Diam - Diam Mencintai Suamiku

Diam - Diam Mencintai Suamiku
Bab 134


__ADS_3

Kini clara pun baru keluar dari dalam kamarnya.


Ia mencari mama adel.


"bik ina, lihat mama gak." tanya clara.


"sepertinya baru masuk ke ruang keluarga non." ucap bik ina.


"oke bik, makasih." ucap clara sopan.


belum sempat bik ina menjawab, clara langsung segera pergi.


Bik ina hanya geleng geleng kepala.


"ma," panggil clara.


"eeh sayang, sini duduk temani mama." ucap mama adel.


Clara pun mendekat dan duduk di samping mama adel.


mereka pun mengobrol sambil menunggu axel.


Tidak terasa sudah 1 jam lamanya axel pergi.


Dan kini jam sudah memasuki pukul 18.55


Axel pun baru saja tiba di rumah .


"xel, kok kamu lama." tanya mama adel.


"iya ma, tadi yang pesanan clara lagi di buat, soalnya yang jadi sudah habis." ucap axel.


"xel, kamu kan bisa telpon aku, biar aku ganti rasa lain." ucap clara.


"gak apa apa cla, sebentar juga nunggunya. Ini yang punya mama, dan ini punya istriku tersayang." ucap axel.


Mama adel pun tertawa yang melihat tingkah axel.


"dulu sok jual mahal awal awal, sekarang . .hmmm . ." sindir mama adel.


clara pun tertawa.

__ADS_1


"kita makan malam dulu ya." ucap mama adel.


"iya ma, " ucap clara dan axel berbarengan.


Mereka pun makan malam bersama,


"cla, kenapa kamu makannya sedikit." tanya mama adel.


"cla ingin makan cake nya ma, " ucap clara.


Mama adel hanya senyum senyum saja. Sementara axel menggelengkan kepalanya.


Clara pun sudah selesai makan duluan, kini ia beralih kepada cake yang axel beli tadi.


Clara pun tersenyum ketika memakannya.


"terimakasih ya xel." ucap clara dengan nada manjanya.


Axel pun tersenyum dan mengecup kening clara.


Sementara axel dan mama adel baru selesai makan.


"mama mau ini." tawar clara.


Clara pun menikmati cake itu tanpa bersuara lagi.


Mama adel dan axel masih setia menemani clara di meja makan.


Tidak lama cake yang dimakan clara pun sudah habis.


"mau lagi." tanya axel.


"gak xel, ini sudah kenyang." ucap clara.


Clara pun mengelus perutnya.


"mama ke ruang kerja sebentar ya sayang." ucap mama adel.


"iya ma," jawab clara.


Mama adel pun pergi menuju ruang kerja.

__ADS_1


"sayang, senyumnya kalau sama yang lain jangan semanis itu senyumnya ya." ucap axel menggoda.


"apaan sih xel." ucap clara.


"xel, aku ingin menonton tv, tapi temani ya." pintq clara.


"siap tuan putri." ucap axel.


Mereka pun menuju ruang keluarga.


1 jam lamanya, film nya belum habis. Akan tetapi axel sudah terlelap duluan di pangkuan clara.


Clara pun mengelus rambut axel.


Sementara mama adel yang baru keluar dari ruang kerja, mendengar suara tv.


"sayang, kamu belum tidur." tanya mama adel.


"belum ma, lagi tanggung sebentar lagi habis filmnya. Cuma axel aja mungking kecapean, mangkanya ketiduran." ucap clara.


"jangan malam malam tidurnya ya sayang, mama ke kamar dulu. Ini sudah jam 10 kurang," ucap mama adel.


"iya ma, sebentar lagi cla tidur kok ma." ucap clara.


Mama adel mencium kening clara dan menuju kamarnya.


30 menit lamanya, film pun sudah selesai.


Clara membangunkan axel.


"sayang, bangun." ucap clara namun tidak terdengar dengan axel.


"xel . . .xel . . ." pindah ke kamar yook." ucap clara sambil menepuk bahu axel.


"hmmm." sahut axel dengan mata yang baru terbuka namun masih berbaring di pangkuan clara.


Clara pun mencium kening axel.


Axel pun berdiri dan menggangdeng clara menuju kamar.


Mereka pun tertidur dengan pulasnya.

__ADS_1


....


__ADS_2