
Clara menunggu axel di sofa kamar.
Selesai mandi, axel keluar dengan pakaian santainya.
"cla, jam brapa sekarang." tanya axel.
"sudah jam 6 kurang xel." ucap clara.
"apa aku boleh minta tolong sebentar cla." tanya axel.
"kamu mau minta tolong apa xel." tanya clara.
" cla, sepertinya badan ku sakit sakit, apa kamu bisa pijiti aku cla." tanya axel.
Clara pun berdiri dari duduk nya, dan menarik axel ke tempat tidur.
"kamu rebahan ya xel, biar aku pijiti." ucap clara.
Axel pun menurut.
Clara pun memijit axel sampai axel tidak sengaja tertidur.
axel merasa tubuhnya sakit sakit, ia kelelahan.
Clara melihat axel sudah tertidur.
"sepertinya papa kamu kelelahan nak." batin clara sambil mengelus perutnya.
Clara pun melihat jam sudah menunjukkan pukul setengah tujuh malam.
Mau tidak mau clara membangunkan axel,
Axel yang di bangunkan oleh clara pun terbangun.
"maaf cla, aku ketiduran." ucap axel.
"kamu sakit xel." tanya clara.
"gak cla, badan ku yang sakit sakit." ucap axel.
"jangan sakit ya xel." ucap clara sedih dan mengeluarkan air mata tiba tiba.
"hey sayang, kenapa kamu nangis." tanya axel bingung.
Clara pun memeluk axel.
"jangan sakit." ucap clara.
"iya cla, aku gak sakit kok, sudah ya jangan nangis lagi." ucap axel.
Clara pun melepas pelukannya.
Axel menghapus air mata clara dengan tangannya.
"kita turun yuk makan malam dulu, sudah hampir jam 7." ucap axel.
Clara mengangguk.
axel dan clara pun turun, mereka menuju ruang makan.
Ternyata belum ada mama adel di sana.
"xel, mama kemana ya, tumben belum ada." ucap clara.
"iya ya cla, sebentar aku lihat mama dulu.'" ucap axel.
"bik sarah lihat mama gak." tanya axel sambil mencari mamanya.
"ibuk sepertinya masih di kamar tuan." ucap bik sarah.
axel pun langsung menuju kamar mamanya.
"ma, mama." panggil axel sambil mengetuk pintu.
mama adel pun membuka pintu.
"iya xel," ucap mama adel.
"ma, makan malam dulu yuk ma." clara sudah nunggu di bawah." ucap axel.
"sebentar xel, mama matikan laptop dulu." ucap mama adel.
"mama kerja." tanya axel.
"hanya mengecek email yang masuk." ucap mama adel sambil mematikan laptop nya.
axel dan mama adel pun menuju ruang makan.
__ADS_1
"maaf ya cla mama telat." ucap mama adel sambil duduk.
"gak apa apa kok ma." ucap clara sambil tersenyum.
"ini cla makanan yang di kirim dengan davina." ucap axel menunjuk makanan tadi.
Clara pun merasa sangat lapar setelah melihatnya.
mama adel mengambil duluan.
"xel, kamu mau makan pakai apa." tanya clara mengambilkan axel makan.
"apa aja cla," ucap axel.
Clara pun mengambilkan makanan axel, dan memberikannya ke pada axel.
"terimakasih istriku." ucap axel.
Clara tersenyum.
Kini ia mulai mengambil untuk dirinya sendiri.
Clara mengambil nasi hanya sedikit.
"cla, kamu makan nasinya kok sedikit." ucap axel.
"aku gak selesa makan xel," ucap clara.
mereka pun makan dengan tenang.
Clara menghabiskan hanya 2 potong ayam goreng.
Axel dan mama adel hanya bisa tersenyum melihat clara makan nasi hanya sedikit, tetapi isi lauk di piring dobel.
Setelah makan mama adel pun bersuara.
"besok pernikahan bryan dan davina. Kita berangkat pagi ya." ucap mama adel.
"oiya ma, hampir axel lupa." ucap axel.
"mau berangkat jam brapa besok ma." tanya clara.
"besok pukul 07.30 saja dari rumah cla." ucap mama adel.
"iya ma." ucap axel.
"iya ma, nanti cla kasih tau kepada mereka." ucap clara.
Axel , clara dan mama adel mengobrol hingga pukul 9 malam.
tetapi clara belum juga mengantuk.
"cla, xel, mama masuk kamar duluan ya, mama sudah ngantuk." ucap mama adel.
"iya ma." jawab axel dan clara.
Mama adel pun meninggalkan mereka berdua.
Kebetulan bik ina lewat.
"bik ina." panggil clara.
"iya non clara." jawab bik ina.
"bik besok kita berangkatnya pukul 07.30 kata mama ke pernikahan davina dan bryan." ucap clara.
"baik non, nanti saya sampaikan ke pak ramli dan juga bik sarah." terimakasih ya non atas infonya." ucap bik ina.
"sama sama bik." ucap clara.
"kalau begitu saya permisi dulu non." ucap bik ina.
"iya bik." ucap clara.
"cla, kita ke kamar yuuk cla." ucap axel.
Clara mengangguk, ia menurut apa kata axel.
Sampai di kamar, clara langsung ke kamar mandi, ia mencuci muka terlebih dahulu sebelum tidur.
Axel pun sudah mengunci kamarnya, dan bersiap menuju kasur.
Tidak lama clara keluar dari kamar mandi. Clara melihat axel sudah menunggunya di atas kasur.
Clara pun langsung naik ke atas kasur.
"sini cla." ucap axel menepuk tempat tidur di sampingnya.
__ADS_1
Clara pun mendekat, dan merebahkan kepalanya di pangkuan axel.
Axel pun mengelus kepala clara dengan kasih sayang.
Tiba tiba axel menundukkan kepalanya. Dan mendaratkan satu kecupan.
Cup..
Clara pun tidak kaget lagi dengan ulah suaminya itu.
Axel pun kembali mengecup bibir clara lagi.
Cup..
Kali ini axel tidak melepaskannya seperti tadi.
Axel malah ********** dengan lembut.
clara pun membalas ciuman axel itu.
tidak itu saja, kini tangan axel bermain di gunung kembar clara yang berisi.
Clara pun mendesah.
"aaaah." xel, stop." ucap clara pelan.
akan tetapi perkataan dan kenyataan berbeda.
mulut clara ingin menolaknya, tetapi tubuhnya menginginkannya.
"aaah."
clara merasa ada yang mengeras. Sebab clara masih di posisi berbaring di pangkuan axel.
Axel pun melepaskan ciumannya.
"xel, kamu..." ucap clara terpotong.
Belum sempat clara bicara, axel sudah menciumnya kembali.
Cup.
Kali ini axel membaringkan clara dengan benar.
Ia merubah posisi clara menjadi kepalanya tidur di atas bantal.
Axel pun tersenyum puas.
"cla, aku menginginkan mu." ucap axel dengan nafas yang memburu.
"tapi xel, kita belum boleh melakukannya." ucap clara.
"cla, tapi aku sudah tidak bisa menahannya lagi cla.
Clara pun terdiam.
"kamu lihat ini, dia sudah berdiri, dia minta di keluarkan cla." ucap axel dengan nafas yang sudah memburu.
"xel, " ucap clara sambil melihat ke arah yang di maksud axel.
"cla, kalau belum boleh apa kamu mau pakai cara yang lain seperti kemaren kemaren." aku sungguh sudah tidak tahan cla." ucap axel sambil merebahkan tubuhnya ke sebelah clara.
Axel pun kini kepalanya merasa sangat pusing
Axel memijatnya kepalanya dengan tangannya.
axel pun duduk, dan ingin berdiri, ia bermaksud ingin ke kamar mandi.
ketika axel ingin berdiri, clara paham apa yang akan di lakukan axel nantinya di dalam kamar mandi.
Clara pun menarik tangan axel dan menatap axel.
.....
...****************...
Hayooooo......
Pasti pada traveling ni pikirannya...? 😅
Yuuuk tungguin kelanjutannya.
Jangan lupa tinggalkan jejak ya teman teman.
Author tunggu looh....
Sekecil apapun saran dari kalian semua, itu sangat berharga buat author, agar bisa menulis dan menciptakan karya karya yang lebih baik lagi .
__ADS_1