sikap axel kepada ku."
Davina :
"sudah, jangan kamu pikirin, aku yakin axel sayang kok sama kamu cla, buktinya dia sangat peduli terhadap kamu, walaupun kelihatannya cuek."
Clara :
"aku harap begitu, dia menyayangiku." kamu kenapa belum tidur..?"
Davina :
"aku kepikiran dengan bryan, kenapa akhir akhir ini aku merasa dia sangat memperhatikan dan peduli terhadap ku cla."
Clara :
"ya mungkin dia menyukaimu." heheheh."
Davina :
"apaan sih cla, yasudah, aku mau tidur dulu, besok mau bekerja." good night ibu clara."
Clara :
"tidur yang nyenyak vin, jangan lupa mimpiin bryan." heheheh. Good night too davina."
Akhirnya clara menonton film drama korea di ponselnya, tidak terasa ia pun tertidur dengan layar ponselnya masih menyala film yang ia tonton tadi.
Axel yang terbangun ingin ke kamar mandi, melihat clara tidur masih memegang ponselnya yang menyala.
...
__ADS_1